21 Juni 2026

Sabilul Huda #35 @Bpk. Mardiyo

Foto: Heru Sudjanto
Menjelang putaran akhir, pengajian pekanan Sabilul Huda tetap menyedot animo jamaah untuk hadir. Terbukti, pada hari Ahad 21 Juni 2026 bada Isya bapak ibu dan juga anak-anak berduyun-duyun menghadiri rumah Bpk. Mardiyo di Ngentak RT 04 sebagai shohibul bait. 

Setelah dibuka oleh MC, pukul 19.50 WIB acara diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Tidak hanya hadirin yang mengikuti bacaan kalimat thoyibah, namun juga Bpk. H. Basyrowi juga ikut serta yang hadir sejak acara belum dimulai. Setelah bacaan kalimat thoyibah, acara istirahat sejenak guna menikmati bakso segar, snack dan segelas teh panas. 

Sebagai guru ngaji malam itu, Bpk. Basyrowi memberikan motivasi di tahun baru 1448 H berdasarkan Hadist Riwayat Al-Hakim. “Siapa saja yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang beruntung. Siapa saja yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Siapa saja yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka).” 

Sebagai penutup seluruh rangkaian acara, pembawa acara yakni Bpk. Rudi Santosa menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 125.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Ponimin di Ngentak. 

18 Juni 2026

Pengajian Husnul Khotimah di Ngentak

Setelah beberapa putaran berhalangan membersamai, Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil akhirnya bisa hadir lagi di pengajian Husnul Khotimah. Tepatnya edisi malam Jumat Pahing yang diselenggarakan hari Kamis, 18 Juni 2026 di masjid Al-Istiqomah Ngentak. 

Seperti biasanya, acara diawali pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin. Jamaah dari Bakalan, Dagen, Karanggede, Ngentak dan Dolikan terlihat mengikuti bacaan kalimat thoyibah secara khusyuk hingga selesai. Setelahnya, hadirin rehat sejenak guna menikmati hidangan yang disajikan oleh tuan rumah.

Usai menikmati snack dan segelas teh panas, pak Roni memulai acara inti dengan syair Lam Yahtalim, yang dikutip dari kitab Maraqil Ubudiyyah ala Bidayatil Hidayah yang ditulis oleh Syaikh Nawawi Al-Bantani. Kitab ini menjelaskan lebih lanjut isi dari kitab Bidayatul Hidayah karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghozali. Lam Yahtalim merupakan nadham atau syair yang yang berisi tentang keistimewaan-keistimewaan Nabi Muhammad SAW. Berikut syair lengkapnya.

Undangan Pengajian Husnul Khotimah

14 Juni 2026

Sabilul Huda #34 @Bpk. Sugiyono

Putaran ke-34 pengajian Sabilul Huda kembali digelar. Kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 14 Juni 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Sugiyono di Ngentak.

Menjadi rutinitas, kegiatan diawali dengan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Jamaah yang hadir mengikuti bacaan dengan khusyuk. Usai pembacaan kalimat thoyibah dzikir dan tahlil, acara istirahat guna menikmati hidangan teh dan snack. 

Usai jeda istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian yang disampaikan Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan selaku guru ngaji malam itu.

Foto: Heru Sudjanto

Dalam penjelasannya, pak Thoyib menyampaikan materi : Filosofi Shalat, Penyakit Jiwa dan Keutamaan Muharram.

11 Juni 2026

Laporan Idul Adha 1447 H












 

Pertemuan Takmir @Bpk. Mustijo

Foto: Heru Sudjanto
Di akhir bulan Dzulhijah, jajaran takmir masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul kembali menyelenggarakan pertemuan rutin malam Jumat Kliwon. Kegiatan ini dilaksanakan hari Kamis, 11 Juni 2026 pukul 19.45. Selaku tuan rumah adalah Bpk. Mustijo.

Hasil Pertemuan:

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin

Sumber: Laporan Bendahara
4. Sambutan Ketua Takmir

  • Ucapan terimakasih atas kehadiran seluruh takmir
  • Kipas angin belum terpasang di halaman masjid, mohon Bpk. Eko bisa membantu pemasangan
  • Evaluasi pelaksanaan Idul Adha 1447 H
  • Menyambut tahun baru 1448 H, usul diadakan sholat tasbih dan minum susu bersama
  • Usul diadakan ziarah bagi anggota takmir, lokasi yang dekat-dekat saja 

5. Kultum oleh Bpk. Rudi Santosa

Topik: Surat Al-Hasyr Ayat 18 yang sangat populer sebagai pengingat untuk muhasabah (introspeksi diri) dan persiapan akhirat.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan."

6. Evaluasi Pelaksanaan Penyembelihan Qurban

Laporan keuangan Idul Adha 1447 H:
Pemasukan : 
Iuran shohibul Qurban (19 orang @ Rp. 100.000,00): Rp. 1.900.000,00 
Pengeluaran :
Konsumsi saat penyembelihan : Rp. 1.050.000,00
Tenaga ahli 3 orang @ Rp. 150.000,00 : Rp. 450.000,00
Beras dan bumbu: Rp. 650.000,00
Plastik : Rp. 300.000,00
Snack saat penyembelihan : Rp. 200.000,00
Total pengeluaran Rp. 2.650.000,00
Kekurangan Rp. 750.000,00 disepakati dimintakan kepada shohibul qurban internal kampung Ngentak, minimal Rp. 50.000,00 per orang
  • Bpk. Sudiro : Kinerja panitia masih perlu dioptimalkan, karena seusai istirahat makan siang beberapa terlihat santai, tahun depan menu makan siang menyesuaikan anggaran tidak perlu ditawarkan ke panitia, pemisahan daging saat posisi masih digantung
  • Bpk. Mustijo : Daging untuk guru ngaji mohon dibedakan dengan yang dibagikan ke warga
  • Bpk. Rudi : Daging yang diambil tanpa seijin panitia hukumnya haram
  • Bpk. Abdul Rokhimin : Penerimaan dan pendaftaran hewan qurban perlu ditinjau, karena penyerahan hewan qurban kambing tidak bisa dipastikan waktunya
  • Bpk. Sigit : Jika ada sulan harap disampaikan saat rapat panitia (tidak saat hari H penyembelihan), untuk menjaring shohibul qurban tahun depan dicoba model pendaftaran mandiri seperti pengisian daftar takjilan
7. Arisan, yang mendapat adalah Bpk. Parno
8. Penutup


08 Juni 2026

Sabilul Huda #33 @Bpk. Ismantoro

Kehadiran pengajian Sabilul Huda setiap pekannya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi jamaah dari kampung Ngentak dan Dolikan. Hal ini merupakan salah satu ikhtiar dalam pengembangan pengetahuan, khususnya dalam bidang keagamaan. Sehingga, dalam pelaksanaanya diupayakan tidak memberatkan tuan rumah. Salah satunya adalah waktu penyelenggaraan pengajian. Jika memang shohibul bait bersamaan acara setiap malam Senin, maka bisa diundur atau diajukan harinya. Sebagai contoh putaran ke-33 kali ini. Karena ibu Suharni selaku tuan rumah mempunyai keperluan lain, maka pengajian yang biasanya dilaksanakan malam Senin diundur menjadi malam Selasa. Tepatnya tanggal 8 Juni 2026 pukul 19.45 WIB.

