25 Maret 2026

Silaturahmi Kepada Guru Ngaji

Foto: Heru Sudjanto

Menjadi tradisi setiap tahun saat lebaran, jamaah pengajian Sabilul Huda mengadakan silaturahmi kepada para nguru ngaji. Begitu juga pada Idul Fitri 1447 H tahun ini. Tepatnya pada hari Rabu, 25 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB pengurus beserta jamaah melakukan kunjungan silaturahmi kepada keempat guru ngaji Sabilul Huda yakni Bpk. Muhammad Thoyib, Bpk. Drs. H. Basyrowi, Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dan Bpk. Muhammad Thoha. Kunjungan ini sebagai bentuk penghormatan serta upaya mempererat hubungan antara jamaah dan para tokoh pendidikan keagamaan di kampung Ngentak dan Dolikan.

Kunjungan pertama dilaksanakan ke kediaman Bapak Muhammad Thoyib di Sawahan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan, yaitu menjalin silaturahmi sekaligus memohon doa serta nasihat dalam rangka peningkatan kualitas kegiatan keagamaan. Bapak Muhammad Thoyib memberikan sambutan hangat serta menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam berdakwah dan mengajar Al-Qur’an.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke kediaman Bapak Drs. H. Basyrowi di Dukuh. Dalam pertemuan ini, beliau menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan generasi muda dalam bidang keagamaan, serta perlunya menjaga tradisi ngaji sebagai bagian dari identitas masyarakat. Beliau juga memberikan motivasi agar kegiatan keagamaan semacam pengajian Sabilul Huda terus berkembang secara terarah dan berkelanjutan.

Kunjungan selanjutnya, rencananya ke rumah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil di Perum Rotokenongo. Namun karena beliau bersamaan acara, maka kunjungan dialihkan ke kediaman Bapak Muhammad Thoha di Santan, Guwosari Pajangan. Dalam suasana penuh keakraban, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi ini. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebersamaan dalam mengembangkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Sesuai khittahnya, pengajian Sabilul Huda bertujuan melakukan pembinaan masyarakat melalui pengajian, pembangunan karakter religius dan memperkuat nilai-nilai sosial. Hal ini sejalan dengan tujuan dilaksanakannya kunjungan kepada para guru ngaji, yaitu memperkuat sinergi antara para guru ngaji dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pengetahuan keislaman di kampung Ngentak dan Dolikan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara para guru ngaji dan jamaah, serta memberikan semangat baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan lainnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar