Malam Nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban, yaitu malam tanggal 15 Sya’ban dalam kalender Hijriah (malam sebelumnya, karena pergantian hari dimulai sejak magrib). Dalam tradisi Islam, terutama di kalangan masyarakat muslim Indonesia, malam Nisfu Sya’ban dipahami sebagai malam yang istimewa, dengan beberapa makna berikut:
Makna dan Keutamaan
- Malam pengampunan dosa. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa Allah memberi ampunan kepada banyak hamba-Nya pada malam ini, kecuali orang-orang tertentu seperti yang bermusuhan, syirik, atau pendendam.
- Persiapan menuju Ramadan. Nisfu Sya’ban sering dipandang sebagai momentum evaluasi diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
- Malam doa dan introspeksi. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan amal saleh sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah.
- Membaca Surat Yasin (sering dilakukan 3 kali)
- Berdoa memohon ampunan, keselamatan dan kelapangan rezeki
- Salat sunnah dan dzikir
- Memperbanyak istighfar dan shalawat
![]() |
| Foto : Heru Sudjanto |
Bagi warga Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul, dalam rangka memaknai malam Nisfu Sya'ban mereka melaksanakan sholat tasbih secara berjamaah. Kegiatan ini dilaksanakan hari Senin, 2 Februari 2026 pukul 20.00 WIB (bada Isya) di masjid Al-Istiqomah. Selaku imam adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Usai pelaksanaan sholat tasbih, jamaah menyimak kultum yang disampaikan pak Thoyib sambil duduk santai di serambi. Kultum selesai, jamaah berkesempatan menikmati bakso dan teh hangat, ditemani bakwan dan krupuk.
Kegiatan ini merupakan kali kedua, setelah pelaksanaan perdana tahun 2025 lalu.





