31 Januari 2026

Ruwahan #1 Ibu Suharni

Tradisi Ruwahan adalah ritual keagamaan dan budaya yang dilakukan oleh masyarakat Jawa untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada bulan Ruwah dalam kalender Jawa, yang bertepatan dengan bulan Sya'ban dalam kalender Hijriah. Secara filosofis, Ruwahan berasal dari kata Arwah, yang berarti mendoakan para leluhur atau kerabat yang telah meninggal dunia agar mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan. Meskipun pelaksanaannya bisa berbeda-beda di setiap daerah, Ruwahan umumnya terdiri dari tiga kegiatan utama yakni :

  1. Nyekar (Ziarah Kubur), mendatangi makam keluarga untuk membersihkan pusara, menabur bunga, dan memanjatkan doa. Ini adalah simbol penghormatan dan pengingat akan kematian.
  2. Kerja bakti membersihkan lingkungan makam desa atau tempat ibadah secara gotong royong.
  3. Kenduri atau sedekahan.  Acara makan bersama yang diawali dengan doa bersama (tahlilan). Keluarga biasanya membuat masakan khusus untuk dibagikan kepada tetangga sebagai bentuk rasa syukur dan sedekah. 
Bulan Ruwah tahun 2026 kali ini, bertempat di rumah Ibu Suharni Setyoatmojo, diselenggarakan kenduren putaran pertama. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 20.00 WIB (bada Isya). Inti kegiatan ini adalah pembacaan dzikir pinuwunan kirim doa yang dipimpin oleh Bpk. Rudi Santosa. Kirim doa ditujukan bagi arwah leluhur keluarga besar Ibu Suharni Setyoatmojo. Terlihat hadir malam tersebut tidak begitu banyak. Menurut beberapa sumber, hal ini karena bersamaan dengan kenduren di Bakalan yang dihadiri beberapa bapak-bapak warga Ngentak.

Foto : Heru Sudjanto


30 Januari 2026

Laporan Keuangan Nasi Boks

 Laporan keuangan pembuatan nasi boks dalam rangka pengajian Husnul Khotimah malam Jumat Pahing, 29 Januari 2026.


29 Januari 2026

Al-Istiqomah Ngundhuh Husnul Khotimah

Pengajian rutin selapanan Husnul Khotimah kembali hadir. Kolaborasi masjid Al-Istiqomah Ngentak, Al-Hidayah Bakalan, Darul Falah Karanggede dan Al-Ahda Dagen serta jamaah Dolikan ini seakan-akan menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan. Sesuai putaran yang berlaku selama ini, sebagai tuan rumah setiap malam Jumat Pahing adalah masjid Al-Istiqomah Ngentak. Tepatnya dilaksanakan hari Kamis 29 Januari 2026 pukul 20.00 WIB.

Meskipun sempat dihantui perasaan was-was terkait kondisi cuaca yang tidak menentuk, namun di luar dugaan jamaah yang hadir begitu banyak. Hal ini terbukti dari sisa snack yang hanya tersisa tiga. Belum pernah sampai membludag seperti ini.

Foto : Heru Sudjanto

Sebagai prolog, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jamaah yang hadir. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada takmir masjid Al-Istiqomah yang berjibagu mempersiapkan segala sesuatunya, mengingat kas takmir yang sangat minim. Namun Alhamdulillah berkat dukungan warga Ngentak, permasalahan dana bisa teratasi. Hampir seluruh warga muslim Ngentak memberikan donasi hingga terkumpul lebih dari delapan juta rupiah.

Seperti biasa, acara diawali dzikir pinuwunan yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Jamaah yang hadir mengikuti dengan khidmat. Usai pembacaan kalimat thoyibah, acara rehat sejenak guna memberikan kesempatan kepada para pemuda menyajikan minuman dan konsumsi berupa nasi kotak dan snack. Mengapa ada nasi kotak ? Ya, sudah menjadi kebiasaan jika ngundhuh terakhir sebelum bulan Ramadhan dihidangkan nasi kotak dan snack.

Usai jeda rehat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian. Sebagai guru ngaji tetap, Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Banyak hal yang beliau sampaikan terkait pengetahuan keislaman. Diantaranya adalah keutamaan Malam Nisfu Sya’ban dan amalan yang perlu dilakukan. Dengan gaya khasnya, pak Roni juga sesekali menyisipkan contoh nyata dalam kehidapan sehari-hari. 

