02 Maret 2026

Takjilan Hari ke-13

Tak terasa, ibadah puasa Ramadhan memasuki hari ke-13. Tubuh sudah bisa beradaptasi dengan kondisi lapar dan dahaga. Senin 2 Maret 2026 pukul 17.30 WIB di masjid Al-Istiqomah seperti biasa terlihat semarak. Jamaah masih semangat hadir guna berbuka puasa bersama sekaligus mendapatkan ilmu melalui kultum takjilan.

Foto: Heru Sudjanto

Berdasarkan jadwal yang sudah disusun panitia, tiap hari Senin adalah Bpk. Sudiro. Saat itu beliau menyampaikan tema Merenungi Nikmat Allah dan Hakikat Harta. Pak Diro mengajak jamaah untuk merefleksikan kembali berbagai nikmat yang sering terlupakan dan memahami apa yang sebenarnya menjadi "harta sejati" bagi seorang Muslim di akhirat kelak.

1. Syukur atas Nikmat Kesehatan dan Air Segar

Pertanyaan di Hari Kiamat: Nikmat pertama yang akan ditanyakan kepada seorang hamba adalah kesehatan badan dan kenikmatan minum air yang segar lagi dingin.Kelalaian Manusia: Banyak orang sering melupakan karunia Allah saat dalam kondisi sehat dan baru menyadari mahalnya kesehatan ketika sudah jatuh sakit.

2. Hakikat Harta yang Sesungguhnya

Harta yang Fana: Berdasarkan hadis, apa yang dimakan akan lenyap dan pakaian yang dikenakan akan menjadi usang. Harta yang Kekal: Harta yang benar-benar menjadi milik kita dan akan menemani di akhirat hanyalah apa yang kita sedekahkan atau belanjakan di jalan Allah (sebagai "deposito" sejati). Kritik Gaya Hidup: Penulis mengingatkan agar kita tidak bekerja mati-matian hanya untuk mengejar gaya hidup yang berlebihan, sementara melupakan tabungan akhirat.

3. Kesederhanaan Rasulullah dan Para Sahabat

Keprihatinan Sahabat: Dikisahkan masa sulit di mana Rasulullah dan tujuh orang sahabatnya hanya memiliki daun anggur untuk dimakan hingga mulut mereka terluka. Kisah Abu al-Haitsam: Cerita tentang kedermawanan Abu al-Haitsam (Malik bin at-Taihan) yang menyembelih kambing dan istrinya membuatkan roti untuk menjamu Rasulullah dan para sahabat. Meski merupakan jamuan istimewa, Rasulullah tetap mengingatkan bahwa kenikmatan makanan dan minuman tersebut akan dimintai pertanggungjawaban.

Kesimpulan dan Penutup

Jamaah diajak untuk mengevaluasi isi kulkas dan meja makan mereka: Apakah makanan mewah tersebut membawa kemuliaan atau justru hanya menjadi bentuk berlebihan dalam mengikuti gaya hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar