12 Juli 2026

Sabilul Huda #38 @Ibu Wiji Sutrisno

Setelah beberapa putaran sebelumnya dilaksanakan di Ngentak RT 04, kali ini pengajian Sabilul Huda digelar di Dolikan. Tepatnya dilaksanakan hari Ahad, 12 Juli 2026 pukul 19.45 WIB di rumah Ibu Wiji Sutrisno di Kampung Dolikan. 

Seperti biasa, acara dibuka oleh pembawa acara dengan bacaan basmallah. Setelahnya dilanjutkan pembacaan dzikir pinuwunan oleh Bpk. Rudi Santosa. Mengapa pembacaan dzikir pinuwunan tidak dipimpin Bpk. Ponimin seperti biasanya ? Hal ini sesuai permintaan almarhum Bpk. Wiji Sutrisno, yang berwasiat sebelum meninggal dunia, jika kelak telah tiada, yang memimpin doa kenduri harus Bpk. Rudi Santosa. Acara berikutnya adalah istirahat guna menikmati hidangan yang telah disediakan shohibul bait, berupa segelas tes panas, snack dan lontong opor. 

Foto: Heru Sudjanto

Guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Dalam paparannya, beliau menyampaikan perihal Keimanan dan Ketaatan. Lebih lanjut, pak Thoyib menjelaskan berikut :

  • Pentingnya Menuntut Ilmu: Menghadiri pengaosan dianggap sebagai bentuk jihad fisabilillah. Ditekankan bahwa jika seseorang selama 40 hari tidak mengisi jiwanya dengan pengajian atau ilmu agama, maka jiwanya akan menjadi "bobrok" dan kondisinya bisa lebih hina daripada hewan yang telah mati.
  • Rukun Islam dan Iman: Mengingatkan kembali pentingnya menjalankan lima rukun Islam dan enam rukun iman sebagai tuntunan hidup agar selamat lahir dan batin. Khusus bagi mualaf, kewajiban menjalankan salat lima waktu dan mendidik anak cucu untuk salat adalah hal yang utama.
  • Makna Takwa: Takwa dijelaskan bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan sesuatu yang tertanam kuat di dalam hati atau dada.

Kerja Bakti Rutin Ahad Kliwon

Sudah menjadi rutinitas di kampung Ngentak RT 04, setiap hari Ahad Kliwon diselenggarakan kerja bakti warga. Sesuai informasi pada pertemuan malam Selasa Kliwon, lokasi kerja bakti kali ini, Ahad 12 Juli 2026 adalah bersih-bersih jalan menuju makam Jangkang sekaligus pemasangan tiang lampu penerangan.

Meski matahari panas menyengat, mulai pukul 07.30 WIB bapak-bapak tetap semangat kumpul di area sawah kidul kampung. Mereka membawa peralatan kerjabakti semisal sapu, arit, cangkul, sekop dan lainnya. Rumput serta tanaman liar yang tumbuh di pinggir jalan menjadi sasaran untuk dibersihkan. Tidak hanya itu, ujung jalan selatan makam Jangkang juga dibersihkan dari sampah serta gundukan tanah yang mengganggu. Rencana pemasangan tiang lampu belum bisa dilaksanakan karena beberapa warga ijin tidak hadir. Setelah dianggap cukup, kerja bakti diakhir sekitar pukul 10.15 WIB.

Foto: Heru Sudjanto

06 Juli 2026

Pertemuan Warga #7 @Bpk. Supriyadi

Warga Ngentak RT 04 kembali menggelar pertemuan rutin selapanan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Sesuai urutan yang mendapatkan arisan, tuan rumah kali ini adalah Bpk. Supriyadi. Karena pertimbangan tertentu, tempat kegiatan digelar di halaman masjid Al-Istiqomah yang lebih leluasa.

Foto: Heru Sudjanto

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
2. Dzikir pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan

  • Bendahara RT 04 oleh Bpk. Muhammad Khairil Anwar

Saldo Rp 5.512.700

  •  Dana Sosial oleh Bpk. Abdul Rokhimin





  • Jimpitan bulan Juli 2026 : Rp. 540.000,-

4. Sambutan Ketua RT 04

  • Terimakasih atas kehadiran bapak-bapak pada pertemuan rutin
  • Mohon kepada semua warga agar bisa mengikuti semua kegiatan kampung, misalnya pertemuan warga, kerjabakti, ronda dan lain-lain
  • Kerja bakti Minggu Kliwon dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2026
  • Ada bantuan kap dan fiting lampu dari Bpk. Gianto
  • Ada warga baru yakni Bpk. Arif

5. Sambutan Dukuh Dagen

  • Pekan pembayaran PBB terdekat di bulan Juli 2026
  • Proposal pengajuan program pembangunan bisa diajukan. Bisa
  • Sosialisasi keselamatan berkendaraan bermotor oleh Jasa Raharja

6. Lain-lain

  • Perkenalan warga baru, yakni Bpk. Arif yang menempati rumah baru sebelah selatan kost-kostan. Asli Surabaya, sebelumnya bekerja di Jakarta. Pekerjaan saat ini. swasta.
  • Muhammad Saiful : Panitia 17an mohon melibatkan bapak/ibu, tidak hanya pemuda saja
  • Bpk. Sudiro : Proyek jalan tembus utara makam Duwet mohon dilanjutkan
  • Bpk. Samiran : Idem dengan Bpk.Sudiro
7. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Sudiro
8. Penutup

05 Juli 2026

Sabilul Huda #37 @Bpk. H. Zainuri

Pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Pengajian urutan ke-37 kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 5 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. H. Zainuri di Ngentak. Meskipun beliau tidak bisa hadir, namun anak pak Zainuri bisa membersamai malam itu. 

Seperti biasa, acara diawali bacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin. Setelahnya adalah istirahat guna menikmati hidangan yang sudah disediakan shohibul bait. Dinginnya cuaca malam itu menjadi hangat karena soto ayam kampung dan segelas teh dari keluarga Bpk. Zainuri.

Setelah acara istirahat dianggap cukup, dilanjutkan acara inti berupa pengajian. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Malam itu, beliau menyampaikan paparan sebagai berikut :

Foto: Heru Sudjanto

  • Dua Perkara Paling Utama: Keutamaan tertinggi bagi seorang Muslim adalah memiliki iman kepada Allah dan memberikan manfaat bagi sesama.
  • Keseimbangan Ibadah dan Sosial: Kesalehan tidak hanya diukur dari ibadah ritual (seperti salat), tetapi juga dari kepedulian sosial. Seorang Muslim harus seimbang antara menjaga hubungan dengan Allah dan berbuat baik di masyarakat, seperti ikut serta dalam kerja bakti atau membantu tetangga.
  • Bentuk Kemanfaatan: Memberi manfaat bagi orang lain tidak harus selalu berupa uang, melainkan bisa melalui ucapan yang baik, kedudukan, maupun bantuan tenaga (fisik).
  • Pentingnya Hidayah: Hidayah atau petunjuk agama adalah nikmat tertinggi yang harus dijaga dengan teguh, karena merupakan hak prerogatif Allah yang tidak bisa dipaksakan oleh manusia.
  • Pesan untuk Generasi Mendatang: Orang tua diingatkan untuk mendidik anak agar menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, tabah, dan saleh agar siap menghadapi tantangan zaman yang semakin berliku dalam mencari ilmu maupun nafkah.
  • Ketulusan dan Balasan Tuhan: Berbuat baik harus dilakukan dengan ikhlas (Ihsan) tanpa mengharapkan pujian manusia. Setiap kebaikan yang dilakukan untuk menolong sesama diyakini akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda, termasuk dalam bentuk nikmat kesehatan dan kecukupan oksigen yang diberikan cuma-cuma.
Di penghujung acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak malam itu sebesar Rp. 145.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah ibu Wiji Sutrisno di Dolikan.

28 Juni 2026

Sabilul Huda #36 @Bpk. Ponimin

Sesuai yang mendapatkan undian arisan, sebagai shohibul bait pengajian pekanan Sabilul Huda kali ini adalah Bpk. Ponimin. Kegiatan kali ini dilaksanakan hari Ahad, 28 Juni 2026 bada Isya di serambi masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04. 

Tepat pukul 19.50 WIB acara dibuka dengan lafal basmallah. Selanjutnya dibacakan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Usai pembacaan kalimat thoyibah dzikir dan tahlil, acara rehat sejenak guna menikmati snack dan teh panas yang telah disediakan tuan rumah. Berdasarkan informasi yang disampaikan pembawa acara, guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoha dari Santan. Namun beliau terlambat hadir karena bersamaan acara kenduren.

Foto: Heru Sudjanto

Sekitar pukul 21.05 WIB, pak Thoha tiba di masjid Al-Istiqomah Ngentak. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan materi sebagai berikut :

  • Evaluasi Diri (Muhasabah): Menyadari bahwa bertambahnya usia berarti berkurangnya jatah hidup. Manfaatkan waktu yang tersisa untuk mengevaluasi amal perbuatan dan bertaubat dari kesalahan.
  • Menghindari "Berling": Menghentikan kebiasaan shalat yang hanya dilakukan saat sempat (kober ra eling, eling ra kober). Prioritaskan ibadah shalat tepat waktu sebagai bentuk ketaatan utama.
  • Taubat Nasuha: Melakukan taubat yang sungguh-sungguh dengan berjanji tidak mengulangi maksiat. Bersihkan hati dari penyakit batin seperti sombong, dengki, dan iri hati.
  • Dzikir yang Khusyuk: Melakukan dzikir dengan suara lirih dan penuh perasaan, bukan dengan berteriak. Dzikir sebaiknya dilakukan secara rutin pada waktu pagi dan sore hari untuk menenangkan jiwa.
  • Memakmurkan Masjid: Menghidupkan shalat berjamaah lima waktu di masjid untuk membangun masyarakat yang harmonis, makmur, dan mendapat keberkahan dari Tuhan.
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan informasi perolehan infak. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. H. Zainuri di Ngentak.