Secara keseluruhan, acara dapat berjalan lancar dan sukses. Sedikit agak mengganggu kenyamanan adalah bau bangkai yang sesekali terhirup. Meskipun sebelumnya jamaah masjid Al-Istiqomah sudah berupaya mencari sumber bau. Sampai jumpa jamaah Husnul Khotimah di masjid Al-Hidayah Bakalan pekan depan.

Rekamana kegiatan selengkapnya bisa disimak di sini.

25 Januari 2026

Sabilul Huda #21 @Ibu Yanti

Memasuki urutan ke-21, pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kali ini dilaksanakan hari Ahad 25 Januari 2026 di rumah Ibu Yanti di Dolikan. Jamaah dari Ngentak dan Dolikan nampak berduyun-duyun hadir sejak lepas Isya. 

Pukul 20.20 WIB, pembawa acara membuka pengajian dengan lafadz Basmallah secara bersama-sama. Dilanjutkan acara dzikir pinuwunan yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati snack dan minuman. Kurang lebih 10 menit, waktu istirahat diakhiri, guna melanjutkan acara berikutnya berupa acara inti. Selaku guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Beliau menyampaikan pentingnya menghadapi bulan Ramadhan yang akan tiba.

Foto : Heru Sudjanto

Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa mengumumkan perolehan infak serta yang mendapatkan undian arisan. Pada awalnya, yang mendapatkan arisan adalah Bpk. Imam dari Dolikan. Namun karena bersamaan acara ke Semarang, undian arisan diulang berkali-kali karena ternyata sudah banyak yang request agar diundi ulang. Hingga akhirnya, yang mendapatkan arisan adalah Ibu Barisah dari Dolikan.

22 Januari 2026

Panitia Ramadhan ing Ngentak 1447 H


Susunan Panitia Ramadhan ing Ngentak
1447 H/2026 M

Ketua : Muhammad Sigit Nurcahyo
Sekretaris : Heru Sudjanto
Bendahara : Abdul Rokhimin

Sie Dakwah : Rudi Santosa
Sie Takjilan : Nahrowi, Jaswandi
Sie Tadarus : Mustijo, Parjiyono
Sie Kegiatan : Supriyadi, Muhammad Saiful
Sie Zakat : Bazis
 

Pertemuan Takmir @Bpk. Nahrowi

Foto : Heru Sudjanto

Bulan Suci Ramadhan 1447 H semakin mendekati. Umat muslim sedunia tentu sangat gembira menyambutnya. Tidak terkecuali bagi jajaran takmir masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04. Guna mempersiapkan kehadirannya, takmir masjid Al-Istiqomah menyelenggarakan pertemuan rutin. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis 22 Januari 2026 pukul 20.15 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Nahrowi.

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Rudi Santosa
3. Laporan Keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin

Sumber : Laporan Bendahara

4. Sambutan Ketua Takmir oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo

  • Ucapan terimakasih atas kehadiran 
  • Persiapan Ramadhan 1447 H
  • Terkait beberapa peristiwa di kampung Ngentak, mohon takmir untuk lebih peduli

5. Kultum oleh Bpk. Rudi Santosa

  • Keutamaan sholawat nabi
6. Lain-lain

  • Muhammad Saiful : Remaja siap menjalankan program takmir selama Ramadhan 1447 H
  • Sepakat Pembentukan Panitia Ramadhan 1447 H
  • Bersih-bersih masjid hari Ahad 8 Februari 2026
  • Bpk. Sudiro : Dalam rangka 50 tahun masjid Al-Istiqomah, mohon dibuatkan prasasti tanggal berdiri masjid

7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Parjiyono
8. Penutup


18 Januari 2026

Sabilul Huda #20 @Ibu Rizky Amelia

Putaran ke-20 pengajian rutin pekanan, Sabilul Huda, kembali digelar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad (malam Senin), 18 Januari 2026 pukul 20.15 WIB. Sesuai yang mendapatkan arisan, sebagai tuan rumah adalah ibu Rizky Amelia Widodo (Kiki) di Ngentak.

Foto : Heru Sudjanto

Sebagaimana biasanya, acara dibuka oleh Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara. Setelahnya, acara kedua adalah pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Menjelang pembacaan kalimat thoyibah, Bpk. Muhammad Thoyib selaku guru ngaji malam itu, hadir membersamai jamaah. Bapak ibu yang hadir nampak khusyuk mengikuti bacaan simbah kaum. Usai dzikir tahlil, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan berupa snack dan segelas teh hangat. 

Memasuki acara ini berupa pengajian. Topik pengajian malam itu adalah bulan Rajab dan bulan Ruwah. Bapak Thoyib menyampaikan materi dengan santai diselingi humor segar khas beliau. Sesekali terdengar gelak tawa hadirin saat mendengar Pak Thoyib melontarkan contoh dalam keseharian.

Di akhir acara, pembawa acara menyampaikan peroleh infak malam itu sebesar Rp. 160.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Yanti dari Dolikan.

Kerjabakti Bongkar Polisi Tidur

Foto : Heru Sudjanto
Dalam budaya Jawa, bulan Ruwah bukan sekadar penanda waktu. Ia adalah momen untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan mengingat mereka yang telah lebih dulu berpulang: para leluhur. Ruwah berasal dari kata arwah, yang berarti roh. Tak heran jika bulan ini lekat dengan tradisi ziarah kubur, doa bersama, dan kenduri. Namun, makna Ruwah jauh lebih dalam daripada sekadar ritual.

Sudah menjadi tradisi di kampung Ngentak, dalam rangka menyambut datangnya bulan Ruwah maka diadakan kerjabakti bersih-bersih makam. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad 18 Januari 2026. Karena gerimis turun, kerjabakti baru bisa dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi kerjabakti di makam Duwet, makam Jangkang dan makam Tanjung. Sedangkan pembagian personil sesuai dengan leluhur masing-masing dimakamkan. Di makam Duwet terlihat antara lain Bpk. Nahrowi, Bpk. Sudiro, Bpk. Suratiman, Bpk. Susanto, Bpk. Heru Sudjanto, Bpk. Eko Sudaryanto, Bpk. Susanto, Bpk. Tito Perwito, Bpk. Muhammad Khairil Anwar dan lainnya.

Sesuai kesepakatan saat pertemuan warga, selain makam, sasaran kerjabakti adalah pembongkaran polisi tidur di kampung Ngentak. Sebanyak 4 polisi tidur dibongkar yakni di depan rumah Bpk. Supi Hartono, Bpk. Yulianto, Bpk. Mardiyo dan selatan tembok Bpk. Nahrowi. Warga yang terlihat membongkar polisi tidur tersebut antara lain Bpk. Anton Setiawan, Bpk. Rudi Santosa, Bpk. Samiran, Bpk. Yulianto, Bpk. Bayu Riyantoro dan dibantu beberapa pemuda. Alhamdulillah, sekitar pukul 10.00 WIB kegiatan selesai.

15 Januari 2026

Berita Duka

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un

Kabar duka bagi warga Ngentak. Pemilik lahan kosong di belakang rumah Bpk. Samiran, yakni Bpk. Wadib Hantoyo meninggal dunia dalam usia 48 tahun. Almarhum memang belum tinggal di Ngentak, namun masih menempati rumahnya di Jaranan RT 03, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Saat ini, lahan kosong tersebut masih dalam proses pembangunan pondasi yang rencananya untuk kandang kambing.

Menurut edaran yang diterima ketua RT 04, almarhum menghembuskan nafas terakhir pada hari Kamis Pahing, 15 Januari 2026 pukul 02.20 WIB di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Sedangkan jenazah akan dimakamkan pada Kamis Pahing, 15 Januari 2026 juga, pukul 13.00 WIB di makam Sasonoloyo Jaranan RT 03, Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Warga Ngentak yang hadir mewakili takziah adalah Bpk. Eko Sudaryanto, Bpk. Sudiro dan Bpk. Samiran. Berdasarkan informasi yang diperoleh, almarhum meninggal karena Leptospirosis. Mohon doa agar almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Atas perhatian dan doa, kami ucapkan terima kasih.

Keluarga besar almarhum :

  1. Wahyu Winarsih — Istri
  2. Wasini — Ibu
  3. Juwandi — Bapak Mertua
  4. Deby Praditya Fajr — Anak
  5. Muhammad Debvin Hantoyo — Anak
  6. Muhammad Debvan Hantoyo — Anak
  7. Barra — Cucu
  8. Raihan — Cucu
  9. Seluruh keluarga


12 Januari 2026

Pertemuan Warga #2 @Bpk. Anton

Foto : Heru Sudjanto
Sudah menjadi kesepakatan sejak dahulu di kampung Ngentak, malam Selasa Kliwon dijadikan sarana berkomunikasi secara langsung sesama warga. Melalui pertemuan selapanan tersebut, pengurus RT dan warga berbaur saling menyampaikan ide gagasan yang bertujuan memajukan kampung. Kali ini, Senin, 12 Januari 2026 sebagai tuan rumah pertemuan adalah Bpk. Anton Setiyawan. 

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
2. Dzikir pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan

  • Jimpitan (Bpk. Marwanto) : Terkumpul Rp. 750.000,00
  • Dana sosial (Bpk. Abdul Rokhimin)
    • Saldo sebelumnya Rp. 561.000,00
    • Tali asih ibu Suharni (ibu Ismantoro) Rp. 100.000,00
    • Iuran terkumpul Rp. 137.000,00
    • Saldo saat ini Rp. 598.000,00
  • Kas RT 04 (Bpk. Muhammad Khairil Anwar) : Saldo Rp. 5.503.000,00
4. Sambutan-sambutan
  • Ketua RT 04 (Bpk. Eko Sudaryanto)
    • Persiapan bulan Ruwah, diadakan kerja bakti pada hari Ahad Kliwon, 18 Januari 2026 dengan lokasi makam Jangkang, makam Duwet, makam Tanjung dan sekitar pos siskamling
    • Terkait ketertiban dan keamanan, warga Ngentak dilarang melakukan kerumunan sampai larut malam yang melibatkan orang luar apalagi belum cukup umur, laki-laki dan perempuan. Kasus yang terjadi di salah satu rumah warga Ngentak sudah ditegur dan diperingatkan oleh Ketua RT dan seksi keamanan.
    • Adanya permohonan ijin dari Bpk. Erlangga (warga luar) yang akan membeli sebidang sawah di dekat makam Jangkang (Bpk. Amos Nainggolan), akan digunakan kandang dan budi daya ternak kambing
  • Dukuh Dagen (Bpk. Hartadi)
    • Pembagian SPPT PBB Tahun 2026
    • Batas akhir pembayaran SPPT PBB bulan September 2026
5. Lain-lain
  • Bpk. Parjiyono : Usul terkait polisi tidur di kampung Ngentak agar dibuat lebih landai
  • Bpk. Samiran : 
    • Usul agar polisi tidur di kampung Ngentak dibongkar saja 
    • Menanyakan tindak lanjut rencana pengerasan jalan tembus utara rumah Bpk. Ismantoro sudah dibuat proposal atau belum
    • Tindak lanjut usulan pertemuan sebelumnya terkait pembuatan identitas gapura kampung yang berbahan stainless steel
  • Bpk. Sudiro
    • Berdasarkan pengamatan sehari-hari, polisi tidur agar dipertahankan tapi dibuat lebih landai
  • Bpk. Rudi Santosa
    • Usul polisi tidur dibongkar saja, bagi pengendara yang ngebut langsung ditegur saja
  • Bpk. Muhammad Khairil Anwar
    • Jika memang dibongkar mohon ketegasan warga untuk menegur pengendara yang ngebut meskipun itu warga Ngentak
  • Bpk. Supriyadi
    • Usul polisi tidur dibongkar kecuali yang di sebelah barat rumah Bpk. Nahrowi
    • Menanyakan dana untuk pembuatan keser/gerobak, yang akan dikerjakan kelompok ronda malam Minggu
  • Bpk. Abdul Rokhimin
    • Bagaimana tindak lanjut warga yang menunggak pembayaran arisan ? Bahkan ada yang lebih dari 10 pembayaran
6. Arisan oleh Bpk. Hardiyanto
  • Yang mendapatkan arisan adalah Bpk. Mustijo
7. Penutup

11 Januari 2026

Sabilul Huda #19 @Ibu Purwanti

Ahad 11 Januari 2026 menjadi hari yang dingin. Hal ini disebabkan hujan yang turun sewaktu-waktu sejak beberapa hari sebelumnya. Ya, cuaca memang serba tidak menentu. Bahkan, pagi hari yang biasanya digunakan untuk kegiatan olahraga, berganti hanya berdiam diri di rumah saja. Demikian juga di kampung Ngentak. Ahad pagi tidak nampak warga berlalu-lalang beraktivitas. Guyuran air hujan menjadikan pilihan untuk melanjutkan mimpi, sebab sinar matahari benar-benar tidak menampakkan diri.

Foto : Heru Sudjanto

Alhamdulillah, menjelang siang bada Dhuhur cuaca mulai cerah. Sorot sinar matahari seakan memberikan kesempatan agar jemuran warga kering. Wargapun mulai bergeliat beraktivitas. Meski sesekali mendung tetap melintas, cukup menggerakan 'roda kehidupan' di kampung Ngentak dan juga wilayah lain.

Namun, kekhawatiran hujan akan turun lagi di malam hari tetaplah ada. Hal ini berdasarkan pengalaman dua hari sebelumnya (malam Sabtu) hujan seakan ditumpahkan dari langit. Suasana anomali cuaca itu terbawa saat pelaksanaan pengajian Sabilul Huda. Sejak bada Isya, jamaah dari Dolikan dan juga dari Ngentak mendatangi rumah Bpk. (alm) Medi Utormo. Topik tentang hujan menjadi obrolan jamaah saat mereka menunggu acara pengajian dimulai. 

Pukul 20.15 WIB acara dimulai dengan pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Hadirin terlihat mengikuti bacaan dengan kompak meskipun sebagian jamaah berada di luar ruangan. Usai pembacaan kalimat thoyibah, bapak ibu hadirin dipersilakan menikmat hidangan berupa segelas teh panas, opor ayam dan snack. "Enak dan seger", komentar beberapa ibu yang duduk di dalam ruangan.

Setelah waktu rehat dirasa cukup, berikutnya adalah acara inti berupa pengajian. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari perum Rotokenongo. Beliau memaparkan peristiwa Isra Mi'raj nabi Muhammad SAW. Kisah Isra Mi'raj adalah perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam semalam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra) dan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi'raj) untuk menerima perintah salat lima waktu, terjadi di tahun kesedihan (Amul Huzn) sebagai penghiburan dari Allah SWT. Didampingi Malaikat Jibril dan menunggangi Buraq, Nabi bertemu para nabi terdahulu di setiap lapisan langit, menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah, dan menerima kewajiban salat dari Allah SWT. 

Mungkin karena asyiknya dalam menyampaikan materi, tidak terasa waktu menunjukkan pukul 21.30 WIB. Bpk. Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa menyampaikan perolah infak sebesar Rp. 160.000,00 dan yang mendapatkan undian arisan adalah ibu Rizky Amelia Widodo dari Ngentak.

04 Januari 2026

Sabilul Huda #18 @Ibu Sarijem

Foto : Heru Sudjanto

Pengajian rutin pekanan Sabilul Huda hadir lagi. Urutan ke-18 kali dilaksanakan hari Ahad 4 Januari 2026 pukul 20.10 WIB. Sebagai shohibul bait adalah ibu Sarijem di Dolikan.

Diawali dengan bacaan kalimat thoyibah dzikir tahlil dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Bapak ibu dan hadirin lainnya nampak khusyuk mengikuti. Setelahnya, istirahat sejenak guna menikmati hidangan yang disediakan tuan rumah. 

Usai acara istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian. Sebagai guru ngaji sebetulnya Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Namun karena kondisi yang belum memungkinkan, sebagai gantinya adalah Bpk. H. Muhammad Bustowi Tasyrib. Beliau menyampaikan banyak hal yang bersumber dari kitab Munjiyat karya KH. Sholeh Darat (Syaikh Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani) dari Semarang.

Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak malam itu sebesar Rp. 160.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Purwanti dari Ngentak.

01 Januari 2026

Selamat Tahun Baru 2026

Pergantian tahun adalah pengingat bahwa jatah usia kita di dunia ini semakin berkurang. Semoga di tahun 2026, kita diberikan sisa umur yang berkah dan penuh dengan manfaat bagi sesama. 

Sugeng warso enggal 2026......