Foto: Heru Sudjanto
Seperti biasanya, acara diawali pembacaan dzikir tahlil dipimpin Bpk. Ponimin. Setelahnya, istirahat sejenak guna menikmati hidangan snack, teh dan soto ayam. Usai jeda, acara inti pengajian yang disampaikan Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan.

Beliau mengawali dengan mengajak jamaah untuk bersyukur dan senantiasa bersolawat kepada Nabi Muhammad SAW yang diibaratkan sebagai matahari dunia, bulan purnama, dan pelita cahaya di atas cahaya. Adapun topik pengajian adalah Konsep Iman dan Perbaikan Diri. Lebih lanjut, Pak Thoyib juga menekankan beberapa poin penting mengenai keimanan dan perilaku:

07 Juni 2026

Kerja Bakti Ahad Kliwon

Foto: Parno
Sesuai kesepakatan saat pertemuan warga di rumah Bpk. Susanto, maka hari Ahad Kliwon 7 Juni 2026 dilaksanakan kerja bakti rutin. Di mulai pukul 07.00 WIB dengan lokasi di jalan selatan rumah Bpk. Purwoko ke selatan dan di makam Jangkang. 

Sasaran kerja bakti kali ini adalah pemasangan lampu penerangan jalan. Mengingat jalan alternatif tersebut selama ini belum terpasang penerangan sehingga sangat gelap saat malam hari. Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik antara bapak-bapak dan beberapa pemuda yang hadir saat itu, sementara terpasang 3 titik lampu. Ke depannya, akan diusahakan penambahan titik pemasangan baru hingga sampai makam Jangkang.

06 Juni 2026

Kenduren 1000 Hari mbah Kanem

Masih membekas dalam ingatan, almarhumah simbah Kanem atau biasa disapa simbah Medi. Sosok yang rajin yang beribadah ke masjid serta rajin menghadiri pengajian-pengajian. Kini, tidak terasa sudah seribu hari kepergian almarhumah. 

Dalam rangka mengenang sekaligus mendoakan almarhumah, keluarga besar ahli waris menyelenggarakan kenduren. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 19.30 WIB (bada Isya). Acara kenduren dipandu oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak RT 04. Sedangkan bacaan surat Yaasin, dzikir dan tahlil dipimpin langsung oleh Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. 

Sebagai pengingat, almarhumah simbah Kanem meninggal pada tanggal 12 September 2026. Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan semoga almarhumah mbah Medi husnul khotimah, diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT. Aamiin.....

Foto: Heru Sudjanto

01 Juni 2026

Pertemuan Warga #6 @Bpk. Susanto

Foto: Heru Sudjanto

Pertemuan rutin warga Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul kembali digelar. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap malam Selasa Kliwon. Kali ini, dilaksanakan pada hari Senin 1 Juni 2026 pukul 20.00 WIB di rumah Bpk. Susanto. 

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan 

  • Bendahara : Saldo Rp 6.730.700
  • Saldo Dana Sosial : Rp 680.000
  • Jimpitan : Rp 540.000
4. Sambutan Bpk. Eko Sudaryanto (Ketua RT 04)
  • Terima kasih atas kehadiran dan kekompakan Bapak-bapak kampung Ngentak
  • Lokasi kerja bakti Minggu Kliwon di makam Jangkang
  • Lampu makam Duwet mohon diganti
  • Ucapan terima kasih kepada Bpk. Anton atas sumbangan kipas angin di pos siskamling
  • Ada tamu warga baru atas nama Bpk. Erlangga, hadiri monggo perkenalan di sela waktu lain-lain
5. Sambutan Bpk. Dukuh Dagen 
  • Rencana Bulan Mei-Agustus ada pendataan Sensus Ekonomi Tahun 2026
  • Program Desa banyak yang off/dana desa banyak yang dipangkas
  • Pengajuan proposal program silakan melalui anggota dewan
  • Pembayaran SPPT PBB mohon ditertibkan lagi

6. Lain-lain

  • Bpk. Erlangga
    • Saat ini tinggal di Pringgan, samping masjid Al-Muqorobin
    • Ijin mau tinggal di Kampung Ngentak, di sebelah selatan rumah Bpk. Amos Nainggolan
    • Ijin mau bikin peternakan domba
    • Semoga dapat membantu dan memberikan kontribusi di kampung Ngentak
  • Bpk. Parno
    • Menyambut baik rencana peternakan domba milik Bpk. Erlangga
    • Bapak-bapak muda dan warga baru diingatkan untuk pasok dana talangan
    • Program penerangan jalan: Lampu depan pak Jaswadi dipindah ke gang di selatan rumah Bpk. Purwoko
  • Sie Pemuda
    • Mendekati kegiatan 17-an mohon dukungan bapak-bapak/ibu dimasukkan panitia agar solid
  • Bpk. Hartadi : Terkait rencana kandang domba mohon ijin kanan kiri di-clear-kan
7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Supriyadi

8. Penutup


31 Mei 2026

Sabilul Huda #32 @Bpk. Nahrowi

Empat hari pasca hari raya Idul Adha, pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Tepatnya pada hari Ahad, 31 Mei 2026 pukul 19.45 WIB. Sesuai yang mendapatkan undian arisan pada pengajian sebelumnya, sebagai shohibul bait kali ini adalah Bpk. Nahrowi di Ngentak. 

Seperti biasa, acara diawali pembacaan pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin. Beliau adalah imamuddin kampung Ngentak RT 04 dan kampung Dolikan. Jamaah yang hadirpun mengikuti bacaan kalimah thoyibah tersebut. Usai pembacaan dzikir dan tahlil, acara rehat sejenak guna memberi kesempatan kepada hadirin untuk menikmat hidangan snack dan minum yang disediakan tuan rumah.

