31 Mei 2026

Sabilul Huda #32 @Bpk. Nahrowi

Empat hari pasca hari raya Idul Adha, pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Tepatnya pada hari Ahad, 31 Mei 2026 pukul 19.45 WIB. Sesuai yang mendapatkan undian arisan pada pengajian sebelumnya, sebagai shohibul bait kali ini adalah Bpk. Nahrowi di Ngentak. 

Seperti biasa, acara diawali pembacaan pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin. Beliau adalah imamuddin kampung Ngentak RT 04 dan kampung Dolikan. Jamaah yang hadirpun mengikuti bacaan kalimah thoyibah tersebut. Usai pembacaan dzikir dan tahlil, acara rehat sejenak guna memberi kesempatan kepada hadirin untuk menikmat hidangan snack dan minum yang disediakan tuan rumah.

Sebagai guru ngaji malam itu sedianya adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil. Namun karena Pak Roni berada di Blitar Jawa Timur, maka sebagai pengganti adalah Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Dalam penjelasannya, beliau menekankan pada tiga hal utama dalam agama: Islam sebagai kepala (pokok) perkara, shalat sebagai pusakanya, dan jihad sebagai puncaknya.

Foto: Heru Sudjanto

30 Mei 2026

Kenduri 40 Hari Almh Ibu Tuminem

 "Apabila salah seorang mendoakan saudaranya sesama muslim tanpa diketahui oleh yang didoakan, maka para Malaikat berkata 'Amin' dan semoga engkau memperoleh pula seperti apa yang engkau doakan itu." (HR Muslim dan Abu Daud)

Tidak terasa, almarhumah ibu Tuminem (Hadi Prayitno) sudah 40 hari meninggal dunia. Tepatnya pada hari Rabu Wage 22 April 2026, almarhumah menghembuskan nafas terakhir. Dalam rangka mengenang sekaligus mendoakan almarhumah, ahli waris menyelenggarakan kenduri doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 18:00 WIB (bada Maghrib) di  rumah Bpk . M. Edy Yulianto. 

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan semoga almarhumah ibu Tuminem husnul khotimah, diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT. Aamiin.....

Foto: Heru Sudjanto

27 Mei 2026

Idul Adha 1447 H ing Ngentak

Foto: Heru Sudjanto
Alhamdulillah, rangkaian peringatan hari raya Idul Adha 1447 H tahun 2026 di kampung Ngentak RT 04 berjalan lancar sesuai agenda. Agenda tahunan ini cukup menjadi perhatian dan menjadi moment yang ditunggu-tunggu warga. Meski dikemas secara sederhana jauh dari gebyar, namun mendapat dukungan dari warga Ngentak dan sekitarnya. Pesan dan syiar tersampaikan dan mewarnai di pedukuhan Dagen, Pendowoharjo Sewon Bantul. 

1. Buka Puasa Arafah

Agenda pertama adalah buka puasa Arafah bersama. Kegiatan ini dilaksanakan hari Selasa, 26 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WIB. Menghadirkan sosok inspiratif dari Miri Wetan. Beliau menyampaikan rahasia ibadah haji yang dijalani tahun 2023. Sempat tidak percaya, ketika mendapat undangan dari Kemenag untuk melakukan pelunasan dan keberangkatan haji ke tanah suci keberangkatan tahun 2023. Namun karena kondisi saat itu, rasanya pesimis untuk bisa melakukan pelunasan biaya haji. Alhamdulillah, pertolongan Allah SWT memang nyata, hingga akhirnya bisa melakukan rangkaian ibadah haji dari awal hingga pulang ke tanah air dengan lancar. 

2. Malam Takbiran

Usai sholat Maghrib tanggal 9 Dzulhijjah, suara takbir mulai bergema dari masjid di seluruh penjuru dunia. Bagi umat muslim yang beriman, lantunan takbir, tahmid dan tahlil itu tidak hanya menyejukkan tapi juga menggetarkan hatinya.

"Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu". (Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya).

Berbeda dengan malam takbiran Idul Fitri yang keliling, takbiran Idul Adha ini dilaksanakan di masjid. Nampak hadir malam itu tidak hanya bapak-bapak, namun juga dihadir jamaah puteri dan anak-anak. Berlangsung khidmat, acara selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

3. Sholat Idul Adha

Pagi hari yang cerah cenderung panas, hari Rabu Wage 27 Mei 2026 sholat Ied dilaksanakan di komplek masjid Al-Istiqomah. Sesuai flyer yang beredar sebelumnya, acara ini dimulai pukul 07.00 WIB. Bertindak selaku imam dan khatib adalah Bpk. Sigit Haryanto dari Pendowo, Pendowoharjo Sewon Bantul. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani ketaatan nabi Ibrahim AS dan puteranya nabi Ismail AS. Tidak hanya dari Ngentak, warga dari Dolikan juga turut serta berjamaah.

4. Penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban

Usai pelaksanaan sholat Ied, sekitar pukul 08.00 WIB acara penyembelihan hewan qurban dimulai. Tahun 2026 sebanyak 1 lembu dan 14 kambing dari beberapa shohibul qurban berikut :

Sapi :
1. Bpk. Sudiro (Ngentak)
2. Bpk. Nahrowi (Ngentak)
3. Bpk. Mardiyanto (Ngentak)
4. Ibu Yuliatun binti Suradi (Ngentak)
5. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
6. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
7. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)

Kambing :
1. Bpk. Ahmad Fauzi (Wonokromo)
2. Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo (Ngentak)
3. Bpk. Taufik Nurhidayat (Teruman)
4. Naura Fitria Mecca binti Hardiyanto (Ngentak)
5. Ibu Suharni Setyo Atmodjo (Ngentak)
6. Ibu Wartini (Bogor)
7. Ibu Yuswaningsih (Ngentak)
8. Ibu Itsnaini Dewayanti (Semarang)
9. Anggota Polres Bantul (Bantul)
10. Muhammad Azzam Akmal bin Parjiyono (Ngentak)
11. Bpk. Aditya Bimantoro (Ngentak)
12. SMP Negeri 2 Bantul (Bantul)
13. Bpk. Abdurrahim Yuswandono (Dagen)
14. Bpk. Erlangga (Pringgan)

Alhamdulillah, dengan kekompakan seluruh panitia, pukul 14.00 WIB daging hewan qurban selesai didistribusikan.

Daftar Shohibul Qurban Idul Adha

Inilah daftar shohibul qurban Idul Adha masjid Al-Istiqomah kampung Ngentak dari tahun ke tahun

Tahun 1447 H/2026 M

Sapi 1 :
1. Bpk. Sudiro (Ngentak)
2. Bpk. Nahrowi (Ngentak)
3. Bpk. Mardiyanto (Ngentak)
4. Ibu Yuliatun binti Suradi (Ngentak)
5. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
6. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
7. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)

Kambing :
1. Bpk. Ahmad Fauzi (Wonokromo)
2. Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo (Ngentak)
3. Bpk. Taufik Nurhidayat (Teruman)
4. Naura Fitria Mecca binti Hardiyanto (Ngentak)
5. Ibu Suharni Setyo Atmodjo (Ngentak)
6. Ibu Wartini (Bogor)
7. Ibu Yuswaningsih (Ngentak)
8. Ibu Itsnaini Dewayanti (Semarang)
9. Anggota Polres Bantul (Bantul)
10. Muhammad Azzam Akmal bin Parjiyono (Ngentak)
11. Bpk. Aditya Bimantoro (Ngentak)
12. SMP Negeri 2 Bantul (Bantul)
13. Bpk. Abdurrahim Yuswandono (Dagen)
14. Bpk. Erlangga (Pringgan)

Tahun 1446 H/2025 M

Sapi 1 :
1. Bpk. Sudiro (Ngentak)
2. Bpk. Nahrowi (Ngentak)
3. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)
4. Bpk. Samidjo (Ngentak)
5. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
6. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
7. Alm. Bpk. Tukiman/Harjo Ismoyo (Ngentak)

Sapi 2 :
1.Bpk. Mardiyanto (Ngentak)
2. Bpk. Kardiono (Ngentak)
3. Bpk. Susanto (Ngentak)
4. Bpk. Parjiyono (Ngentak)
5. Ibu Wartini (Bogor) 
6. Sdr. Kristian Krisna Purwananda bin Alm Purwanto (Ngentak)
7. Sdr. Padmana Fandi Ramadhan bin Sugiyono (Ngentak)

Sapi 3 :
1. Bpk. Abdul Rokhimin (Ngentak)
2. Bpk. M. Simbar Puspoaji (Ngentak)
3. Bpk. Hardiyanto (Ngentak)
4. Alm. Bpk. Sakijo (Ngentak)
5. Alm. Bpk. Marijo Seto Ijoyo (Ngentak)
6. Almh Ibu Saudah Seto Ijoyo (Ngentak)
7. Sdr. Rendi Atmoko Nur Alfian bin Imam Martono (Ngentak)

Kambing :
1. Bpk. Mustijo (Ngentak)
2. Ibu Suharni Setyo Atmojo (Ngentak)
3. Alm. Bpk. H. Muhadi (Ngentak)

Tahun 1445 H/2024 M

Lembu 1 :
1. Ibu Rida Agustina (Ngentak)
2. Bpk. Heru Sudjanto (Ngentak)
3. Ibu Siti Alfiyah (Ngentak)
4. Alm. Wongso Karyo (Ngentak)
5. Almh Salinem (Ngentak)
6. Bpk. Muhammad Khairil Anwar (Ngentak)
7. Bpk. Muhammad Syaifuddin (Ngentak)

Lembu 2 :
1. Bpk. Mustijo (Ngentak)
2. Ibu Siti Zulaikhah (Ngentak)
3. Ibu Raras Triastuti (Ngentak)
4. Almh Ibu Jumidah binti Atmo Pawiro (Ngentak)
5. Bpk. Marasutan Pohan (Bogor)
6. Ibu Sumarni (Ngentak)
7. Ibu Aliyatun Nikmah (Ngentak)

Kambing :
1. Ibu Suharni Setyo Atmojo (Ngentak)
2. Bpk. Ahmad Fauzi (Wonokromo)
3. Bpk. Hardiyanto (Ngentak)
4. Ibu Mugirah (Ngentak)
5. Bpk. Putra Mahendra Sudiro (Ngentak)
6. Ibu Sri Sudarti (Ngentak)
7. Ibu Purwanti (Ngentak)
8. Bpk. Sarjiyo (Ngentak)

Tahun 1444 H/2023 M

Lembu 1
1. Ibu Siti Alfiyah
2. Sdr. Rafli Hermawan bin Nahrowi
3. Bpk. Heru Sudjanto
4. Bpk. Parjiyono
5. Bpk. Muhammad Khairil Anwar
6. Bpk. Samidjo
7. Bpk. Mardiyanto

24 Mei 2026

Sabilul Huda #31 @Bpk. Samiran

Pengajian rutin pekanan Sabilul Huda bisa diibaratkan menjadi wadah kebersamaan sekaligus penguatan iman bagi jamaah. Setiap pekan sekali, jamaah berkumpul mendengarkan tausiyah, mendalami ilmu, serta berdiskusi tentang nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Suasana hangat tercipta dari kebersamaan, doa bersama, dan saling menyemangati dalam kebaikan. Selain memperdalam ilmu agama, melalui pengajian Sabilul Huda juga mempererat tali silaturahmi antar warga, menjadikan kegiatan tersebut bukan hanya rutinitas, melainkan tradisi yang menumbuhkan semangat ukhuwah dan kepedulian sosial.

Kali ini, Pengajian Sabilul Huda putaran ke-31 dilaksanakan hari Ahad 24 Mei 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. Samiran di Ngentak. Dibuka dengan lafal basmallah, acara pertama adalah pembacaan dzikir tahlil kalimat thoyibah yang dipimpin langsung oleh Bpk. Ponimin selaku imamuddin. Seperti biasa, jamaah yang hadir mengikuti bacaan dengan khusyu'. Setelahnya, jeda sejenak guna menikmati hidangan yang tersaji.

Foto: Heru Sudjanto

Sebagai guru ngaji malam itu sedianya akan diisi oleh Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Namun karena bersamaan acara, digantikan oleh Bpk. K.H. Mustari Tasrik. Berikut rangkuman isi ceramah yang disampaikan beliau:

1. Kabar Tambahan dari Tanah Suci & Ibadah Haji

Kondisi Jemaah Haji: Padatnya persiapan jemaah haji yang sedang bersiap menuju Mina serta gambaran rangkaian ibadah fisik yang berat, mulai dari bermalam di Mina, wukuf di Arafah, hingga mabit di Muzdalifah. Pentingnya Doa: Jemaah diimbau untuk mendoakan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran kerabat atau sesama muslim yang sedang menunaikan ibadah haji.

2. Amalan di Hari Arafah (9 Zulhijah)

Keutamaan mengamalkan beberapa zikir khusus pada hari Arafah, diantaranya membaca kalimat tauhid:"Lailahaillallah wahdahu la syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi waumitu wahua ala kulli syai'in qadir"sebanyak-banyaknya (jika mampu hingga 1.000 kali), serta membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak-banyaknya.

3. Keistimewaan Surah Al-Ikhlas

Keunikan Judul: Disebutkan bahwa Surah Al-Ikhlas adalah salah satu surah yang namanya tidak tertulis di dalam ayatnya (tidak ada kata "ikhlas" di dalam teks surahnya). Ini melambangkan bahwa keikhlasan itu hakikatnya harus disembunyikan.
Keutamaan: Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 3 kali memiliki fadhilah yang setara dengan mengkhatamkan Al-Qur'an. Amalan ini sangat baik untuk memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat.

4. Konsep Rezeki: AsbabusTajrid

Rezeki itu sudah ditakar oleh Allah sejak manusia berumur 120 hari di dalam kandungan. Manusia dalam menjemput rezeki dibagi menjadi dua maqam:

Maqam Asbab: Seseorang yang mendapatkan rezeki melalui sebab-akibat atau harus bekerja keras (diibaratkan seperti tamu undangan biasa yang harus mengantre makanan).
Maqam Tajrid: Seseorang yang mendapatkan rezeki langsung dari Allah tanpa banyak bersusah payah karena kedekatan spiritualnya (diibaratkan seperti tamu VIP yang dilayani langsung).
Pesan Utama: Kita tidak perlu serakah meminta jumlah rezeki yang banyak, melainkan mintalah keberkahan (barokah) agar apa pun yang didapat selalu terasa cukup dan membawa ketenangan.

5. "Kabel" Hubungan Manusia (Hablum Minallah&Hablum Minannas)

Penceramah memberikan perumpamaan "Kabel Allah" (Hablum Minallah) dan Kabel Manusia (Hablum Minannas). Jika kedua kabel ini tersambung dengan baik melalui iman kepada Allah dan suka membahagiakan orang lain, maka hidup akan menjadi terang benderang. Jika hidup terasa sempit atau rezeki tidak berkah, disarankan untuk "mengurut" atau mengecek kembali kedua kabel hubungan tersebut. Ceramah ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan hidup, kelancaran rezeki, serta kebahagiaan dunia dan akhirat.

Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 135.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Nahrowi dari Ngentk.

19 Mei 2026

Kenduri 40 Hari Alm Muh. Kamdani

Tidak terasa, sudah 40 hari kepergian Bpk. Muh. Kamdani. Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 11 April 2026 lalu. Dalam rangka mendoakan almarhum, keluarga ahli waris menyelenggarakan kenduri tahlil pada hari Selasa 19 Mei 2026 pukul 19.30 WIB di rumah almarhum. Nampak hadir hampir semua bapak-bapak warga kampung Ngentak dalam acara tersebut. 

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan almarhum Bpk. Muh. Kamdani semoga husnul khotimah dan diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT.

Foto: Eka Ady Tianto

17 Mei 2026

Sabilul Huda #30 @Bpk. Yulianto

Di tengah cuaca panas meski malam hari, pengajian pekanan Sabilul Huda kembali menyapa jamaah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 17 Mei 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai tuan rumah kali ini adalah Bpk. Yulianto (ibu Haryanti) di Ngentak.

Seperti biasa, acara diawali pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Hadirin tampak bersemangat dan kompak mengikuti bacaan kalimah thoyibah. Hal ini terlihat dari beberapa jamaah yang memejamkan mata karena khusyuknya. Setelahnya, acara istirahat sejenak guna menikmati hidangan berupa segelas teh panas, snack dan semangkok bakso.

Foto: Heru Sudjanto

Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. H. Basyrowi dari Dukuh. Beliau menyampaikan materi terkait tingkatan rezeki dalam Islam.

Dalam Islam, rezeki bukan sekadar uang atau materi, melainkan segala bentuk anugerah yang mendatangkan manfaat. Menurut pembagian ulama (seperti Syekh Mutawalli Sya'rawi), rezeki memiliki 4 tingkatan dari yang paling dasar hingga yang tertinggi:

  1. Harta (Rezeki Terendah): Bentuk materi yang paling mudah diukur. Semua makhluk bisa mendapatkannya, baik yang taat maupun yang ingkar kepada Allah.
  2. Kesehatan (Rezeki Tingkat Tinggi): Kondisi fisik dan mental yang afiat, memungkinkan kita untuk menikmati hidup dan beribadah dengan nyaman.
  3. Keturunan yang Saleh/Salihah (Rezeki Utama): Anugerah bernilai investasi jangka panjang yang mendatangkan kebahagiaan dunia hingga akhirat melalui doa-doanya.
  4. Ridha Allah (Rezeki Sempurna): Tingkatan tertinggi di mana hati merasa selalu cukup, tenang, dan dicintai oleh Sang Pencipta.

Lebih lanjut, pak Basyrowi menambahkan bahwa cara Allah memberikan rezeki kepada hamba-Nya dibedakan menjadi dua:

  1. Dijamin: Rezeki yang pasti didapat seluruh makhluk, termasuk hewan melata (makhluk bernyawa).
  2. Sesuai Usaha: Rezeki yang turun sebanding dengan kerja keras, ikhtiar, tawakal, dan ketaatan yang dilakukan.

Sebagai pelengkap, ada 3 bentuk hakiki rezeki yang kita miliki di dunia sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:

  1. Makanan: Yang kita makan akan menjadi kotoran.
  2. Pakaian: Yang kita kenakan akan menjadi usang.
  3. Amal Jariyah: Harta atau rezeki yang disedekahkan di jalan Allah, inilah yang akan kekal dan menolong kita.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Sri Kanthi Lestari dari Ngentak.

14 Mei 2026

Husnul Khotimah di Ngentak

Menjadi rutinitas setiap malam Jumat Pahing, pengajian Husnul Khotimah dilaksanakan di Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul. Tepatnya hari Kamis, 14 Mei 2026 pukul 19.30 WIB. Terlihat mulai bada Isya, jamaah dari kampung Dolikan, Dagen, Karanggede, Bakalan dan Ngentak berdatangan ke masjid Al-Istiqomah. Tampak raut muka gembira serta senyum dari bapak dan ibu yang hadir. 

Foto: Heru Sudjanto
Sebagai guru ngaji sedianya adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Namun karena beliau ada keperluan di Bogor, maka digantikan oleh Bpk. Fauzan Amin. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan materi tentang Kewajiban Seorang Isteri terhadap Suami. Berikut beberapa kewajiban seorang istri terhadap suami menurut ajaran Islam, selama tidak bertentangan dengan syariat Allah SWT:

  1. Taat kepada suami dalam kebaikan. Istri wajib menaati suami dalam perkara yang baik dan tidak melanggar agama.
  2. Menjaga kehormatan diri. Menjaga diri, martabat, serta kesetiaan kepada suami.
  3. Menjaga harta dan amanah suami. Mengelola serta menjaga harta, rumah, dan amanah yang dititipkan suami.
  4. Melayani suami dengan baik. Bersikap lembut, menghormati, dan berusaha membahagiakan suami.
  5. Menjaga suasana rumah tangga. Menciptakan ketenangan, kasih sayang, dan kenyamanan dalam keluarga.
  6. Meminta izin dalam hal tertentu. Misalnya ketika keluar rumah atau menggunakan harta suami untuk hal tertentu, sesuai kesepakatan keluarga.
  7. Mendidik dan menjaga anak. Bersama suami bertanggung jawab mendidik anak dalam akhlak dan agama.
  8. Bersyukur dan menghargai suami. Tidak merendahkan atau mengingkari kebaikan suami.

Dalil yang sering dijadikan dasar antara lain firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 34 serta berbagai hadis Rasulullah tentang hak dan kewajiban suami istri.

Namun dalam Islam, hubungan suami istri juga dibangun atas prinsip:

  • saling menghormati,
  • saling menolong,
  • kasih sayang,
  • dan kerja sama.

Suami juga memiliki banyak kewajiban terhadap istri, seperti memberi nafkah, membimbing, melindungi, dan memperlakukan istri dengan baik.

Acara diakhiri oleh pembawa acara dengan mengucap lafal hamdalah.

Undangan Pengajian Husnul Khotimah

 

12 Mei 2026

Panitia Idul Adha 1447 H







Pembentukan Panitia Idul Adha 1447 H

Foto: Heru Sudjanto
Sesuai kesepakatan saat pertemuan rutin, takmir masjid Al-Istiqomah Ngentak mengadakan rapat pembentukan Panitia Idul Adha 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa 12 Mei 2025 pukul 19.30 WIB di serambi masjid. Tidak hanya dihadiri bapak-bapak, malam itu hadir juga ibu-ibu dari unsur PKK dan dasa wisma kampung Ngentak.

Hasil Pertemuan :

  • Daftar Panitia berdasarkan susunan panitia tahun sebelumnya dengan penambahan beberapa orang, yakni :
    1. Bayu Ryantoro → Sie Jeroan dan Transportasi
    2. Fredy Hari Sukorelawan → Sie Kelet kambing
    3. Febby Ferdian → Sie Keamanan
  • Pelaksanaan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan hari Rabu Wage, 27 Mei 2026. Bertindak selaku imam dan khatib sholat Ied adalah Bpk. Sigit Haryanto dari Pendowo.
  • Informasi dari Bpk. Rudi Santosa :
    1. Permohonan hewan kurban kepada Polres Bantul
    2. Usul pembagian daging ke warga tidak per KK, tapi per jiwa atau by name
    3. Daging dan kulit tidak boleh untuk upah penyembelihan
    4. Mohon dipertimbangkan kanthilan bagi shohibul kurban
    5. Jika permohonan hewan kurban ke Polres Bantul tidak diacc, pak Yus (Dagen) akan memberikan hewan kambing kurbannya ke Ngentak jika dirasa masih kurang
  • Konsumsi disepakati tongseng
  • Bpk. Parno : Setuju by name tapi berdasarkan yang riil domisili
  • Heru Sudjanto : Setuju per jiwa dengan kriteria, menyesuikan jumlah daging
  • Bpk. Sudiro : Usul kanthilan bagi shohibul kurban ditiadakan
  • Iuran Wajib bagi shohibul kurban sebesar Rp 100.000,00
  • Pengiriman lembu kurban diusahakan pagi hari sebelum sholat Ied. Penempatan di halaman rumah Bpk. Anton
  • Disepakati tidak ada pembubaran panitia, laporan akan ditempel di papan pengumuman masjid dan dibagikan di group kampung

10 Mei 2026

Sabilul Huda #29 @Bpk. Mardiyanto

Tidak terasa, pengajian Sabilul Huda memasuki putaran ke-29. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Mei 2026 pukul 19.30 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak. Jamaah putera menempati ruang dalam rumah, sedangkan jamaah puteri di teras rumah.

Setelah acara dibuka oleh pembawa acara, Bpk. Ponimin selaku imamuddin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil. Hadirinpun mengikuti dengan khusyu. Setelahnya adalah istirahat guna menikmati segelas teh dan snack yang dihidangkan shohibul bait. 

Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Beliau menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus, lisan yang santun, serta perilaku dermawan sebagai tanda ketakwaan seorang hamba kepada Allah. Terdapat penjelasan mendalam mengenai syarat dan esensi ibadah haji, di mana kesucian diri setelah berhaji harus tercermin melalui kepedulian sosial dan tutur kata yang baik. Selain itu, teks ini mengingatkan tentang tanggung jawab moral orang tua dalam membimbing keluarga serta keutamaan saling memaafkan melalui tradisi bersalaman. Pembahasan juga menyentuh aspek praktis kehidupan beragama, seperti hukum kurban dan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Pengajaran ditutup dengan ajakan untuk terus belajar agar menjadi pribadi yang cerdas dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman yang kian berliku.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa mengumumkan peroleh infak malam itu. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Ibu Haryanti (Bpk. Yulianto) di Ngentak.

Foto: Heru Sudjanto

07 Mei 2026

Pertemuan Takmir @Bpk. Sigit Nurcahyo

Foto: Heru Sudjanto
Jajaran takmir masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04 kembali menggelar pertemuan. Rutinitas selapan sekali setiap malam Jumat Kliwon kali ini dilaksanakan pada hari Kamis 7 Mei 2026 pukul 20.05 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo.

Hasil Pertemuan :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin

Sumber: Laporan Bendahara
4. Sambutan Ketua Takmir oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran
  • Tetenger masjid sudah dipasang di tembok masjid sisi timur. Tidak ada biaya pembuatan.
  • Persiapan pembentukan panitia Idul Adha 1447 H
5. Kultum oleh Bpk. Rudi Santosa
6. Lain-lain
  • Bpk. Mustijo : Ampli dan horn masjid yang dulu sumbangan dari kampung, usul agar pengelolaannya dikembalikan ke kampung lagi.
  • Heru Sudjanto : Pembagian voucher kacamata baca secara gratis
  • Pembentukan panitia Idul Adha hari Selasa 12 Mei 2026. Susunan panitia sama dengan tahun sebelumnya.
7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Mustijo
8. Penutup

03 Mei 2026

Sabilul Huda #28 @Bpk. Senin

 Memasuki putaran ke-28 pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Kegiatan ini dilaksanakan hari Ahad, 3 Mei 2026 pukul 19.30 WIB di rumah Bpk. Senin di Dolikan. Setelah dibuka oleh pembawa acara, acara dilanjutkan pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak RT 04. Jamaahpun mengikuti dengan lancar dan khusyu'. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan yang sudah disediakan tuan rumah berupa segelas teh panas, snack dan nasi boks.

