08 Maret 2026

Takjilan Hari ke-19

Foto: Heru Sudjanto
Ahad 8 Maret 2026 atau hari ke-19 puasa Ramadhan terasa sangat berat. Hal ini dikarenakan cuaca yang cukup terik sejak pagi hingga sore. Namun kondisi tersebut tidaklah menjadi halangan bagi jamaah masjid Al-Istiqomah tetap hadir mengikuti kultum menjelang berbuka. Sore itu, sebagai pemateri adalah Bpk. Abdul Rokhimin.

Dalam uraiannya, Pak Min menyampaikan pentingnya sikap istiqomah pasca bulan Ramadhan. Beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah masa penggemblengan atau pelatihan bagi umat Muslim agar mencapai derajat takwa. Diantara :

  1. Ramadhan sebagai Kawah Candradimuka: Bulan ini merupakan waktu untuk "digembleng" dan "ditatar" agar seseorang dapat memperbaiki diri.
  2. Pentingnya Peningkatan Diri: Seseorang dianggap merugi atau "bangkrut" jika setelah Ramadhan tidak ada peningkatan kualitas diri dan justru kembali ke kebiasaan buruk.
  3. Menjaga Konsistensi (Istiqomah): Kualitas ibadah, shalat, dan perilaku baik harus tetap dijaga meski Ramadhan telah usai. Jangan sampai terjebak dalam euforia "balas dendam" (seperti hanya fokus makan enak atau jajan) setelah berpuasa, melainkan tetap menjaga sifat tawaduk dan pengendalian diri.
  4. Kehidupan Bermasyarakat: Perbaikan diri yang dilakukan selama Ramadhan harus tercermin dalam cara bersikap dan menyayangi sesama di dalam kehidupan bermasyarakat.
Di penghujung kultum diakhiri dengan ajakan untuk berdoa bersama sebelum berbuka puasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar