14 September 2026

Pertemuan Warga di Warung Almawinda

Foto: Heru Sudjanto
Sebagai sarana komunikasi antar warga Ngentak RT 04 sekaligus wadah silaturahmi, pengurus RT 04 kembali menyelenggarakan pertemuan rutin. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin 14 September 2026 pukul 20.00 WIB. Meskipun dilaksanakan di warung Almawinda milik Bpk. Ahmad Nuryadi, namun sebagai tuan rumah adalah Bpk. Sarjuri. 

Hasil Pertemuan :

  • Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
  • Dzikir Tahlil dipimpin Bpk. Ponimin
  • Laporan Keuangan
  1. Bendahara, izin tidak hadir
  2. Dana Sosial oleh Bpk. Abdul Rokhimin: Saldo sebelumnya Rp. 860.000,00; dana masuk Rp. 231.000 Saldo Rp. 1.091.000,00
  3. Jimpitan oleh Bpk. Marwanto, dana masuk Rp. 720.000,00
  • Sambutan
  1. Ketua RT 04 oleh Bpk. Eko Sudaryanto : Salah seorang warga Ngentak RT 04 ditangkap polisi, aturan terkait jam bertamu dll mohon segera dipasang oleh Sie Keamanan, kerja bakti makam hari Ahad Kliwon 20 September 2026
  2. Dukuh Dagen oleh Bpk. Hartadi : Mohon waspada jika ada kegiatan kumpul yang melibatkan warga luar Ngentak, Bulan September adalah batas pembayaran SPPT PBB tahun 2026, terkait penerimaan bantuan warga karena perubahan Desil data dari BPS Pusat.
  • Lain-lain
  1. Bpk. Hardiyanto : Ada 2 warga yang belum pasok arisan, yakni Bpk. Waniono dan Bpk. Febby Ferdianto. Kesepakatannya, Bpk. Waniono dicoret karena statusnya sudah cerai. Untuk Bpk. Febby Ferdianto akan dikonfirmasi ulang oleh pengurus RT 04.
  2. Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo : Bagi warga yang akan mengajukan keberatan terkait Desil bisa ke kantor Kalurahan Pendowoharjo.
  3. Bpk. Supriyadi : Keamanan kampung adalah tanggung jawab seluruh warga
  • Arisan, yang mendapatkan Bpk. Heru Sudjanto
  • Penutup

13 September 2026

Donatur Kanopi Masjid Al-Hidayah

Dalam rangka penggalangan dana untuk kebutuhan pemasangan kanopi di masjid Al-Hidayah Bakalan, berikut jumlah sementara yang terkumpul sampai dengan hari Ahad 13 September 2026 pada saat pengajian Sabilul Huda di rumah Bpk. Nahrowi.

Sumber: Laporan Bendahara

Data ini bersifat sementara, masih bisa bertambah sampai batas akhir pengumpulan hari Kamis 17 September 2026.

Sabilul Huda #7 Bpk. Nahrowi

Pengajian Sabilul Huda putaran ke-7 kembali digelar bertepatan dengan hari Ahad, 13 September 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai tuan rumah kali ini adalah Bpk. Nahrowi di Ngentak. Diawali pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin langsung oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Setelahnya, acara rehat sejenak guna memberi kesempatan kepada jamaah untuk menikmati hidangan yang tersaji.

Foto: Heru Sudjanto
Sebagai guru ngaji malam itu adalah Drs. H. Syahroini Djamil dari perum Rotokenongo. Dalam paparannya, pak Roni menekankan pentingnya meneladani sifat Nabi Muhammad melalui selawat serta kewajiban untuk terus mendekati ulama dan ahli hikmah guna menjaga kesucian hati. Selain aspek spiritual, terdapat pesan mendalam mengenai pengasuhan anak yang mendorong generasi muda untuk menjadi pribadi yang kreatif, disiplin, dan religius dalam menghadapi tantangan zaman. Penjelasan juga mencakup ajaran tentang ikhlas dan istiqomah dalam beribadah serta pentingnya keselarasan antara perkataan dan perbuatan dalam kehidupan bermasyarakat. Secara keseluruhan, hal ini merupakan panduan moral bagi jamaah untuk meraih keselamatan dunia dan akhirat melalui ilmu agama yang bermanfaat. Berikut adalah ringkasan isi ceramah beliau:

  • Nasihat untuk Generasi Muda: Menghadapi zaman yang makin rumit dan berliku, generasi muda dinasihati agar tidak berkecil hati. Mereka didorong untuk menjadi pribadi yang kreatif, cerdas, tekun menabung, tangguh, serta ikhlas dalam beribadah.
  • Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW: Jamaah diajak untuk membiasakan membaca salawat (minimal tiga kali setelah salat) sebagai bukti cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Siapa saja yang sungguh-sungguh mencintai beliau dijanjikan akan dibersamakan di surga kelak.
  • Pentingnya Ilmu, Amal, dan Keikhlasan: Mengutip kitab Nashaihul Ibad, penceramah menekankan pentingnya bergaul dengan ulama yang mengamalkan ilmunya (ulama al-'amilin). Berilmu tanpa beramal akan sia-sia, sedangkan beramal tanpa keikhlasan dan istikamah juga tidak bernilai.
  • Keadilan Hukum Tanpa Pandang Bulu: Penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan bijaksana, meneladani Rasulullah SAW yang tegas menyatakan akan menegakkan hukum kepada siapa saja tanpa membedakan status atau hubungan keluarga.
  • Mengimani Allah SWT yang Maha Ada: Dalam hal akidah, dijelaskan bahwa Allah SWT Maha Ada meskipun wujud-Nya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang di dunia. Beriman dan beribadah tanpa harus melihat wujud fisik merupakan bentuk nikmat hidayah yang sangat besar.
  • Konsep Ihsan dan Menjaga Ketetapan Hati: Penerapan ajaran Ihsan adalah beribadah seolah-olah melihat Allah SWT, atau meyakini bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi kita. Karena kondisi hati (qolbu) manusia sering berbolak-balik, jamaah diimbau untuk selalu memupuknya dengan ilmu serta berdoa memohon ketetapan iman.
Sebagai penutup, Bpk. Rudi Santosa menyampaikan peroleh infak sebesar Rp. 130.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Mustijo di Ngentak.

06 September 2026

Sabilul Huda #6 Bpk. Pono

Edisi ke-6 pengajian Sabilul Huda kembali menjumpai jamaah Ngentak dan Dolikan. Dilaksanakan pada hari Ahad, 6 September 2026 pukul 19.45 WIB. Selaku tuan rumah kali ini adalah Bpk. Pono di Dolikan, meskipun bertempat di mushola Al-Ikhlas.

Foto: Heru Sudjanto
Seperti biasa, setelah dibuka oleh MC acara dilanjutkan pembacaan dzikir dan tahlil dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan dari shohibul bait. Selama kurang lebih 10 menit, dilanjutkan acara inti berupa pengajian.  

Selaku guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Beliau memberikan penjelasan Hadis ke-30 dari Kitab Arba'in Nawawi. Secara lebih rinci, pak Thoha menyampaikan hal-hal berikut:

  1. Menjalankan Kewajiban (Fardhu): Allah SWT telah menetapkan perkara-perkara fardhu (seperti salat lima waktu, puasa, zakat, dan haji) yang wajib dijalankan. Jamaah diingatkan untuk tidak meremehkan atau menunda kewajiban agama demi urusan duniawi. Mengerjakan salat di awal waktu mendatangkan ridha Allah, di pertengahan waktu mendapat rahmat-Nya, dan di akhir waktu mendapat ampunan walau dengan kualitas paling rendah.
  2. Menaati Batasan Hukum (Hudud): Allah memberikan batasan-batasan hukum yang tidak boleh dilanggar. Setiap aktivitas dan profesi memiliki batasannya, contohnya pedagang dilarang mengurangi timbangan dan pegawai dilarang korupsi. Setiap tindakan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
  3. Menjauhi Perkara Haram: Barang atau perbuatan yang sudah jelas diharamkan oleh agama harus dijauhi, seperti larangan memakan bangkai (kecuali bangkai ikan dan belalang yang dihalalkan).
  4. Rahmat Allah dalam Perkara yang Tidak Dijelaskan: Perkara yang tidak disebutkan secara rinci oleh Allah bukanlah karena Allah lupa, melainkan bentuk rahmat dan kasih sayang-Nya. Perbedaan pendapat (ikhtilaf) di antara para ulama/fuqaha dalam menetapkan hukum perihal tersebut merupakan rahmat. Manusia juga dianjurkan untuk tidak memperdebatkan hal-hal di luar jangkauan akal atau kewenangannya.
  5. Hikmah Balasan di Akhirat: Jamaah diingatkan bahwa manusia sering kali gampang berbuat maksiat atau menunda taat karena balasan pahala dan siksaan belum diperlihatkan secara langsung di dunia.
Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa menyampaikan beberapa hal berikut :
  1. Penggalangan dana untuk pembuatan kanopi masjid Al-Hidayah Bakalan bisa dikumpulkan kepada Bpk. Abdul Rokhimin
  2. Perolehan infak malam itu sebesar Rp. 160.000,00
  3. Undian arisan yang mendapatkan Bpk. Nahrowi di Ngentak