Sebagai guru ngaji malam itu sedianya adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil. Namun karena Pak Roni berada di Blitar Jawa Timur, maka sebagai pengganti adalah Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Dalam penjelasannya, beliau menekankan pada tiga hal utama dalam agama: Islam sebagai kepala (pokok) perkara, shalat sebagai pusakanya, dan jihad sebagai puncaknya.

Foto: Heru Sudjanto

30 Mei 2026

Kenduri 40 Hari Almh Ibu Tuminem

 "Apabila salah seorang mendoakan saudaranya sesama muslim tanpa diketahui oleh yang didoakan, maka para Malaikat berkata 'Amin' dan semoga engkau memperoleh pula seperti apa yang engkau doakan itu." (HR Muslim dan Abu Daud)

Tidak terasa, almarhumah ibu Tuminem (Hadi Prayitno) sudah 40 hari meninggal dunia. Tepatnya pada hari Rabu Wage 22 April 2026, almarhumah menghembuskan nafas terakhir. Dalam rangka mengenang sekaligus mendoakan almarhumah, ahli waris menyelenggarakan kenduri doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 18:00 WIB (bada Maghrib) di  rumah Bpk . M. Edy Yulianto. 

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan semoga almarhumah ibu Tuminem husnul khotimah, diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT. Aamiin.....

Foto: Heru Sudjanto

27 Mei 2026

Idul Adha 1447 H ing Ngentak

Foto: Heru Sudjanto
Alhamdulillah, rangkaian peringatan hari raya Idul Adha 1447 H tahun 2026 di kampung Ngentak RT 04 berjalan lancar sesuai agenda. Agenda tahunan ini cukup menjadi perhatian dan menjadi moment yang ditunggu-tunggu warga. Meski dikemas secara sederhana jauh dari gebyar, namun mendapat dukungan dari warga Ngentak dan sekitarnya. Pesan dan syiar tersampaikan dan mewarnai di pedukuhan Dagen, Pendowoharjo Sewon Bantul. 

1. Buka Puasa Arafah

Agenda pertama adalah buka puasa Arafah bersama. Kegiatan ini dilaksanakan hari Selasa, 26 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WIB. Menghadirkan sosok inspiratif dari Miri Wetan. Beliau menyampaikan rahasia ibadah haji yang dijalani tahun 2023. Sempat tidak percaya, ketika mendapat undangan dari Kemenag untuk melakukan pelunasan dan keberangkatan haji ke tanah suci keberangkatan tahun 2023. Namun karena kondisi saat itu, rasanya pesimis untuk bisa melakukan pelunasan biaya haji. Alhamdulillah, pertolongan Allah SWT memang nyata, hingga akhirnya bisa melakukan rangkaian ibadah haji dari awal hingga pulang ke tanah air dengan lancar. 

2. Malam Takbiran

Usai sholat Maghrib tanggal 9 Dzulhijjah, suara takbir mulai bergema dari masjid di seluruh penjuru dunia. Bagi umat muslim yang beriman, lantunan takbir, tahmid dan tahlil itu tidak hanya menyejukkan tapi juga menggetarkan hatinya.

"Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu". (Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya).

Berbeda dengan malam takbiran Idul Fitri yang keliling, takbiran Idul Adha ini dilaksanakan di masjid. Nampak hadir malam itu tidak hanya bapak-bapak, namun juga dihadir jamaah puteri dan anak-anak. Berlangsung khidmat, acara selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

3. Sholat Idul Adha

Pagi hari yang cerah cenderung panas, hari Rabu Wage 27 Mei 2026 sholat Ied dilaksanakan di komplek masjid Al-Istiqomah. Sesuai flyer yang beredar sebelumnya, acara ini dimulai pukul 07.00 WIB. Bertindak selaku imam dan khatib adalah Bpk. Sigit Haryanto dari Pendowo, Pendowoharjo Sewon Bantul. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani ketaatan nabi Ibrahim AS dan puteranya nabi Ismail AS. Tidak hanya dari Ngentak, warga dari Dolikan juga turut serta berjamaah.

4. Penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban

Usai pelaksanaan sholat Ied, sekitar pukul 08.00 WIB acara penyembelihan hewan qurban dimulai. Tahun 2026 sebanyak 1 lembu dan 14 kambing dari beberapa shohibul qurban berikut :

Sapi :
1. Bpk. Sudiro (Ngentak)
2. Bpk. Nahrowi (Ngentak)
3. Bpk. Mardiyanto (Ngentak)
4. Ibu Yuliatun binti Suradi (Ngentak)
5. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
6. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
7. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)

Kambing :
1. Bpk. Ahmad Fauzi (Wonokromo)
2. Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo (Ngentak)
3. Bpk. Taufik Nurhidayat (Teruman)
4. Naura Fitria Mecca binti Hardiyanto (Ngentak)
5. Ibu Suharni Setyo Atmodjo (Ngentak)
6. Ibu Wartini (Bogor)
7. Ibu Yuswaningsih (Ngentak)
8. Ibu Itsnaini Dewayanti (Semarang)
9. Anggota Polres Bantul (Bantul)
10. Muhammad Azzam Akmal bin Parjiyono (Ngentak)
11. Bpk. Aditya Bimantoro (Ngentak)
12. SMP Negeri 2 Bantul (Bantul)
13. Bpk. Abdurrahim Yuswandono (Dagen)
14. Bpk. Erlangga (Pringgan)

Alhamdulillah, dengan kekompakan seluruh panitia, pukul 14.00 WIB daging hewan qurban selesai didistribusikan.

Daftar Shohibul Qurban Idul Adha

Inilah daftar shohibul qurban Idul Adha masjid Al-Istiqomah kampung Ngentak dari tahun ke tahun

Tahun 1447 H/2026 M

Sapi 1 :
1. Bpk. Sudiro (Ngentak)
2. Bpk. Nahrowi (Ngentak)
3. Bpk. Mardiyanto (Ngentak)
4. Ibu Yuliatun binti Suradi (Ngentak)
5. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
6. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
7. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)

Kambing :
1. Bpk. Ahmad Fauzi (Wonokromo)
2. Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo (Ngentak)
3. Bpk. Taufik Nurhidayat (Teruman)
4. Naura Fitria Mecca binti Hardiyanto (Ngentak)
5. Ibu Suharni Setyo Atmodjo (Ngentak)
6. Ibu Wartini (Bogor)
7. Ibu Yuswaningsih (Ngentak)
8. Ibu Itsnaini Dewayanti (Semarang)
9. Anggota Polres Bantul (Bantul)
10. Muhammad Azzam Akmal bin Parjiyono (Ngentak)
11. Bpk. Aditya Bimantoro (Ngentak)
12. SMP Negeri 2 Bantul (Bantul)
13. Bpk. Abdurrahim Yuswandono (Dagen)
14. Bpk. Erlangga (Pringgan)

