09 April 2026

Pengajian Husnul Khotimah di Ngentak

Setelah libur selama bulan Ramadhan, pengajian Husnul Khotimah hadir lagi. Sedianya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 2 April 2025 di masjid Al-Ahda Dagen. Namun karena sesuatu dan lain hal, maka pelaksanaannya diundur sepekan setelahnya. 

Foto: Heru Sudjanto

Seusai urutan, maka pelaksanaan berikutnya adalah malam Jumat Pahing, tepatnya pada hari Kamis, 9 April 2025. Sebagai shohibul bait adalah takmir Masjid Al-Istiqomah, Ngentak RT 04 Dagen, Pendowoharjo, Sewon, Bantul. Dimulai pukul 20.00 WIB kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat muslimin dan muslimat dari lingkungan sekitar, yakni dari kampung Dagen, Bakalan, Karanggede, Ngentak dan juga Dolikan.

Acara ini menghadirkan guru ngaji tetap, yaitu Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Beliau menyampaikan materi yang diambil dari kita Riyadhus Shalihin. Lebih lanjut, pak Roni juga menekankan pada peningkatan keimanan, ketakwaan, serta konsistensi dalam menjalankan amal ibadah sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias, mulai dari pembukaan, pembacaan dzikir dan tahlil, penyampaian tausiyah, hingga penutup berupa doa bersama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga.

02 April 2026

Pertemuan Takmir @Bpk. Agus Karyanto

Foto: Heru Sudjanto
Ramadhan telah pergi, Idul Fitri telah berlalu. Saatnya jajaran takmir masjid Al-Istiqomah menggelar pertemuan rutin pada hari Kamis 2 April 2026 pukul 20.00 WIB. Kali ini sebagai pemangku hajat adalah Bpk. Agus Karyanto. 

Hasil Pertemuan :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin


4. Sambutan Ketua Takmir Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
  • Evaluasi kegiatan Ramadhan : Tahun 2027 mulai menerapkan jadwal takjilan berdasarkan menu, adanya miskomunikasi dengan pemuda kegiatan malam takbiran
  • Bersih-bersih masjid dan gudang hari Ahad, 12 April 2026
5. Kultum oleh Bpk. Rudi Santosa
6. Lain-lain
7. Arisan yang mendapatkan Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
8. Penutup

01 April 2026

Evaluasi Syawalan Tahun 2026

Sebagai upaya evaluasi pelaksanaan kegiatan Halal Bi Halal di kampung Ngentak tahun 2026, diadakan pertemuan pada hari Rabu 1 April 2026. Kegiatan ini digelar di rumah Ketua RT 04 pada pukul 19.30 WIB. 

Hasil Pertemuan :

  1. Panitia yang ditunjuk tapi tidak hadir saat rapat pembentukan harus dihubungi secara lisan  
  2. Jika penggalian dana menemui kendala, akan dibantu Dasa Wisma masing-masing  
  3. Untuk arsip panitia, pengambilan gambar/foto menggunakan kamera, tidak memakai hp  
  4. Sisa dana disimpan tersendiri oleh bendahara kampung, sebagai modal awal tahun berikutnya  
  5. Dianggarkan untuk kopi, snack dll saat lembur persiapan tempat, panggung, dekorasi  
  6. Warga yang membawa anak-anak harap mengkondisikan agar acara berlangsung khidmat  
  7. Sebelum penggalian dana agar diadakan sosialisasi secara masif agar warga tidak kaget  
  8. Disepakati pelaksanaan syawalan malam Minggu, sepekan setelah Idul Fitri setiap tahunnya
Hasil evaluasi tersebut bisa dijadikan pedoman pada pelaksanaan kegiatan serupa tahun berikutnya. Sebagai penutup, secara resmi panitia syawalan kampung Ngentak Tahun 2026 dibubarkan oleh Ketua RT 04.

30 Maret 2026

Pertemuan Warga #4 @Bpk. Suratiman

Usai mundur sepekan dari jadwal rutin malam Selasa Kliwon, pertemuan warga kembali digelar pada hari Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Sesuai yang mendapatkan undian arisan, pertemuan dilaksanakan di rumah Bpk. Suratiman. 

Foto: Heru Sudjanto

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan

  • Jimpitan
  • Dana Sosial : Saldo Rp. 776.000,00
  • Kas Kampung : Saldo Rp. 5.583.000,00
4. Sambutan Ketua RT 04
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran warga
  • Karena masih suasana lebaran, kerja bakti tiap Ahad Kliwon diliburkan
5. Sambutan Dukuh Dagen (Bpk. Hartadi)
  • Info layanan mobil pembayaran SPPT PBB 
6. Lain-lain
7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Hardiyanto
8. Penutup

28 Maret 2026

Hikmah Syawal Bpk. Catur Andriyana

Bpk. Catur Andriyana menekankan pentingnya niat dalam menuntut ilmu (ngaji) sebagai jalan menuju kebaikan dan kemudahan menuju surga. Mengaji tidak hanya sekadar aktivitas, tetapi harus disertai niat yang benar agar memberikan manfaat dunia dan akhirat.

Selanjutnya, disampaikan pentingnya peningkatan iman melalui muhasabah (introspeksi diri). Iman harus terus ditingkatkan dengan amal saleh. Salah satu tanda orang beriman adalah dicintai oleh Allah dan sesama manusia, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an (Surat Maryam ayat 96).

Bapak Catur juga mengingatkan agar manusia mensyukuri nikmat Allah, sekecil apa pun, seperti kesehatan dan rezeki. Banyak orang baru menyadari nikmat ketika sudah kehilangan. Oleh karena itu, kesadaran dan rasa syukur harus dilatih sejak dini.

Disampaikan pula ciri-ciri orang mukmin, di antaranya:
  1. Segera melakukan ketaatan kepada Allah (tidak menunda-nunda amal baik).
  2. Menyegerakan melunasi utang, karena utang yang tidak dibayar dapat menghilangkan keberkahan hidup.
  3. Berbuat baik kepada orang lain, termasuk kepada orang yang berbuat buruk.
Selain itu, ceramah menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku, seperti:
  1. Menghindari ghibah, fitnah, dan menghina orang lain.
  2. Menjaga kehormatan sesama manusia.
  3. Tidak merendahkan atau mencaci orang lain, karena hal tersebut termasuk dosa besar.
Dalam konteks ibadah, ditekankan pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai fondasi utama keimanan. Salat yang benar akan membentuk akhlak dan menjadi benteng dari perbuatan buruk.

Terakhir, ceramah mengingatkan bahwa ucapan salam dalam salat bukan sekadar penutup, tetapi komitmen untuk menjaga perilaku setelah salat, termasuk menjaga lisan dan hubungan dengan sesama.

Intinya, ceramah mengajak untuk:
  1. Memperbaiki niat dalam beribadah dan menuntut ilmu
  2. Meningkatkan iman dan amal saleh
  3. Mensyukuri nikmat Allah
  4. Menjaga akhlak, lisan, dan hubungan sosial
  5. Disiplin dalam ibadah, khususnya salat

Syawalan Ngentak Tahun 2026

Foto: Heru Sudjanto

Sabtu, 28 Maret 2026, warga Kampung Ngentak menggelar acara Halal Bi Halal sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan pasca perayaan Idul Fitri. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini bertempat di Masjid Al-Istiqomah, yang menjadi pusat kegiatan spiritual dan sosial bagi warga setempat.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti masjid sejak awal acara. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak, yang berkumpul dengan satu tujuan: saling memaafkan dan memperkuat kerukunan antar warga.

Acara diawali pembukaan oleh mbak Intan Melinda Sari dan mbak Dilla Tasya Rahayu. Setelahnya berupa pembacaan Kalam Illahi oleh Bpk. Wahyudi dari Miri. Acara berikutnya adalah Ikrar Syawal yang dipimpin Sdr. Rafli Hermawan, dilanjutkan jabat tangan oleh seluruh warga. 

Puncak acara ini adalah tausiyah yang disampaikan oleh Bapak Catur Andriyana dari Sutran, Kadibeso, Sabdodadi, Bantul. Dalam ceramahnya yang khas, seperti yang terlihat dalam gaya penyampaiannya di berbagai kesempatan, beliau membawakan materi agama dengan cara yang segar, komunikatif, dan diselingi dengan humor yang mendidik. Beliau menekankan pentingnya menjaga kerukunan bertetangga dan menjadikan Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana pembersihan hati dari segala rasa benci dan dengki.

Selaras dengan pesan-pesan yang sering beliau sampaikan (seperti dalam referensi video), Bapak Catur Andriyana mengajak warga untuk senantiasa bersyukur dan menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama antarwarga. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kerukunan warga Kampung Ngentak semakin kokoh, membawa keberkahan bagi lingkungan, dan memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.