Kepada :
Bapak-bapak Warga RT.04
Assalamualaikum wr.wb
Di beritahukan bahwa,
Hari : Jum'at
06 Februari 2026
Jam . : 18:00wib ( habis Magrib)
Tempat : Bp.Mustijo
Acara . : Doa dan pinuwunan mohon doa restu Pernikahan Mbak Novi
Demikian undangan ,berharap bisa hadir bapak bapak semua.
Terimakasih
TTD
Bp.Mustijo dan keluarga
Ngentak RT 04, Dagen, Pendowoharjo
tansah ngupaya kabecikan
05 Februari 2026
Undangan Kenduri Bpk. Mustijo
Undangan Posyandu Dewasa & Lansia
UNDANGAN POSYANDU DEWASA DAN LANSIA
(USIA 18+ DAN LANSIA)
Kepada Yth.
Seluruh Warga RT 04 Ngentak Dagen,
Pendowoharjo, Sewon, Bantul
Dengan hormat,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam kegiatan Posyandu Dewasa dan Lansia yang akan dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Sabtu, 07 Februari 2026
Waktu : Pukul 16.00 – selesai
Tempat : Gardu Siskamling
Acara. :
✅ Pemeriksaan antropometri (BB, TB, LP dan LILA)
✅ Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah GRATIS
✅ Pemeriksaan Asam urat dan kolesterol berbayar
Catatan:
Hanya peserta Lansia yang mendapat PMT
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02 Februari 2026
Malam Nisfu Sya'ban
Malam Nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban, yaitu malam tanggal 15 Sya’ban dalam kalender Hijriah (malam sebelumnya, karena pergantian hari dimulai sejak magrib). Dalam tradisi Islam, terutama di kalangan masyarakat muslim Indonesia, malam Nisfu Sya’ban dipahami sebagai malam yang istimewa, dengan beberapa makna berikut:
Makna dan Keutamaan
- Malam pengampunan dosa. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa Allah memberi ampunan kepada banyak hamba-Nya pada malam ini, kecuali orang-orang tertentu seperti yang bermusuhan, syirik, atau pendendam.
- Persiapan menuju Ramadan. Nisfu Sya’ban sering dipandang sebagai momentum evaluasi diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
- Malam doa dan introspeksi. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan amal saleh sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah.
- Membaca Surat Yasin (sering dilakukan 3 kali)
- Berdoa memohon ampunan, keselamatan dan kelapangan rezeki
- Salat sunnah dan dzikir
- Memperbanyak istighfar dan shalawat
![]() |
| Foto : Heru Sudjanto |
Bagi warga Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul, dalam rangka memaknai malam Nisfu Sya'ban mereka melaksanakan sholat tasbih secara berjamaah. Kegiatan ini dilaksanakan hari Senin, 2 Februari 2026 pukul 20.00 WIB (bada Isya) di masjid Al-Istiqomah. Selaku imam adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Usai pelaksanaan sholat tasbih, jamaah menyimak kultum yang disampaikan pak Thoyib sambil duduk santai di serambi. Kultum selesai, jamaah berkesempatan menikmati bakso dan teh hangat, ditemani bakwan dan krupuk.
Kegiatan ini merupakan kali kedua, setelah pelaksanaan perdana tahun 2025 lalu.
01 Februari 2026
Sabilul Huda #22 @Bpk. Sardi
Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan laporan prakiraan cuaca lokal, cuaca mayoritas di DIY pada hari Ahad 1 Februari 2026 diperkirakan hujan, terutama dengan intensitas ringan sejak pagi hingga malam hari di sebagian besar wilayah seperti Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, dan Sleman. Bagaimana kenyataannya? Sejak Subuh gerimis dan kadang hujan mengguyur Kampung Ngentak RT 04 dan tentunya wilayah lainnya. Kondisi ini berlanjut hingga siang hari. Matahari seakan enggan menampakkan sinarnya. Cuaca benar-benar dingin dibawah suhu normal pada umumnya. Wargapun lebih memilih berdiam di rumah, enggan beraktivitas di luar rumah. Namun Alhamdulillah, bada Ashar ada sedikit kesempatan untuk menghirup kesegaran udara luar. Sinar matahari sedikit terlihat malu-malu. Anak-anak memanfaatkan kesempatan ini dengan bermain di halaman atau lapangan. Menjelang Maghrib sampai Isya, ternyata kembali seperti pagi hari. Hujan intensitas sedang kembali turun membasahi bumi.
Padahal, bada Isya sudah menjadi rutinitas kegiatan pengajian Sabilul Huda setiap pekannya. Malam itu, sebagai shohibul bait adalah keluarga Bpk. Sardi dan ibu Barisah di Dolikan. Namun kondisi yang kurang menguntungkan tersebut tidak menyurutkan langkah jamaah untuk hadir. Sebagian besar mereka berjalan kaki menggunakan pelindung payung. Ada juga yang menggunakan jas hujan karena mengendari sepeda motor. Terlihat wajah semangat tanpa mempedulikan rintik hujan.
Acara dibuka dengan pembacaan dzikir pinuwunan pembacaan kalimat thoyibah oleh Bpk. Ponimin. Bapak ibu serta hadirin lainnya nampak mengikutinya. Setelahnya adalah jeda istirahat. Segelas teh hangat, snack dan semangkok soto seakan menjadi penawar dinginnya malam itu. Terasa pas dengan suasana. Usai istirahat dianggap cukup, acara dilanjutkan dengan pengajian. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. H. Basyrowi dari Dukuh. Beliau sudah hadir sebelum acara dimulai. Menjadi ciri khasnya, Bpk. Basyrowi menyampaikan dengan penuh semangat berapi-api. Beliau menyampaikan banyak hal terkait keislaman.
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak. Sedangkan undian arisan, karena tidak ada yang berkenan mendapatkan, maka ditawarkan kepada jamaah yang hadir. Alhamdulillah, ibu Yuli dari Dolikan bersedia ketempatan untuk pertemuan berikutnya.
![]() |
| Foto : Heru Sudjanto |
31 Januari 2026
Ruwahan #1 Ibu Suharni
Tradisi Ruwahan adalah ritual keagamaan dan budaya yang dilakukan oleh masyarakat Jawa untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada bulan Ruwah dalam kalender Jawa, yang bertepatan dengan bulan Sya'ban dalam kalender Hijriah. Secara filosofis, Ruwahan berasal dari kata Arwah, yang berarti mendoakan para leluhur atau kerabat yang telah meninggal dunia agar mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan. Meskipun pelaksanaannya bisa berbeda-beda di setiap daerah, Ruwahan umumnya terdiri dari tiga kegiatan utama yakni :
- Nyekar (Ziarah Kubur), mendatangi makam keluarga untuk membersihkan pusara, menabur bunga, dan memanjatkan doa. Ini adalah simbol penghormatan dan pengingat akan kematian.
- Kerja bakti membersihkan lingkungan makam desa atau tempat ibadah secara gotong royong.
- Kenduri atau sedekahan. Acara makan bersama yang diawali dengan doa bersama (tahlilan). Keluarga biasanya membuat masakan khusus untuk dibagikan kepada tetangga sebagai bentuk rasa syukur dan sedekah.
![]() |
| Foto : Heru Sudjanto |
30 Januari 2026
Laporan Keuangan Nasi Boks
Laporan keuangan pembuatan nasi boks dalam rangka pengajian Husnul Khotimah malam Jumat Pahing, 29 Januari 2026.