Tahun 1446 H/2025 M

Sapi 1 :
1. Bpk. Sudiro (Ngentak)
2. Bpk. Nahrowi (Ngentak)
3. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)
4. Bpk. Samidjo (Ngentak)
5. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
6. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
7. Alm. Bpk. Tukiman/Harjo Ismoyo (Ngentak)

Sapi 2 :
1.Bpk. Mardiyanto (Ngentak)
2. Bpk. Kardiono (Ngentak)
3. Bpk. Susanto (Ngentak)
4. Bpk. Parjiyono (Ngentak)
5. Ibu Wartini (Bogor) 
6. Sdr. Kristian Krisna Purwananda bin Alm Purwanto (Ngentak)
7. Sdr. Padmana Fandi Ramadhan bin Sugiyono (Ngentak)

Sapi 3 :
1. Bpk. Abdul Rokhimin (Ngentak)
2. Bpk. M. Simbar Puspoaji (Ngentak)
3. Bpk. Hardiyanto (Ngentak)
4. Alm. Bpk. Sakijo (Ngentak)
5. Alm. Bpk. Marijo Seto Ijoyo (Ngentak)
6. Almh Ibu Saudah Seto Ijoyo (Ngentak)
7. Sdr. Rendi Atmoko Nur Alfian bin Imam Martono (Ngentak)

Kambing :
1. Bpk. Mustijo (Ngentak)
2. Ibu Suharni Setyo Atmojo (Ngentak)
3. Alm. Bpk. H. Muhadi (Ngentak)

Tahun 1445 H/2024 M

Lembu 1 :
1. Ibu Rida Agustina (Ngentak)
2. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
3. Ibu Siti Alfiyah (Ngentak)
4. Alm. Wongso Karyo (Ngentak)
5. Almh Salinem (Ngentak)
6. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
7. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)

Lembu 2 :
1. Bpk. Mustijo (Ngentak)
2. Ibu Siti Zulaikhah (Ngentak)
3. Ibu Raras Triastuti (Ngentak)
4. Almh Ibu Jumidah binti Atmo Pawiro (Ngentak)
5. Bpk. Marasutan Pohan (Bogor)
6. Ibu Sumarni (Ngentak)
7. Ibu Aliyatun Nikmah (Ngentak)

Kambing :
1. Ibu Suharni Setyo Atmojo (Ngentak)
2. Bpk. Ahmad Fauzi (Wonokromo)
3. Bpk. Hardiyanto (Ngentak)
4. Ibu Mugirah (Ngentak)
5. Bpk. Putra Mahendra Sudiro (Ngentak)
6. Ibu Sri Sudarti (Ngentak)
7. Ibu Purwanti (Ngentak)
8. Bpk. Sarjiyo (Ngentak)

Tahun 1444 H/2023 M

Lembu 1
1. Ibu Siti Alfiyah
2. Sdr. Rafli Hermawan bin Nahrowi
3. Bpk. Heru Sudjanto
4. Bpk. Parjiyono
5. Bpk. Muhammad Khairil Anwar
6. Bpk. Samidjo
7. Bpk. Mardiyanto

24 Mei 2026

Sabilul Huda #31 @Bpk. Samiran

Pengajian rutin pekanan Sabilul Huda bisa diibaratkan menjadi wadah kebersamaan sekaligus penguatan iman bagi jamaah. Setiap pekan sekali, jamaah berkumpul mendengarkan tausiyah, mendalami ilmu, serta berdiskusi tentang nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Suasana hangat tercipta dari kebersamaan, doa bersama, dan saling menyemangati dalam kebaikan. Selain memperdalam ilmu agama, melalui pengajian Sabilul Huda juga mempererat tali silaturahmi antar warga, menjadikan kegiatan tersebut bukan hanya rutinitas, melainkan tradisi yang menumbuhkan semangat ukhuwah dan kepedulian sosial.

Kali ini, Pengajian Sabilul Huda putaran ke-31 dilaksanakan hari Ahad 24 Mei 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. Samiran di Ngentak. Dibuka dengan lafal basmallah, acara pertama adalah pembacaan dzikir tahlil kalimat thoyibah yang dipimpin langsung oleh Bpk. Ponimin selaku imamuddin. Seperti biasa, jamaah yang hadir mengikuti bacaan dengan khusyu'. Setelahnya, jeda sejenak guna menikmati hidangan yang tersaji.

Foto: Heru Sudjanto

Sebagai guru ngaji malam itu sedianya akan diisi oleh Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Namun karena bersamaan acara, digantikan oleh Bpk. K.H. Mustari Tasrik. Berikut rangkuman isi ceramah yang disampaikan beliau:

1. Kabar Tambahan dari Tanah Suci & Ibadah Haji

Kondisi Jemaah Haji: Padatnya persiapan jemaah haji yang sedang bersiap menuju Mina serta gambaran rangkaian ibadah fisik yang berat, mulai dari bermalam di Mina, wukuf di Arafah, hingga mabit di Muzdalifah. Pentingnya Doa: Jemaah diimbau untuk mendoakan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran kerabat atau sesama muslim yang sedang menunaikan ibadah haji.

2. Amalan di Hari Arafah (9 Zulhijah)

Keutamaan mengamalkan beberapa zikir khusus pada hari Arafah, diantaranya membaca kalimat tauhid:"Lailahaillallah wahdahu la syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi waumitu wahua ala kulli syai'in qadir"sebanyak-banyaknya (jika mampu hingga 1.000 kali), serta membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak-banyaknya.

3. Keistimewaan Surah Al-Ikhlas

Keunikan Judul: Disebutkan bahwa Surah Al-Ikhlas adalah salah satu surah yang namanya tidak tertulis di dalam ayatnya (tidak ada kata "ikhlas" di dalam teks surahnya). Ini melambangkan bahwa keikhlasan itu hakikatnya harus disembunyikan.
Keutamaan: Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 3 kali memiliki fadhilah yang setara dengan mengkhatamkan Al-Qur'an. Amalan ini sangat baik untuk memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat.

4. Konsep Rezeki: AsbabusTajrid

Rezeki itu sudah ditakar oleh Allah sejak manusia berumur 120 hari di dalam kandungan. Manusia dalam menjemput rezeki dibagi menjadi dua maqam:

Maqam Asbab: Seseorang yang mendapatkan rezeki melalui sebab-akibat atau harus bekerja keras (diibaratkan seperti tamu undangan biasa yang harus mengantre makanan).
Maqam Tajrid: Seseorang yang mendapatkan rezeki langsung dari Allah tanpa banyak bersusah payah karena kedekatan spiritualnya (diibaratkan seperti tamu VIP yang dilayani langsung).
Pesan Utama: Kita tidak perlu serakah meminta jumlah rezeki yang banyak, melainkan mintalah keberkahan (barokah) agar apa pun yang didapat selalu terasa cukup dan membawa ketenangan.

5. "Kabel" Hubungan Manusia (Hablum Minallah&Hablum Minannas)

Penceramah memberikan perumpamaan "Kabel Allah" (Hablum Minallah) dan Kabel Manusia (Hablum Minannas). Jika kedua kabel ini tersambung dengan baik melalui iman kepada Allah dan suka membahagiakan orang lain, maka hidup akan menjadi terang benderang. Jika hidup terasa sempit atau rezeki tidak berkah, disarankan untuk "mengurut" atau mengecek kembali kedua kabel hubungan tersebut. Ceramah ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan hidup, kelancaran rezeki, serta kebahagiaan dunia dan akhirat.

Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 135.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Nahrowi dari Ngentk.

19 Mei 2026

Kenduri 40 Hari Alm Muh. Kamdani

Tidak terasa, sudah 40 hari kepergian Bpk. Muh. Kamdani. Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 11 April 2026 lalu. Dalam rangka mendoakan almarhum, keluarga ahli waris menyelenggarakan kenduri tahlil pada hari Selasa 19 Mei 2026 pukul 19.30 WIB di rumah almarhum. Nampak hadir hampir semua bapak-bapak warga kampung Ngentak dalam acara tersebut. 

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan almarhum Bpk. Muh. Kamdani semoga husnul khotimah dan diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT.

Foto: Eka Ady Tianto

17 Mei 2026

Sabilul Huda #30 @Bpk. Yulianto

Di tengah cuaca panas meski malam hari, pengajian pekanan Sabilul Huda kembali menyapa jamaah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 17 Mei 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai tuan rumah kali ini adalah Bpk. Yulianto (ibu Haryanti) di Ngentak.

Seperti biasa, acara diawali pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Hadirin tampak bersemangat dan kompak mengikuti bacaan kalimah thoyibah. Hal ini terlihat dari beberapa jamaah yang memejamkan mata karena khusyuknya. Setelahnya, acara istirahat sejenak guna menikmati hidangan berupa segelas teh panas, snack dan semangkok bakso.

Foto: Heru Sudjanto

Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. H. Basyrowi dari Dukuh. Beliau menyampaikan materi terkait tingkatan rezeki dalam Islam.

Dalam Islam, rezeki bukan sekadar uang atau materi, melainkan segala bentuk anugerah yang mendatangkan manfaat. Menurut pembagian ulama (seperti Syekh Mutawalli Sya'rawi), rezeki memiliki 4 tingkatan dari yang paling dasar hingga yang tertinggi:

  1. Harta (Rezeki Terendah): Bentuk materi yang paling mudah diukur. Semua makhluk bisa mendapatkannya, baik yang taat maupun yang ingkar kepada Allah.
  2. Kesehatan (Rezeki Tingkat Tinggi): Kondisi fisik dan mental yang afiat, memungkinkan kita untuk menikmati hidup dan beribadah dengan nyaman.
  3. Keturunan yang Saleh/Salihah (Rezeki Utama): Anugerah bernilai investasi jangka panjang yang mendatangkan kebahagiaan dunia hingga akhirat melalui doa-doanya.
  4. Ridha Allah (Rezeki Sempurna): Tingkatan tertinggi di mana hati merasa selalu cukup, tenang, dan dicintai oleh Sang Pencipta.

Lebih lanjut, pak Basyrowi menambahkan bahwa cara Allah memberikan rezeki kepada hamba-Nya dibedakan menjadi dua:

  1. Dijamin: Rezeki yang pasti didapat seluruh makhluk, termasuk hewan melata (makhluk bernyawa).
  2. Sesuai Usaha: Rezeki yang turun sebanding dengan kerja keras, ikhtiar, tawakal, dan ketaatan yang dilakukan.

Sebagai pelengkap, ada 3 bentuk hakiki rezeki yang kita miliki di dunia sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:

  1. Makanan: Yang kita makan akan menjadi kotoran.
  2. Pakaian: Yang kita kenakan akan menjadi usang.
  3. Amal Jariyah: Harta atau rezeki yang disedekahkan di jalan Allah, inilah yang akan kekal dan menolong kita.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Sri Kanthi Lestari dari Ngentak.

14 Mei 2026

Husnul Khotimah di Ngentak

Menjadi rutinitas setiap malam Jumat Pahing, pengajian Husnul Khotimah dilaksanakan di Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul. Tepatnya hari Kamis, 14 Mei 2026 pukul 19.30 WIB. Terlihat mulai bada Isya, jamaah dari kampung Dolikan, Dagen, Karanggede, Bakalan dan Ngentak berdatangan ke masjid Al-Istiqomah. Tampak raut muka gembira serta senyum dari bapak dan ibu yang hadir. 

Foto: Heru Sudjanto
Sebagai guru ngaji sedianya adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Namun karena beliau ada keperluan di Bogor, maka digantikan oleh Bpk. Fauzan Amin. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan materi tentang Kewajiban Seorang Isteri terhadap Suami. Berikut beberapa kewajiban seorang istri terhadap suami menurut ajaran Islam, selama tidak bertentangan dengan syariat Allah SWT:

  1. Taat kepada suami dalam kebaikan. Istri wajib menaati suami dalam perkara yang baik dan tidak melanggar agama.
  2. Menjaga kehormatan diri. Menjaga diri, martabat, serta kesetiaan kepada suami.
  3. Menjaga harta dan amanah suami. Mengelola serta menjaga harta, rumah, dan amanah yang dititipkan suami.
  4. Melayani suami dengan baik. Bersikap lembut, menghormati, dan berusaha membahagiakan suami.
  5. Menjaga suasana rumah tangga. Menciptakan ketenangan, kasih sayang, dan kenyamanan dalam keluarga.
  6. Meminta izin dalam hal tertentu. Misalnya ketika keluar rumah atau menggunakan harta suami untuk hal tertentu, sesuai kesepakatan keluarga.
  7. Mendidik dan menjaga anak. Bersama suami bertanggung jawab mendidik anak dalam akhlak dan agama.
  8. Bersyukur dan menghargai suami. Tidak merendahkan atau mengingkari kebaikan suami.

Dalil yang sering dijadikan dasar antara lain firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 34 serta berbagai hadis Rasulullah tentang hak dan kewajiban suami istri.

Namun dalam Islam, hubungan suami istri juga dibangun atas prinsip:

  • saling menghormati,
  • saling menolong,
  • kasih sayang,
  • dan kerja sama.

Suami juga memiliki banyak kewajiban terhadap istri, seperti memberi nafkah, membimbing, melindungi, dan memperlakukan istri dengan baik.

Acara diakhiri oleh pembawa acara dengan mengucap lafal hamdalah.

Undangan Pengajian Husnul Khotimah

 

12 Mei 2026

Panitia Idul Adha 1447 H







Pembentukan Panitia Idul Adha 1447 H

Foto: Heru Sudjanto
Sesuai kesepakatan saat pertemuan rutin, takmir masjid Al-Istiqomah Ngentak mengadakan rapat pembentukan Panitia Idul Adha 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa 12 Mei 2025 pukul 19.30 WIB di serambi masjid. Tidak hanya dihadiri bapak-bapak, malam itu hadir juga ibu-ibu dari unsur PKK dan dasa wisma kampung Ngentak.

Hasil Pertemuan :

  • Daftar Panitia berdasarkan susunan panitia tahun sebelumnya dengan penambahan beberapa orang, yakni :
    1. Bayu Ryantoro → Sie Jeroan dan Transportasi
    2. Fredy Hari Sukorelawan → Sie Kelet kambing
    3. Febby Ferdian → Sie Keamanan
  • Pelaksanaan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan hari Rabu Wage, 27 Mei 2026. Bertindak selaku imam dan khatib sholat Ied adalah Bpk. Sigit Haryanto dari Pendowo.
  • Informasi dari Bpk. Rudi Santosa :
    1. Permohonan hewan kurban kepada Polres Bantul
    2. Usul pembagian daging ke warga tidak per KK, tapi per jiwa atau by name
    3. Daging dan kulit tidak boleh untuk upah penyembelihan
    4. Mohon dipertimbangkan kanthilan bagi shohibul kurban
    5. Jika permohonan hewan kurban ke Polres Bantul tidak diacc, pak Yus (Dagen) akan memberikan hewan kambing kurbannya ke Ngentak jika dirasa masih kurang
  • Konsumsi disepakati tongseng
  • Bpk. Parno : Setuju by name tapi berdasarkan yang riil domisili
  • Heru Sudjanto : Setuju per jiwa dengan kriteria, menyesuikan jumlah daging
  • Bpk. Sudiro : Usul kanthilan bagi shohibul kurban ditiadakan
  • Iuran Wajib bagi shohibul kurban sebesar Rp 100.000,00
  • Pengiriman lembu kurban diusahakan pagi hari sebelum sholat Ied. Penempatan di halaman rumah Bpk. Anton
  • Disepakati tidak ada pembubaran panitia, laporan akan ditempel di papan pengumuman masjid dan dibagikan di group kampung

10 Mei 2026

Sabilul Huda #29 @Bpk. Mardiyanto

Tidak terasa, pengajian Sabilul Huda memasuki putaran ke-29. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Mei 2026 pukul 19.30 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak. Jamaah putera menempati ruang dalam rumah, sedangkan jamaah puteri di teras rumah.

Setelah acara dibuka oleh pembawa acara, Bpk. Ponimin selaku imamuddin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil. Hadirinpun mengikuti dengan khusyu. Setelahnya adalah istirahat guna menikmati segelas teh dan snack yang dihidangkan shohibul bait. 

Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Beliau menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus, lisan yang santun, serta perilaku dermawan sebagai tanda ketakwaan seorang hamba kepada Allah. Terdapat penjelasan mendalam mengenai syarat dan esensi ibadah haji, di mana kesucian diri setelah berhaji harus tercermin melalui kepedulian sosial dan tutur kata yang baik. Selain itu, teks ini mengingatkan tentang tanggung jawab moral orang tua dalam membimbing keluarga serta keutamaan saling memaafkan melalui tradisi bersalaman. Pembahasan juga menyentuh aspek praktis kehidupan beragama, seperti hukum kurban dan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Pengajaran ditutup dengan ajakan untuk terus belajar agar menjadi pribadi yang cerdas dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman yang kian berliku.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa mengumumkan peroleh infak malam itu. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Ibu Haryanti (Bpk. Yulianto) di Ngentak.

Foto: Heru Sudjanto

07 Mei 2026

Pertemuan Takmir @Bpk. Sigit Nurcahyo

Foto: Heru Sudjanto
Jajaran takmir masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04 kembali menggelar pertemuan. Rutinitas selapan sekali setiap malam Jumat Kliwon kali ini dilaksanakan pada hari Kamis 7 Mei 2026 pukul 20.05 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo.

Hasil Pertemuan :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin

Sumber: Laporan Bendahara
4. Sambutan Ketua Takmir oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran
  • Tetenger masjid sudah dipasang di tembok masjid sisi timur. Tidak ada biaya pembuatan.
  • Persiapan pembentukan panitia Idul Adha 1447 H
5. Kultum oleh Bpk. Rudi Santosa
6. Lain-lain
  • Bpk. Mustijo : Ampli dan horn masjid yang dulu sumbangan dari kampung, usul agar pengelolaannya dikembalikan ke kampung lagi.
  • Heru Sudjanto : Pembagian voucher kacamata baca secara gratis
  • Pembentukan panitia Idul Adha hari Selasa 12 Mei 2026. Susunan panitia sama dengan tahun sebelumnya.
7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Mustijo
8. Penutup

03 Mei 2026

Sabilul Huda #28 @Bpk. Senin

 Memasuki putaran ke-28 pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Kegiatan ini dilaksanakan hari Ahad, 3 Mei 2026 pukul 19.30 WIB di rumah Bpk. Senin di Dolikan. Setelah dibuka oleh pembawa acara, acara dilanjutkan pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak RT 04. Jamaahpun mengikuti dengan lancar dan khusyu'. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan yang sudah disediakan tuan rumah berupa segelas teh panas, snack dan nasi boks.

Foto: Heru Sudjanto

Usai acara istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian yang disampaikan oleh Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan Tiga Perkara yang Dicintai Allah. 

1.  Badlul Istitho'ah (Mencurahkan Kemampuan untuk Taat).

Hamba yang mengerahkan segala kekuatannya untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah, baik ibadah langsung (salat, puasa) maupun ibadah sosial karena manusia adalah makhluk sosial. Pentingnya istikamah dalam menuntut ilmu (Tholabul Ilmi) dan mempraktikkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

2.  Wal Bukau 'Indan Nadhamah (Menangis Saat Menyesali Maksiat)

Allah sangat mencintai hamba yang memiliki rasa sedih dan menangis ketika menyadari telah melakukan kesalahan atau maksiat. Pentingnya segera beristigfar dan merasa susah hati saat tergoda oleh kemaksiatan mata atau hal lainnya di dunia yang penuh cobaan ini.

3.  Was Sobru 'Indal Faqoh (Sabar Saat Mengalami Kekurangan/Hajat).

Sabar dan tetap istikamah dalam kebaikan meskipun dalam keadaan sulit atau memiliki kebutuhan yang mendesak. Tetap teguh menjauhi larangan agama (seperti mencuri atau bergunjing) meski dalam kondisi apa pun

Selain itu, pak Thoyib juga memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari antara lain :

  • Adab dan Tata Krama: Kiai Muhammad menekankan pentingnya menjaga tata krama Jawa (seperti cara duduk yang sopan bagi pria dan wanita) sebagai bagian dari akhlak yang baik.
  • Pentingnya Rida Orang Tua & Istri: Beliau mengingatkan bahwa rida Allah terletak pada rida orang tua (Ridholloh fi ridhol walidain). Selain itu, kesuksesan seorang suami tidak lepas dari doa dan dukungan istri di rumah.
  • Pendidikan Anak: Orang tua wajib memuliakan anak dengan memberikan pendidikan agama yang baik agar mereka menjadi anak saleh/salehah. Anak yang saleh adalah satu dari tiga amal yang tidak terputus setelah manusia meninggal dunia.
  • Fikih Praktis: Dalam ceramah juga disisipkan penjelasan mengenai sunah-sunah dalam salat, seperti empat tempat untuk mengangkat tangan (saat takbiratul ihram, hendak rukuk, bangun dari rukuk, dan bangun dari tahiyat awal).

Ceramah ditutup dengan ajakan untuk selalu menjaga hati agar tetap bersih dari "penyakit" dan selalu mendapatkan hidayah Allah SWT.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak sebesar Rp. 150.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak.

Kerja Bakti Bersih-bersih Jalan

Foto: Heru Sudjanto
Sesuai kesepakatan saat pertemuan warga, hari Minggu pagi yang cerah, 3 Mei 2026 suasana kampung Ngentak RT 04 tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai berdatangan di selatan rumah Bpk. Purwoko dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sapu lidi, arit, dan karung. Semangat kebersamaan terlihat jelas di wajah setiap warga yang berkumpul di sepanjang jalan kampung yang membelah sawah tersebut.

Kegiatan kerja bakti dimulai dengan membersihkan rumput liar di pinggir jalan. Sementara yang lain menyapu sampah dan mengangkatnya ke tempat-tempat tertentu. Selama kegiatan berlangsung, canda dan tawa sesekali terdengar, mempererat hubungan antarwarga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat rasa persatuan.

Menjelang pukul 10.00 WIB, kegiatan pun selesai. Kini, jalan kampung terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman dilalui. Warga kemudian berkumpul sejenak untuk menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Dengan penuh rasa puas, mereka kembali ke rumah masing-masing, membawa semangat kebersamaan yang terus terjaga di tengah kehidupan kampung Ngentak RT 04.

27 April 2026

Pertemuan Warga #5 @Bpk. Hardianto

Foto: Heru Sudjanto

Edisi kelima pertemuan warga kampung Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul kembali digelar. Bertempat di rumah Bpk. Hardianto, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin 27 April 2026 pukul 20.00 WIB. Karena saat itu bersamaan acara, beberapa warga ijin tidak hadir antara lain Bpk. Ponimin, Bpk. Rudi Santosa dan lainnya. 

Hasil Pertemuan :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Parno
3. Laporan Keuangan

  • Bendahara (Bpk. Muhammad Khairil Anwar) : Saldo Rp. 6.930.700,00 ditambah saldo kegiatan syawalan sebagai modal awal tahun berikutnya
  • Dana sosial : Pengeluaran untuk tali asih (Bpk. Kamdani, ibu Tuminem dan Sdr. Mukhlis). Saldo sebesar Rp. 685.000,00
  • Jimpitan : Masuk Rp. 600.000,00
4. Sambutan Ketua RT 04 (Bpk. Eko Sudaryanto)
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran
  • Laporan perbaikan jalan aspal menggunakan dana dari donatur sebesar Rp. 650.000,00 dan donatur material. Sisa anggara Rp. 61.500,00
  • Titipan dari Bpk. Gianto (warga yang membeli lahan Bpk. Purwoko) sebesar Rp. 1.000.000,00
  • Kerja bakti hari Ahad Kliwon 3 Mei 2026 pukul 07.00 WIB lokasi di selatan Bpk. Purwoko
5. Lain-lain :
  • Bpk. Parno : Pengerjaan gerobak sudah selesai tinggal pengecetan. Usul : Jika dipinjam warga ada biaya sebesar Rp. 10.000,00
  • Keranda sudah dibelikan terpal
6. Arisan : yang mendapat Bpk. Susanto
7. Penutup

26 April 2026

Sabilul Huda #27 @Bpk. Abdul Rokhimin

Foto: Heru Sudjanto

Sesuai yang mendapatkan undian arisan, pengajian Sabilul Huda urutan ke-27 bertempat di rumah Bpk. Abdul Rokhimin. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 April 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Dalam paparannya beliau menyampaikan hal berikut.

1. Keutamaan Sifat Welas Asih (Kasih Sayang)

Hadis Utama: Ustaz membahas hadis tentang orang-orang yang memiliki sifat kasih sayang (Ar-rahimuna). Siapa pun yang menyayangi makhluk di bumi, maka ia akan disayangi oleh Allah yang Maha Penyayang dan para malaikat di langit.

Cakupan Kasih Sayang: Kasih sayang tidak hanya diberikan kepada sesama manusia (Bani Adam), tetapi juga kepada hewan yang tidak diperintahkan untuk dibunuh.

2. Adab Terhadap Hewan dan Lingkungan

Menyembelih dengan Ihsan: Saat menyembelih hewan (seperti sapi atau kambing), pisau harus benar-benar tajam agar hewan tidak merasa sakit berlebihan. Jika disembelih sesuai syariat, dagingnya akan lebih berkualitas dan awet.

Larangan Menyiksa: Ustaz mengingatkan agar tidak menyiksa hewan, seperti memukul kepala lele atau menyakiti hewan saat istri sedang hamil, karena setiap makhluk bisa "mengadu" kepada penciptanya.

