Separuh bulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan, bagi sebagian orang sudah mempersiapkan lebaran terutama yang akan mudik ke kampung halaman. Perencanaan jauh hari tentunya akan lebih leluasa daripada mepet hari raya Idul Fitri. Tapi yang tidak melakukan perjalanan mudik, akan bisa lebih fokus menuntaskan puasa sampai akhir. Termasuk salah satunya adalah rutinitas menghadiri berbuka puasa bersama di masjid Al-Istiqomah. Selasa 3 Maret 2026 atau hari ke-14 terjadwal sebagai pengisi kultum adalah Bpk. Samidjo.
Sore itu, pak Samidjo menyampaikan materi tentang siapa itu iblis dan setan serta bagaimana mereka menggoda manusia. Iblis adalah makhluk ciptaan Allah yang terbuat dari api dan tidak dapat dilihat oleh manusia. Dalam penjelasannya, Iblis merupakan nama diri, sedangkan setan adalah sifat atau perbuatan yang menyesatkan dan menggoda manusia.
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Iblis dahulu diperintahkan Allah untuk bersujud kepada Nabi Adam, tetapi ia menolak karena merasa lebih mulia daripada Adam. Kesombongan inilah yang menyebabkan Iblis durhaka kepada Allah dan akhirnya diusir dari surga serta dijanjikan masuk neraka.
Setelah itu, Iblis memohon kepada Allah agar ditangguhkan hukuman hingga hari kiamat. Tujuannya adalah untuk menggoda dan menyesatkan manusia agar menjauh dari jalan Allah. Sejak saat itu, Iblis dan pengikutnya terus berusaha menjerumuskan manusia dengan berbagai cara hingga hari kiamat.
Kultum ini juga mengingatkan bahwa godaan setan dapat menimpa siapa saja, baik orang biasa maupun orang yang berilmu tinggi, memiliki gelar, atau kedudukan. Kepintaran dan popularitas bukan jaminan seseorang terbebas dari godaan setan. Karena itu, manusia harus selalu memohon perlindungan kepada Allah dan menjaga keimanan agar tidak terjerumus dalam tipu daya setan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar