27 April 2026

Pertemuan Warga #5 @Bpk. Hardianto

Foto: Heru Sudjanto

Edisi kelima pertemuan warga kampung Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul kembali digelar. Bertempat di rumah Bpk. Hardianto, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin 27 April 2026 pukul 20.00 WIB. Karena saat itu bersamaan acara, beberapa warga ijin tidak hadir antara lain Bpk. Ponimin, Bpk. Rudi Santosa dan lainnya. 

Hasil Pertemuan :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Parno
3. Laporan Keuangan

  • Bendahara (Bpk. Muhammad Khairil Anwar) : Saldo Rp. 6.930.700,00 ditambah saldo kegiatan syawalan sebagai modal awal tahun berikutnya
  • Dana sosial : Pengeluaran untuk tali asih (Bpk. Kamdani, ibu Tuminem dan Sdr. Mukhlis). Saldo sebesar Rp. 685.000,00
  • Jimpitan : Masuk Rp. 600.000,00
4. Sambutan Ketua RT 04 (Bpk. Eko Sudaryanto)
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran
  • Laporan perbaikan jalan aspal menggunakan dana dari donatur sebesar Rp. 650.000,00 dan donatur material. Sisa anggara Rp. 61.500,00
  • Titipan dari Bpk. Gianto (warga yang membeli lahan Bpk. Purwoko) sebesar Rp. 1.000.000,00
  • Kerja bakti hari Ahad Kliwon 3 Mei 2026 pukul 07.00 WIB lokasi di selatan Bpk. Purwoko
5. Lain-lain :
  • Bpk. Parno : Pengerjaan gerobak sudah selesai tinggal pengecetan. Usul : Jika dipinjam warga ada biaya sebesar Rp. 10.000,00
  • Keranda sudah dibelikan terpal
6. Arisan : yang mendapat Bpk. Susanto
7. Penutup

26 April 2026

Sabilul Huda #27 @Bpk. Abdul Rokhimin

Sesuai yang mendapatkan undian arisan, pengajian Sabilul Huda urutan ke-27 bertempat di rumah Bpk. Abdul Rokhimin. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 April 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Dalam paparannya beliau menyampaikan hal berikut.

1. Keutamaan Sifat Welas Asih (Kasih Sayang)

Hadis Utama: Ustaz membahas hadis tentang orang-orang yang memiliki sifat kasih sayang (Ar-rahimuna). Siapa pun yang menyayangi makhluk di bumi, maka ia akan disayangi oleh Allah yang Maha Penyayang dan para malaikat di langit.

Cakupan Kasih Sayang: Kasih sayang tidak hanya diberikan kepada sesama manusia (Bani Adam), tetapi juga kepada hewan yang tidak diperintahkan untuk dibunuh.

2. Adab Terhadap Hewan dan Lingkungan

Menyembelih dengan Ihsan: Saat menyembelih hewan (seperti sapi atau kambing), pisau harus benar-benar tajam agar hewan tidak merasa sakit berlebihan. Jika disembelih sesuai syariat, dagingnya akan lebih berkualitas dan awet.

Larangan Menyiksa: Ustaz mengingatkan agar tidak menyiksa hewan, seperti memukul kepala lele atau menyakiti hewan saat istri sedang hamil, karena setiap makhluk bisa "mengadu" kepada penciptanya.

Tumbuhan pun Bertasbih: Mengacu pada Al-Qur'an, pohon-pohon yang bergoyang sebenarnya sedang bertasbih kepada Allah, sehingga kita harus memperlakukan alam dengan baik.

3. Pelajaran dari Kisah Ulama

Imam Ghazali dan Seekor Lalat: Diceritakan dalam mimpi seseorang, Imam Ghazali masuk surga bukan karena tumpukan ibadahnya, melainkan karena rasa kasihannya saat melihat seekor lalat yang hinggap di tintanya. Ia berhenti menulis sejenak agar lalat tersebut bisa minum dengan tenang.

Pelacur yang Diampuni: Ustaz juga menyinggung hadis sahih tentang seorang pelacur yang diampuni dosanya oleh Allah hanya karena memberikan minum kepada seekor anjing yang kehausan.

4. Nasihat Spiritual

Jangan Meremehkan Amal Kecil: Kita tidak boleh membanggakan ibadah yang banyak, dan jangan pula meremehkan amal yang terlihat sepele. Bisa jadi amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas itulah yang mendatangkan rahmat Allah.

Sebab Husnul Khatimah: Salah satu cara mendapatkan akhir yang baik (husnul khatimah) adalah dengan melanggengkan doa untuk keselamatan dan kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW. Acara ditutup dengan pesan agar jemaah saling mengingatkan dalam kebaikan, menjaga kesehatan, dan terus menuntut ilmu agar mendapatkan bekal jariah untuk di akhirat nanti.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak dan yang mendapatkan undian arisan.

