Setengah perjalanan ibadah puasa Ramadhan sudah dilalui, tepatnya hari ke-17, Jumat 6 Maret 2026. Jamaah masjid Al-Istiqomah Ngentak juga masih antusias menambah ilmu, dengan cara menghadiri kultum menjelang berbuka setiap pukul 17.30 WIB. Sebagai pemateri kesempatan hari itu adalah Bpk. Rudi Santosa.
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Pak Rudi membahas beberapa amalan yang sering dilakukan setelah shalat dan bagaimana hukumnya menurut dalil. Pertama, mengenai mengangkat tangan untuk berdoa setelah shalat sunnah, tidak ada larangan untuk melakukannya. Namun, yang lebih utama adalah tidak menjadikannya kebiasaan setiap selesai shalat, karena tidak terdapat riwayat yang menunjukkan bahwa Rasulullah selalu melakukannya.
Selanjutnya, dibahas tentang hadist yang menyebutkan shalat sebagai bentuk merendahkan diri sambil mengangkat tangan dan memohon kepada Allah. Hadis tersebut dijelaskan sebagai hadis yang lemah (dhaif) menurut para ulama.
Kultum juga menyinggung beberapa kebiasaan setelah shalat, seperti mengusap kening atau debu setelah sujud, yang tidak memiliki dalil kuat yang melarang secara tegas. Kemudian, mengenai berjabat tangan setelah shalat, pada dasarnya berjabat tangan disyariatkan ketika kaum muslimin saling bertemu. Para sahabat Nabi Muhammad SAW juga melakukan hal tersebut ketika mereka berjumpa. Bahkan terdapat hadis yang menjelaskan bahwa dua orang muslim yang berjabat tangan ketika bertemu akan diampuni dosa-dosanya sebelum mereka berpisah.
Kesimpulan: Beberapa amalan setelah shalat boleh dilakukan selama tidak diyakini sebagai kewajiban atau tidak dijadikan kebiasaan yang dianggap bagian dari ibadah yang dicontohkan secara tetap oleh Rasulullah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar