26 Juli 2026

Sabilul Huda #40 @Bpk. Parno

Foto: Heru Sudjanto
 Di tengah udara dingin yang menusuk kulit, pengajian Sabilul Huda tetap digelar sepekan sekali. Edisi ke-40 kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 26 Juli 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai tuan rumah atau shohibul bait adalah Bpk. Parno di Ngentak.

Sesuai agenda, acara dibuka dengan bacaan basmallah. Setelahnya, dzikir pinuwunan yang langsung dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Pada sesi ini, jamaah terlihat khusyuk mengikuiti bacaan. Tetapi ada juga yang sambil memejamkan mata karena terkantuk-kantuk. Usai pembacaan kalimat thoyibah, acara dihentikan sejenak guna menikmati segelas teh panas dan snack. 

Kurang lebih sepuluh menit jeda istirahat, acara dilanjutkan guna mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Bpk. H. Basyrowi dari Dukuh. Dalam penjelasannya, pak Bas menyampaikan materi terkait nikmat berkah. Di sela-sela paparannya, pak Bas memberikan contoh-contoh nyata disertai humor segar yang menambah kemeriahan suasana.

Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan informasi perolehan infak serta yang mendapatkan undian arisan. 

25 Juli 2026

Koordinasi Persiapan 17-an

Bulan Agustus 2026 segera tiba. Itu berarti perayaan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sudah di depan mata. Beberapa wilayah sudah terlihat bendera merah putih serta umbul-umbul. Bagaimana di kampung Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul ?

Foto: Heru Sudjanto

Tidak mau kalah, pemuda dan pengurus kampung  Ngentak RT 04 siap memeriahkan agenda tahunan ini. Meski agak terlambat, Ketua RT 04 menyelenggarakan rapat koordinasi pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 19.30 WIB di serambi masjid Al-Istiqomah. Hasil dari pertemuan tersebut :

  1. Ketua panitia Sdr. Muhammad Saiful, dibantu bapak-bapak muda di beberapa seksi
  2. Tetap diadakan perlombaan 17-an dengan menyesuaikan anggaran
  3. Penarikan dana ke warga berpedoman pada klasifikasi kegiatan syawalan
  4. Selain penarikan dana ke warga, juga iuran dari dasa wisma, kas RT
  5. Hari Senin 27 Juli 2026 malam, akan dilakukan pemasangan bendera merah putih
  6. Konsumsi kegiatan malam tirakatan berupa snack
  7. Kegiatan jalan sehat, senam dan malam tirakatan diselenggarakan dalam 1 hari hari Minggu 16 Agustus 2026
Diundang dalam acara rapat koordinasi tersebut antara lain :
1. Eko Sudaryanto
2. Abdul Rokhimin 
3. Agus Pranoto
4. Andrianto 
5. Anton Setiyawan 
6. Bagus Satria Widiantoro 
7. Bayu Riyantoro 
8. Hardianto 
9. Heru Mardani 
10. Heru Sudjanto 
11. Muh. Khairil Anwar
12. Muh. Rifai 
13. Muh. Sigit Nurcahyo
14. Parjiyono 
15. Parno 
16. Rudi Santosa 
17. Supriyadi 
18. Wahuda 
19. Ketua Dasa Wisma Ontorejo 
20. Ketua Dasa Wisma Ongko Wijoyo 
21. Ketua Dasa Wisma Ontoseno
22. Pemuda

23 Juli 2026

Pengajian Husnul Khotimah di Ngentak

Pengajian rutin pekanan Husnul Khotimah kembali digelar di masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04. Tepatnya dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Kegiatan ini merupakan kerjasama jamaah dari :

  1. Masjid Al Ahda Dagen
  2. Masjid Al Hidayah Bakalan
  3. Masjid Darul Falah Karanggede
  4. Masjid Al Istiqomah Ngentak
Selain dari keempat masjid tersebut, juga hadir secara rutin jamaah dari kampung Dolikan Bantul. Sebagai guru ngaji tetap, malam itu diisi oleh Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari perum Rotokenongo.

Pengajian rutin majelis Husnul Khotimah diawali dengan suasana penuh khidmat melalui lantunan sholawat yang mengagungkan Nabi Muhammad SAW sebagai pelita dan rahmat bagi seluruh alam. Setelah pembukaan doa bersama, pak Roni menyampaikan pesan-pesan moral dan agama yang berakar pada kitab Riyadus Shalihin, diselingi dengan pengalaman pribadi dan interaksi akrab bersama jamaah.

Foto: Heru Sudjanto
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah mengenai kewaspadaan terhadap api. Mengacu pada hadits Nabi tentang peristiwa kebakaran di Madinah, penceramah mengingatkan bahwa api bisa menjadi "musuh" jika manusia tidak berhati-hati. Jamaah disarankan untuk mengelola penggunaan api dan lampu dengan bijak, terutama saat hendak tidur, guna menghindari bahaya kebakaran.

Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan perumpamaan ilmu dan hidayah yang dibawa oleh Rasulullah SAW seperti hujan yang turun ke bumi. Ia menggambarkan bahwa respons manusia terhadap hidayah terbagi dalam beberapa golongan, layaknya jenis tanah: ada tanah subur yang menyerap air dan menumbuhkan tanaman (orang yang menerima dan mengamalkan ilmu), serta ada tanah berbatu yang tidak bisa menyerap air (orang yang menutup diri dari petunjuk). Dalam konteks ini, penceramah juga menyinggung tentang keistimewaan air, seperti air zamzam, serta penelitian yang menunjukkan bahwa air dapat bereaksi secara positif terhadap doa dan kata-kata baik.

Di bagian akhir, Pak Roni menekankan pentingnya keikhlasan dalam berorganisasi dan bermasyarakat, baik sebagai pengurus RT maupun takmir masjid. Penceramah mengingatkan bahwa mengabdi di masyarakat sering kali penuh tantangan dan kritik, sehingga diperlukan hati yang lapang. Ia mengajak jamaah untuk terus konsisten berbuat baik dan bersedekah secara tulus, tanpa perlu menonjolkan diri, sebagaimana istilah "Hamba Allah" yang sering digunakan untuk menjaga kerahasiaan amal agar tetap bernilai pahala di sisi Allah SWT.

20 Juli 2026

Sabilul Huda #39 @Bpk. Thoyib

Pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kali ini berbeda. Tidak seperti biasa, karena tempat pengajian tidak di Ngentak ataupun Dolikan, tetapi di Sawahan. Ya, karena sebagai tuan rumah adalah Bpk. Muhammad Thoyib. Dilaksanakan pada hari Ahad 19 Juli 2026 pukul 19.45 WIB, jamaah sudah standby di mushola beliau.

Foto: Heru Sudjanto
Seperti biasa, acara diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil. Namun kali ini dipimpin oleh Bpk. Rudi Santosa, karena Bpk. Ponimin berhalangan hadir. Setelahnya, hadirin diperkenankan menikmat hidangan berupa bakso, snack dan segelas teh panas.
Sebagai guru ngaji malam itu, adalah Bpk. Fikri selaku anak kandung Bpk. Muhammad Thoyib. Hal ini karena Bpk. Thoyib bersamaan kegiatan wisata religi ke Jawa Barat. Dalam uraiannya, Bpk. Fikri menjelaskan tentang bahaya fitnah di masa sekarang. 
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa menyampaikan perolehan infak. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Parno dari Ngentak. 

19 Juli 2026

Lebih dari Sekadar Bersih-Bersih Masjid

Foto: Heru Sudjanto
Suasana Ahad pagi biasanya adalah potret ketenangan. Namun kali ini tidak. Tanggal 19 Juli 2026 sejak matahari baru saja mengintip, keriuhan sudah pecah di masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul. Bukan keriuhan karena perdebatan, melainkan suara langkah kaki, gesekan sapu, dan tawa yang menyelinap di antara debu-debu yang beterbangan. Ada pemandangan yang tak biasa: kabel-kabel yang semrawut ditarik, kipas angin diturunkan dengan hati-hati, dan para "tukang listrik" dadakan yang bekerja dengan sangat jos. Ya, para takmir sedang bahu-membahu membersihkan lingkungan masjid.

Kegiatan kerja bakti ini adalah sebuah panggung di mana sejarah lama dan candaan segar bertemu di bawah atap yang sama. Masjid, dalam momen seperti ini, berubah menjadi lebih dari sekadar tempat sujud; ia menjadi museum hidup yang menyimpan memori kolektif takmir. Di balik tumpukan barang usang dan debu yang "kebur," tersimpan berbagai kejutan yang membuat kerja keras fisik ini terasa seperti sebuah perayaan komunitas yang hangat.

Di salah satu sudut yang jarang tersentuh, takmir menemukan deretan piala yang tertutup debu tebal. Setelah dibersihkan dengan kain lap, piala-piala itu mulai menampakkan identitasnya. Mereka adalah saksi bisu dari prestasi jamaah di masa lampau, bukti bahwa semangat berkompetisi dan berorganisasi di lingkungan ini telah mendarah daging sejak lama.

18 Juli 2026

100 Hari Alm. Bpk. Kamdani

Foto: Wahuda
Kenduren bagi masyarakat Jawa adalah tradisi selamatan yang berfungsi sebagai sarana doa bersama, wujud syukur, serta mempererat solidaritas sosial dan gotong royong. Acara ini bukan sekadar makan bersama, tetapi juga simbol kebersamaan, kontrol sosial, dan penghormatan terhadap leluhur. Demikian juga kenduren yang dilaksanakan keluarga Bpk. Samsudin pada hari Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Maksud diadakan kenduren tersebut dalam rangka mendokan almarhum Bpk. Muh. Kamdani, yang meninggal dunia kurang lebih 100 hari yang lalu.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak RT 04. Semoga almarhum Bpk. Muh. Kamdani meninggal secara husnul khotimah.