22 April 2026

Tahlilan untuk Almh. Ibu Tuminem

Dalam rangka mendoakan almarhumah Ibu Tuminem (Hadi Prayitno), pihak ahli waris menyelenggarakan kenduren atau tahlilan. Kenduren hari pertama dilaksanakan pada hari Rabu 22 April 2026 bada Isya'. Acara diawali dengan pembacaan surat Yasin dipimpin oleh Bpk. Muhammad Thoyib. Setelahnya, Bpk. Ponimin selaku imamudin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil kalimat thoyibah. Sebagai penutup adalah pembacaan doa yang dipimpin kembali oleh Bpk. Muhammad Thoyib. Seluruh hadirin nampak khusyu mengikutinya.

Foto: Heru Sudjanto

Sugeng Tindak mBah Hadi

Duka mendalam dirasakan warga Ngentak RT 04. Belum genap 2 minggu meninggalnya Bpk. Kamdani, salah seorang warganya meninggal dunia lagi. Ibu Tuminem atau yang lebih akrab disapa ibu Hadi Prayitno menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di rumah almarhumah. Almarhumah meninggal dunia dalam usia 83 tahun setelah sakit tua beberapa waktu. 

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum dimakamkan hari itu juga, Rabu 22 April 2026 pukul 16.00 WIB di makam Jangkang Ngentak. Berdasarkan informasi yang disampaikan pembawa acara saat upacara pemberangkatan jenazah, akan diadakan tahlilan selama 3 malam di rumah duka.

Seluruh warga Ngentak ikut berduka cita, semoga almarhumah Ibu Tuminem husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan dapat melanjutkan cita-cita almarhumah.

Foto: Supriyadi

Ny. Hadi Prayitno Meninggal Dunia

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI’UN

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sampun kapundhut wangsul wonten ngarsanipun Gusti Ingkang Maha Agung:

Almarhumah Tuminem (Nyi Hadi Prayitno)
Dumugi yuswo 83 tahun

Rikolo dinten : Rabu Wage, 22 April 2026
Wanci tabuh : 10.00 WIB

Pamethaking layon kaangkah:

Dinten : Rabu Wage, 22 April 2026
Wanci tabuh : 16.00 WIB
Saking griyo dhuhkito : Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul
Wonten : Makam Jangkang

Nglenggana hambok bilih rikolo sugengipun almarhumah hanggadahi kalepatan dhumateng panjenengan sedaya, kapareng kulo sakulowarga ingkang nyuwunaken pangapunten.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ingkang nandang dhuhkito:

ANAK:

  • Iswanto / Jariah
  • Purwanto / Kastini
  • (Alm. Triyanto) / Nurlela
  • (Alm. Purwanti) / Sumiyadi
  • Sri Astuti / Mustijo
  • Sri Widianti / Teguh
  • Edi Yulianto / Andini
  • Sedoyo Keluargo

20 April 2026

Sabilul Huda #26 @Bpk. Parjiyono

Seakan tidak pernah berhenti menebar manfaat, pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 19 April 2026 mulai pukul 19.45 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Parjiyono di Ngentak.

Sebagai pembuka, acara diawali dengan dzikir pinuwunan yang dipimpinl langsung oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Seluruh hadirin mengikuti secara khusyu' sampai selesai. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati segelas minuman dan camilan snack. 

Foto: Heru Sudjanto

Nampak berbeda malam itu, karena sebagai guru ngaji adalah Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Sudah lama beliau tidak mengisi pengajian Sabilul Huda karena kondisi kesehatan. Alhamdulillah, meski belum pulih 100% beliau berkenan hadir untuk memberikan tausiyah kepada jamaah Ngentak dan Dolikan. Dalam penjelasannya malam itu PakThoha menyampaikan amalan-amalan yang menjadikan umat Islam masuk surga. 

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 165.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Melany atau Bpk. Abdul Rokhimin di Ngentak. 

19 April 2026

Perbaikan Jl. Ngentak Secara Mandiri

Jalan beraspal yang dulunya mulus kini berubah menjadi penuh luka. Lubang-lubang menganga di berbagai titik, seakan menjadi jebakan bagi setiap pengendara yang melintas. Saat hujan turun, genangan air menutupi kerusakan, membuatnya semakin berbahaya dan sulit diprediksi. Kendaraan harus melambat, berkelok menghindari lubang, sementara warga sekitar hanya bisa berharap adanya perbaikan dari pihak berwenang. Jalan itu bukan sekadar akses penghubung, tetapi juga cerminan dari kebutuhan akan perhatian dan perawatan yang belum terpenuhi.

Itulah gambaran Jl. Ngentak saat ini, ruas jalan tembus mulai dari Jl. Bantul Km 9.5 ke barat menuju Puskemas Pembantu Bantul II. Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, warga Ngentak berinisiatif memperbaiki dengan cara menambal lubang jalan tersebut dengan semen. Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan pada hari Ahad 19 April 2026 mulai pukul 07.30 WIB.

Ke depan, masyarakat kampung Ngentak berharap jika terdapat jalan rusak, pihak pemerintah daerah tanggap untuk segera memperbaiki.