Pernikahan Hanter Hidayat

Foto: Istimewa
Hari bahagia yang ditunggu-tunggupun tiba. Prosesi akad nikah dan resepsi pernikahan (pahargian) antara Hanter Hidayat (putra dari Bapak Supiartana dan Ibu Budiati) dengan Evi Anggraini Puspitasari (putri dari Bapak Syikh Riadiana dan Ibu Margianti) yang berlangsung di Banyu Temumpang, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.

Rangkaian jalannya kegiatan meliputi:
  • Penyambutan dan Pasrah Tampi Rombongan: Rombongan keluarga pengantin pria yang datang dari Ngentak, Sewon, Bantul disambut hangat oleh pihak keluarga wanita. Perwakilan pihak pria (Bapak Parno) menyampaikan maksud kedatangan untuk menyerahkan calon pengantin pria beserta hantaran/mahar. Penyerahan ini diterima secara resmi oleh perwakilan pihak wanita (Bapak Maruf Cahyadi).
  • Prosesi Akad Nikah: Prosesi ijab kabul dipandu oleh petugas dari KUA Kapanewon Kasihan dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Ayah kandung pengantin wanita (Bapak Syikh Riadiana) bertindak langsung sebagai wali nikah dengan disaksikan oleh Bapak Eko Sudaryanto dan Bapak Irwanto. Hanter Hidayat mengikrarkan ijab kabul dengan mahar berupa perhiasan emas 10,5 gram serta uang tunai Rp2.696.000.
  • Upacara Adat Panggih: Seusai akad nikah dinyatakan sah, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian tradisi panggih gaya Surakarta, antara lain penyerahan kembar mayang, balangan gantal (saling melempar sirih), pidakan tigan (menginjak telur), wijik suku (membasuh kaki pengantin pria sebagai wujud bakti), hingga sinduran saat kedua mempelai dituntun orang tua menuju pelaminan.
  • Pahargian dan Ramah Tamah: Mempelai bersanding di pelaminan untuk menerima doa restu dari para tamu undangan agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah (SaMaWa) serta lekas dikaruniai momongan. Acara diakhiri dengan santap bersama (dahar walimah) dan ramah tamah yang diiringi hiburan musik/seni.

05 September 2026

Kenduren Doa Bersama Hanter Hidayat

Salah satu warga Ngentak yakni Bpk. Supi Hartono punya hajat menikahkan putera keduanya, Hanter Hidayat. Berkenaan dengan hal tersebut, Pak Supi menyelenggarakan kenduren doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 5 September 2026 pukul 19.30 WIB (bada Isya). Tidak hanya dihadiri bapak-bapak Ngentak, namun juga sebagian warga Dolikan.

Acara dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Sebelum dimulai, bapak-bapak yang hadir berkesempatan menikmati minuman dan snack. Setelahnya, pembacaan dzikir tahlil yang diikuti seluruh hadirin. Usai pembacaan kalimat thoyibah, acara rehat guna menyantap hidangan yang disajikan tuan rumah. 

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan semoga acara berjalan lancar sampai hari H. 

30 Agustus 2026

Sabilul Huda #5 Bpk. Robet

Foto: Heru Sudjanto

Menutup bulan Agustus 2026, tepatnya hari Ahad 30 Agustus 2026 pukul 19.45 WIB pengajian Sabilul Huda kembali hadir. Sesuai undian yang mendapatkan arisan, sebagai tuan rumah adalah Bpk. Robet di Ngentak. 

Seperti biasa, acara diawali pembacaaan kalimah thoyibah dzikir dan tahlil. Namun kali ini dipimpin Bpk. Rudi Santosa, karena Bpk. Ponimin masih dalam kondisi sakit. Turut membersamai dalam dzikir pinuwunan ini Bpk. H. Basyrowi selaku guru ngaji yang datang sejak awal. Setelahnya, adalah istirahat guna menikmat hidangan berupa bubur sumsum, snack dan segelas teh panas. 

Acara berikutnya adalah acara inti berupa pengajian. Malam itu pak Basyrowi menyampaikan materi terkait tingkatan syukur nikmat. Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak malam itu sebesar Rp. 160.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Pono di Dolikan.