06 Juli 2026

Pertemuan Warga #7 @Bpk. Supriyadi

Warga Ngentak RT 04 kembali menggelar pertemuan rutin selapanan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Sesuai urutan yang mendapatkan arisan, tuan rumah kali ini adalah Bpk. Supriyadi. Karena pertimbangan tertentu, tempat kegiatan digelar di halaman masjid Al-Istiqomah yang lebih leluasa.

Foto: Heru Sudjanto

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
2. Dzikir pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan

  • Bendahara RT 04 oleh Bpk. Muhammad Khairil Anwar

Saldo Rp 5.512.700

  •  Dana Sosial oleh Bpk. Abdul Rokhimin





  • Jimpitan bulan Juli 2026 : Rp. 540.000,-

4. Sambutan Ketua RT 04

  • Terimakasih atas kehadiran bapak-bapak pada pertemuan rutin
  • Mohon kepada semua warga agar bisa mengikuti semua kegiatan kampung, misalnya pertemuan warga, kerjabakti, ronda dan lain-lain
  • Kerja bakti Minggu Kliwon dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2026
  • Ada bantuan kap dan fiting lampu dari Bpk. Gianto
  • Ada warga baru yakni Bpk. Arif

5. Sambutan Dukuh Dagen

  • Pekan pembayaran PBB terdekat di bulan Juli 2026
  • Proposal pengajuan program pembangunan bisa diajukan. Bisa
  • Sosialisasi keselamatan berkendaraan bermotor oleh Jasa Raharja

6. Lain-lain

  • Perkenalan warga baru, yakni Bpk. Arif yang menempati rumah baru sebelah selatan kost-kostan. Asli Surabaya, sebelumnya bekerja di Jakarta. Pekerjaan saat ini. swasta.
  • Muhammad Saiful : Panitia 17an mohon melibatkan bapak/ibu, tidak hanya pemuda saja
  • Bpk. Sudiro : Proyek jalan tembus utara makam Duwet mohon dilanjutkan
  • Bpk. Samiran : Idem dengan Bpk.Sudiro
7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Sudiro
8. Penutup

05 Juli 2026

Sabilul Huda #37 @Bpk. H. Zainuri

Pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Pengajian urutan ke-37 kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 5 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. H. Zainuri di Ngentak. Meskipun beliau tidak bisa hadir, namun anak pak Zainuri bisa membersamai malam itu. 

Seperti biasa, acara diawali bacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin. Setelahnya adalah istirahat guna menikmati hidangan yang sudah disediakan shohibul bait. Dinginnya cuaca malam itu menjadi hangat karena soto ayam kampung dan segelas teh dari keluarga Bpk. Zainuri.

Setelah acara istirahat dianggap cukup, dilanjutkan acara inti berupa pengajian. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Malam itu, beliau menyampaikan paparan sebagai berikut :

Foto: Heru Sudjanto

  • Dua Perkara Paling Utama: Keutamaan tertinggi bagi seorang Muslim adalah memiliki iman kepada Allah dan memberikan manfaat bagi sesama.
  • Keseimbangan Ibadah dan Sosial: Kesalehan tidak hanya diukur dari ibadah ritual (seperti salat), tetapi juga dari kepedulian sosial. Seorang Muslim harus seimbang antara menjaga hubungan dengan Allah dan berbuat baik di masyarakat, seperti ikut serta dalam kerja bakti atau membantu tetangga.
  • Bentuk Kemanfaatan: Memberi manfaat bagi orang lain tidak harus selalu berupa uang, melainkan bisa melalui ucapan yang baik, kedudukan, maupun bantuan tenaga (fisik).
  • Pentingnya Hidayah: Hidayah atau petunjuk agama adalah nikmat tertinggi yang harus dijaga dengan teguh, karena merupakan hak prerogatif Allah yang tidak bisa dipaksakan oleh manusia.
  • Pesan untuk Generasi Mendatang: Orang tua diingatkan untuk mendidik anak agar menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, tabah, dan saleh agar siap menghadapi tantangan zaman yang semakin berliku dalam mencari ilmu maupun nafkah.
  • Ketulusan dan Balasan Tuhan: Berbuat baik harus dilakukan dengan ikhlas (Ihsan) tanpa mengharapkan pujian manusia. Setiap kebaikan yang dilakukan untuk menolong sesama diyakini akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda, termasuk dalam bentuk nikmat kesehatan dan kecukupan oksigen yang diberikan cuma-cuma.
Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak malam itu sebesar Rp. 145.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah ibu Wiji Sutrisno di Dolikan.