Foto: Heru Sudjanto

Usai acara istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian yang disampaikan oleh Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan Tiga Perkara yang Dicintai Allah. 

1.  Badlul Istitho'ah (Mencurahkan Kemampuan untuk Taat).

Hamba yang mengerahkan segala kekuatannya untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah, baik ibadah langsung (salat, puasa) maupun ibadah sosial karena manusia adalah makhluk sosial. Pentingnya istikamah dalam menuntut ilmu (Tholabul Ilmi) dan mempraktikkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

2.  Wal Bukau 'Indan Nadhamah (Menangis Saat Menyesali Maksiat)

Allah sangat mencintai hamba yang memiliki rasa sedih dan menangis ketika menyadari telah melakukan kesalahan atau maksiat. Pentingnya segera beristigfar dan merasa susah hati saat tergoda oleh kemaksiatan mata atau hal lainnya di dunia yang penuh cobaan ini.

3.  Was Sobru 'Indal Faqoh (Sabar Saat Mengalami Kekurangan/Hajat).

Sabar dan tetap istikamah dalam kebaikan meskipun dalam keadaan sulit atau memiliki kebutuhan yang mendesak. Tetap teguh menjauhi larangan agama (seperti mencuri atau bergunjing) meski dalam kondisi apa pun

Selain itu, pak Thoyib juga memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari antara lain :

  • Adab dan Tata Krama: Kiai Muhammad menekankan pentingnya menjaga tata krama Jawa (seperti cara duduk yang sopan bagi pria dan wanita) sebagai bagian dari akhlak yang baik.
  • Pentingnya Rida Orang Tua & Istri: Beliau mengingatkan bahwa rida Allah terletak pada rida orang tua (Ridholloh fi ridhol walidain). Selain itu, kesuksesan seorang suami tidak lepas dari doa dan dukungan istri di rumah.
  • Pendidikan Anak: Orang tua wajib memuliakan anak dengan memberikan pendidikan agama yang baik agar mereka menjadi anak saleh/salehah. Anak yang saleh adalah satu dari tiga amal yang tidak terputus setelah manusia meninggal dunia.
  • Fikih Praktis: Dalam ceramah juga disisipkan penjelasan mengenai sunah-sunah dalam salat, seperti empat tempat untuk mengangkat tangan (saat takbiratul ihram, hendak rukuk, bangun dari rukuk, dan bangun dari tahiyat awal).

Ceramah ditutup dengan ajakan untuk selalu menjaga hati agar tetap bersih dari "penyakit" dan selalu mendapatkan hidayah Allah SWT.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak sebesar Rp. 150.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak.

Kerja Bakti Bersih-bersih Jalan

Foto: Heru Sudjanto
Sesuai kesepakatan saat pertemuan warga, hari Minggu pagi yang cerah, 3 Mei 2026 suasana kampung Ngentak RT 04 tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai berdatangan di selatan rumah Bpk. Purwoko dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sapu lidi, arit, dan karung. Semangat kebersamaan terlihat jelas di wajah setiap warga yang berkumpul di sepanjang jalan kampung yang membelah sawah tersebut.

Kegiatan kerja bakti dimulai dengan membersihkan rumput liar di pinggir jalan. Sementara yang lain menyapu sampah dan mengangkatnya ke tempat-tempat tertentu. Selama kegiatan berlangsung, canda dan tawa sesekali terdengar, mempererat hubungan antarwarga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat rasa persatuan.

Menjelang pukul 10.00 WIB, kegiatan pun selesai. Kini, jalan kampung terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman dilalui. Warga kemudian berkumpul sejenak untuk menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Dengan penuh rasa puas, mereka kembali ke rumah masing-masing, membawa semangat kebersamaan yang terus terjaga di tengah kehidupan kampung Ngentak RT 04.