Tumbuhan pun Bertasbih: Mengacu pada Al-Qur'an, pohon-pohon yang bergoyang sebenarnya sedang bertasbih kepada Allah, sehingga kita harus memperlakukan alam dengan baik.

3. Pelajaran dari Kisah Ulama

Imam Ghazali dan Seekor Lalat: Diceritakan dalam mimpi seseorang, Imam Ghazali masuk surga bukan karena tumpukan ibadahnya, melainkan karena rasa kasihannya saat melihat seekor lalat yang hinggap di tintanya. Ia berhenti menulis sejenak agar lalat tersebut bisa minum dengan tenang.

Pelacur yang Diampuni: Ustaz juga menyinggung hadis sahih tentang seorang pelacur yang diampuni dosanya oleh Allah hanya karena memberikan minum kepada seekor anjing yang kehausan.

4. Nasihat Spiritual

Jangan Meremehkan Amal Kecil: Kita tidak boleh membanggakan ibadah yang banyak, dan jangan pula meremehkan amal yang terlihat sepele. Bisa jadi amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas itulah yang mendatangkan rahmat Allah.

Sebab Husnul Khatimah: Salah satu cara mendapatkan akhir yang baik (husnul khatimah) adalah dengan melanggengkan doa untuk keselamatan dan kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW. Acara ditutup dengan pesan agar jemaah saling mengingatkan dalam kebaikan, menjaga kesehatan, dan terus menuntut ilmu agar mendapatkan bekal jariah untuk di akhirat nanti.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Senin di Dolikan.

22 April 2026

Tahlilan untuk Almh. Ibu Tuminem

Dalam rangka mendoakan almarhumah Ibu Tuminem (Hadi Prayitno), pihak ahli waris menyelenggarakan kenduren atau tahlilan. Kenduren hari pertama dilaksanakan pada hari Rabu 22 April 2026 bada Isya'. Acara diawali dengan pembacaan surat Yasin dipimpin oleh Bpk. Muhammad Thoyib. Setelahnya, Bpk. Ponimin selaku imamudin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil kalimat thoyibah. Sebagai penutup adalah pembacaan doa yang dipimpin kembali oleh Bpk. Muhammad Thoyib. Seluruh hadirin nampak khusyu mengikutinya.

Foto: Heru Sudjanto

Sugeng Tindak mBah Hadi

Duka mendalam dirasakan warga Ngentak RT 04. Belum genap 2 minggu meninggalnya Bpk. Kamdani, salah seorang warganya meninggal dunia lagi. Ibu Tuminem atau yang lebih akrab disapa ibu Hadi Prayitno menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di rumah almarhumah. Almarhumah meninggal dunia dalam usia 83 tahun setelah sakit tua beberapa waktu. 

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum dimakamkan hari itu juga, Rabu 22 April 2026 pukul 16.00 WIB di makam Jangkang Ngentak. Berdasarkan informasi yang disampaikan pembawa acara saat upacara pemberangkatan jenazah, akan diadakan tahlilan selama 3 malam di rumah duka.

Seluruh warga Ngentak ikut berduka cita, semoga almarhumah Ibu Tuminem husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan dapat melanjutkan cita-cita almarhumah.

Foto: Supriyadi

Ny. Hadi Prayitno Meninggal Dunia

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI’UN

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sampun kapundhut wangsul wonten ngarsanipun Gusti Ingkang Maha Agung:

Almarhumah Tuminem (Nyi Hadi Prayitno)
Dumugi yuswo 83 tahun

Rikolo dinten : Rabu Wage, 22 April 2026
Wanci tabuh : 10.00 WIB

Pamethaking layon kaangkah:

Dinten : Rabu Wage, 22 April 2026
Wanci tabuh : 16.00 WIB
Saking griyo dhuhkito : Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul
Wonten : Makam Jangkang

Nglenggana hambok bilih rikolo sugengipun almarhumah hanggadahi kalepatan dhumateng panjenengan sedaya, kapareng kulo sakulowarga ingkang nyuwunaken pangapunten.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ingkang nandang dhuhkito:

ANAK:

  • Iswanto / Jariah
  • Purwanto / Kastini
  • (Alm. Triyanto) / Nurlela
  • (Alm. Purwanti) / Sumiyadi
  • Sri Astuti / Mustijo
  • Sri Widianti / Teguh
  • Edi Yulianto / Andini
  • Sedoyo Keluargo

20 April 2026

Sabilul Huda #26 @Bpk. Parjiyono

Seakan tidak pernah berhenti menebar manfaat, pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 19 April 2026 mulai pukul 19.45 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Parjiyono di Ngentak.

Sebagai pembuka, acara diawali dengan dzikir pinuwunan yang dipimpinl langsung oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Seluruh hadirin mengikuti secara khusyu' sampai selesai. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati segelas minuman dan camilan snack. 

Foto: Heru Sudjanto

Nampak berbeda malam itu, karena sebagai guru ngaji adalah Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Sudah lama beliau tidak mengisi pengajian Sabilul Huda karena kondisi kesehatan. Alhamdulillah, meski belum pulih 100% beliau berkenan hadir untuk memberikan tausiyah kepada jamaah Ngentak dan Dolikan. Dalam penjelasannya malam itu PakThoha menyampaikan amalan-amalan yang menjadikan umat Islam masuk surga. 

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 165.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Melany atau Bpk. Abdul Rokhimin di Ngentak. 

19 April 2026

Perbaikan Jl. Ngentak Secara Mandiri

Jalan beraspal yang dulunya mulus kini berubah menjadi penuh luka. Lubang-lubang menganga di berbagai titik, seakan menjadi jebakan bagi setiap pengendara yang melintas. Saat hujan turun, genangan air menutupi kerusakan, membuatnya semakin berbahaya dan sulit diprediksi. Kendaraan harus melambat, berkelok menghindari lubang, sementara warga sekitar hanya bisa berharap adanya perbaikan dari pihak berwenang. Jalan itu bukan sekadar akses penghubung, tetapi juga cerminan dari kebutuhan akan perhatian dan perawatan yang belum terpenuhi.

Itulah gambaran Jl. Ngentak saat ini, ruas jalan tembus mulai dari Jl. Bantul Km 9.5 ke barat menuju Puskemas Pembantu Bantul II. Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, warga Ngentak berinisiatif memperbaiki dengan cara menambal lubang jalan tersebut dengan semen. Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan pada hari Ahad 19 April 2026 mulai pukul 07.30 WIB.

Ke depan, masyarakat kampung Ngentak berharap jika terdapat jalan rusak, pihak pemerintah daerah tanggap untuk segera memperbaiki.