03 Mei 2026

Sabilul Huda #28 @Bpk. Senin

 Memasuki putaran ke-28 pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Kegiatan ini dilaksanakan hari Ahad, 3 Mei 2026 pukul 19.30 WIB di rumah Bpk. Senin di Dolikan. Setelah dibuka oleh pembawa acara, acara dilanjutkan pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak RT 04. Jamaahpun mengikuti dengan lancar dan khusyu'. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan yang sudah disediakan tuan rumah berupa segelas teh panas, snack dan nasi boks.

Foto: Heru Sudjanto

Usai acara istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian yang disampaikan oleh Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan Tiga Perkara yang Dicintai Allah. 

1.  Badlul Istitho'ah (Mencurahkan Kemampuan untuk Taat).

Hamba yang mengerahkan segala kekuatannya untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah, baik ibadah langsung (salat, puasa) maupun ibadah sosial karena manusia adalah makhluk sosial. Pentingnya istikamah dalam menuntut ilmu (Tholabul Ilmi) dan mempraktikkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

2.  Wal Bukau 'Indan Nadhamah (Menangis Saat Menyesali Maksiat)

Allah sangat mencintai hamba yang memiliki rasa sedih dan menangis ketika menyadari telah melakukan kesalahan atau maksiat. Pentingnya segera beristigfar dan merasa susah hati saat tergoda oleh kemaksiatan mata atau hal lainnya di dunia yang penuh cobaan ini.

3.  Was Sobru 'Indal Faqoh (Sabar Saat Mengalami Kekurangan/Hajat).

Sabar dan tetap istikamah dalam kebaikan meskipun dalam keadaan sulit atau memiliki kebutuhan yang mendesak. Tetap teguh menjauhi larangan agama (seperti mencuri atau bergunjing) meski dalam kondisi apa pun

Selain itu, pak Thoyib juga memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari antara lain :

  • Adab dan Tata Krama: Kiai Muhammad menekankan pentingnya menjaga tata krama Jawa (seperti cara duduk yang sopan bagi pria dan wanita) sebagai bagian dari akhlak yang baik.
  • Pentingnya Rida Orang Tua & Istri: Beliau mengingatkan bahwa rida Allah terletak pada rida orang tua (Ridholloh fi ridhol walidain). Selain itu, kesuksesan seorang suami tidak lepas dari doa dan dukungan istri di rumah.
  • Pendidikan Anak: Orang tua wajib memuliakan anak dengan memberikan pendidikan agama yang baik agar mereka menjadi anak saleh/salehah. Anak yang saleh adalah satu dari tiga amal yang tidak terputus setelah manusia meninggal dunia.
  • Fikih Praktis: Dalam ceramah juga disisipkan penjelasan mengenai sunah-sunah dalam salat, seperti empat tempat untuk mengangkat tangan (saat takbiratul ihram, hendak rukuk, bangun dari rukuk, dan bangun dari tahiyat awal).

Ceramah ditutup dengan ajakan untuk selalu menjaga hati agar tetap bersih dari "penyakit" dan selalu mendapatkan hidayah Allah SWT.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak sebesar Rp. 150.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak.

Kerja Bakti Bersih-bersih Jalan

Foto: Heru Sudjanto
Sesuai kesepakatan saat pertemuan warga, hari Minggu pagi yang cerah, 3 Mei 2026 suasana kampung Ngentak RT 04 tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai berdatangan di selatan rumah Bpk. Purwoko dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sapu lidi, arit, dan karung. Semangat kebersamaan terlihat jelas di wajah setiap warga yang berkumpul di sepanjang jalan kampung yang membelah sawah tersebut.

Kegiatan kerja bakti dimulai dengan membersihkan rumput liar di pinggir jalan. Sementara yang lain menyapu sampah dan mengangkatnya ke tempat-tempat tertentu. Selama kegiatan berlangsung, canda dan tawa sesekali terdengar, mempererat hubungan antarwarga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat rasa persatuan.

Menjelang pukul 10.00 WIB, kegiatan pun selesai. Kini, jalan kampung terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman dilalui. Warga kemudian berkumpul sejenak untuk menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Dengan penuh rasa puas, mereka kembali ke rumah masing-masing, membawa semangat kebersamaan yang terus terjaga di tengah kehidupan kampung Ngentak RT 04.

27 April 2026

Pertemuan Warga #5 @Bpk. Hardianto

Foto: Heru Sudjanto

Edisi kelima pertemuan warga kampung Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul kembali digelar. Bertempat di rumah Bpk. Hardianto, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin 27 April 2026 pukul 20.00 WIB. Karena saat itu bersamaan acara, beberapa warga ijin tidak hadir antara lain Bpk. Ponimin, Bpk. Rudi Santosa dan lainnya. 

Hasil Pertemuan :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Parno
3. Laporan Keuangan

  • Bendahara (Bpk. Muhammad Khairil Anwar) : Saldo Rp. 6.930.700,00 ditambah saldo kegiatan syawalan sebagai modal awal tahun berikutnya
  • Dana sosial : Pengeluaran untuk tali asih (Bpk. Kamdani, ibu Tuminem dan Sdr. Mukhlis). Saldo sebesar Rp. 685.000,00
  • Jimpitan : Masuk Rp. 600.000,00
4. Sambutan Ketua RT 04 (Bpk. Eko Sudaryanto)
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran
  • Laporan perbaikan jalan aspal menggunakan dana dari donatur sebesar Rp. 650.000,00 dan donatur material. Sisa anggara Rp. 61.500,00
  • Titipan dari Bpk. Gianto (warga yang membeli lahan Bpk. Purwoko) sebesar Rp. 1.000.000,00
  • Kerja bakti hari Ahad Kliwon 3 Mei 2026 pukul 07.00 WIB lokasi di selatan Bpk. Purwoko
5. Lain-lain :
  • Bpk. Parno : Pengerjaan gerobak sudah selesai tinggal pengecetan. Usul : Jika dipinjam warga ada biaya sebesar Rp. 10.000,00
  • Keranda sudah dibelikan terpal
6. Arisan : yang mendapat Bpk. Susanto
7. Penutup

26 April 2026

Sabilul Huda #27 @Bpk. Abdul Rokhimin

Foto: Heru Sudjanto

Sesuai yang mendapatkan undian arisan, pengajian Sabilul Huda urutan ke-27 bertempat di rumah Bpk. Abdul Rokhimin. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 April 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Dalam paparannya beliau menyampaikan hal berikut.

1. Keutamaan Sifat Welas Asih (Kasih Sayang)

Hadis Utama: Ustaz membahas hadis tentang orang-orang yang memiliki sifat kasih sayang (Ar-rahimuna). Siapa pun yang menyayangi makhluk di bumi, maka ia akan disayangi oleh Allah yang Maha Penyayang dan para malaikat di langit.

Cakupan Kasih Sayang: Kasih sayang tidak hanya diberikan kepada sesama manusia (Bani Adam), tetapi juga kepada hewan yang tidak diperintahkan untuk dibunuh.

2. Adab Terhadap Hewan dan Lingkungan

Menyembelih dengan Ihsan: Saat menyembelih hewan (seperti sapi atau kambing), pisau harus benar-benar tajam agar hewan tidak merasa sakit berlebihan. Jika disembelih sesuai syariat, dagingnya akan lebih berkualitas dan awet.

Larangan Menyiksa: Ustaz mengingatkan agar tidak menyiksa hewan, seperti memukul kepala lele atau menyakiti hewan saat istri sedang hamil, karena setiap makhluk bisa "mengadu" kepada penciptanya.

Tumbuhan pun Bertasbih: Mengacu pada Al-Qur'an, pohon-pohon yang bergoyang sebenarnya sedang bertasbih kepada Allah, sehingga kita harus memperlakukan alam dengan baik.

3. Pelajaran dari Kisah Ulama

Imam Ghazali dan Seekor Lalat: Diceritakan dalam mimpi seseorang, Imam Ghazali masuk surga bukan karena tumpukan ibadahnya, melainkan karena rasa kasihannya saat melihat seekor lalat yang hinggap di tintanya. Ia berhenti menulis sejenak agar lalat tersebut bisa minum dengan tenang.

Pelacur yang Diampuni: Ustaz juga menyinggung hadis sahih tentang seorang pelacur yang diampuni dosanya oleh Allah hanya karena memberikan minum kepada seekor anjing yang kehausan.

4. Nasihat Spiritual

Jangan Meremehkan Amal Kecil: Kita tidak boleh membanggakan ibadah yang banyak, dan jangan pula meremehkan amal yang terlihat sepele. Bisa jadi amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas itulah yang mendatangkan rahmat Allah.

Sebab Husnul Khatimah: Salah satu cara mendapatkan akhir yang baik (husnul khatimah) adalah dengan melanggengkan doa untuk keselamatan dan kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW. Acara ditutup dengan pesan agar jemaah saling mengingatkan dalam kebaikan, menjaga kesehatan, dan terus menuntut ilmu agar mendapatkan bekal jariah untuk di akhirat nanti.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Senin di Dolikan.

22 April 2026

Tahlilan untuk Almh. Ibu Tuminem

Dalam rangka mendoakan almarhumah Ibu Tuminem (Hadi Prayitno), pihak ahli waris menyelenggarakan kenduren atau tahlilan. Kenduren hari pertama dilaksanakan pada hari Rabu 22 April 2026 bada Isya'. Acara diawali dengan pembacaan surat Yasin dipimpin oleh Bpk. Muhammad Thoyib. Setelahnya, Bpk. Ponimin selaku imamudin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil kalimat thoyibah. Sebagai penutup adalah pembacaan doa yang dipimpin kembali oleh Bpk. Muhammad Thoyib. Seluruh hadirin nampak khusyu mengikutinya.

Foto: Heru Sudjanto

Sugeng Tindak mBah Hadi

Duka mendalam dirasakan warga Ngentak RT 04. Belum genap 2 minggu meninggalnya Bpk. Kamdani, salah seorang warganya meninggal dunia lagi. Ibu Tuminem atau yang lebih akrab disapa ibu Hadi Prayitno menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di rumah almarhumah. Almarhumah meninggal dunia dalam usia 83 tahun setelah sakit tua beberapa waktu. 

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum dimakamkan hari itu juga, Rabu 22 April 2026 pukul 16.00 WIB di makam Jangkang Ngentak. Berdasarkan informasi yang disampaikan pembawa acara saat upacara pemberangkatan jenazah, akan diadakan tahlilan selama 3 malam di rumah duka.

Seluruh warga Ngentak ikut berduka cita, semoga almarhumah Ibu Tuminem husnul khotimah. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan dapat melanjutkan cita-cita almarhumah.

Foto: Supriyadi

Ny. Hadi Prayitno Meninggal Dunia

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROOJI’UN

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sampun kapundhut wangsul wonten ngarsanipun Gusti Ingkang Maha Agung:

Almarhumah Tuminem (Nyi Hadi Prayitno)
Dumugi yuswo 83 tahun

Rikolo dinten : Rabu Wage, 22 April 2026
Wanci tabuh : 10.00 WIB

Pamethaking layon kaangkah:

Dinten : Rabu Wage, 22 April 2026
Wanci tabuh : 16.00 WIB
Saking griyo dhuhkito : Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul
Wonten : Makam Jangkang

Nglenggana hambok bilih rikolo sugengipun almarhumah hanggadahi kalepatan dhumateng panjenengan sedaya, kapareng kulo sakulowarga ingkang nyuwunaken pangapunten.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ingkang nandang dhuhkito:

ANAK:

  • Iswanto / Jariah
  • Purwanto / Kastini
  • (Alm. Triyanto) / Nurlela
  • (Alm. Purwanti) / Sumiyadi
  • Sri Astuti / Mustijo
  • Sri Widianti / Teguh
  • Edi Yulianto / Andini
  • Sedoyo Keluargo