27 Juni 2026

Mediasi Rencana Pendirian Kandang

Foto: Muh. Sigit Nurcahyo
 Terdapat dinamika rencana pendirian kandang kambing di kampung Ngentak RT 04 oleh Bpk. Erlangga Adi Nugroho. Meski sudah melalui sosialisasi saat pertemuan warga, ternyata ada salah seorang warga Ngentak yang keberatan. Tanggal 6 Juni 2026, melalui group WA kampung, warga tersebut mengungkapkan alasannya, bahwa bau yang akan ditimbulkan mengganggu lingkungan sekitar. 

Guna menjembatani dua pihak yang berkepentingan, maka diadakan mediasi pada hari Jumat, 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB di ruang Bamuskal Kantor Kalurahan Pendowoharjo Sewon. Hadir juga pada kegiatan tersebut antara lain Ketua RT 04, Lurah Pendowoharjo dan perangkat lain. Salah satu hasil pertemuan tersebut akan diadakan kunjungan ke kandang modern. 

Namun upaya tersebut ternyata belum cukup bagi warga yang menolak tersebut. Berjuang sendiri, yang bersangkutan melaporkan keberatannya ke dinas terkait hingga ke Bupati Bantul. Hingga akhirnya, satpol PP Kabupaten Bantul melakukan peninjauan ke lokasi di kampung Ngentak RT 04. Salah satu rekomendasi sidak tersebut adalah himbauan untuk melalukan mediasi lagi bersama warga kampung. Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, diadakah musyawarah yang dilaksanakan pada hari Sabtu 27 Juni 2026 pukul 19.30 WIB di rumah Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo. Selain dihadiri kedua belah pihak berkepentingan, turut diundang adalah seluruh pengurus kampung RT 04, tokoh masyarakat, warga sekitar kandang dan Dukuh Dagen. Hasil diskusi malam itu antara lain sebagai berikut :

1. Proses Komunikasi dan Izin

Rencana pembangunan kandang domba ini sebenarnya telah disampaikan kepada warga dalam pertemuan rutin (Selaso Kliwon). Karena pada awalnya tidak ada tanggapan atau protes dari warga selama beberapa kali pertemuan, hal tersebut dianggap sebagai bentuk persetujuan secara psikologis oleh pihak pengembang. Selain itu, secara regulasi, jarak kandang tersebut yang berkisar antara 20 hingga 25 meter dari rumah warga diklaim sudah memenuhi aturan yang berlaku untuk skala

25 Juni 2026

Kenduri Asyuro 1448 H / 2026 M

Foto: Heru Sudjanto
Sudah menjadi tradisi turun temurun di kampung Ngentak RT 04, setiap malam 10 Muharram diselenggarakan kenduren Asyuro. Di tahun 1448 Hijriyah ini kegiatan serupa dilaksanakan pada hari Kamis, 25Juni 2026 pukul 18.00 WIB (bada Maghrib) di halaman Masjid Al-Istiqomah. Menurut Bpk. Eko Sudaryanto selaku ketua RT 04, kegiatan doa bersama ini bertujuan agar kampung Ngentak RT 04 selalu dalam keberkahan Allah SWT, ayom ayem tentrem dan sejahtera.

Dalam kenduren Asyuro ini, bapak-bapak yang hadir membawa sedekah berupa nasi boks. Selanjutnya warga yang hadir menyimak kultum yang disampaikan Bpk. Rudi Santosa. Setelahnya, pembacaan doa dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Sebagai akhir kegiatan, masing-masing hadirin membawa pulang sedekah yang tersedia.

Tanggal 10 Muharram atau dikenal sebagai Hari Asyura adalah hari bersejarah dalam Islam yang diwarnai oleh berbagai peristiwa penyelamatan para nabi, pengampunan dosa, serta Tragedi Karbala. Peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram antara lain: 

  1. Diselamatkannya Nabi Musa AS: Nabi Musa dan Bani Israil diselamatkan dari kejaran Firaun dengan terbelahnya Laut Merah.
  2. Kapal Nabi Nuh AS Berlabuh: Kapal Nabi Nuh berlabuh dengan selamat di Bukit Zuhdi setelah banjir besar melanda dunia.
  3. Diterimanya Taubat Nabi Adam AS: Allah SWT menerima taubat Nabi Adam AS atas dosa-dosanya.
  4. Nabi Ibrahim AS Selamat dari Api: Nabi Ibrahim diselamatkan dari siksaan Raja Namrud berupa api yang membakar.
  5. Bebasnya Nabi Yusuf AS: Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara Mesir setelah difitnah.
  6. Tragedi Karbala: Peristiwa memilukan wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husain bin Ali, beserta keluarganya di Padang Karbala.

Karena banyaknya peristiwa besar yang menyelamatkan para nabi, umat Islam sangat dianjurkan untuk mengerjakan amalan sunah di tanggal 10 Muharram. Amalan yang paling utama adalah Puasa Asyura yang diyakini dapat menghapus dosa setahun yang lalu, serta memperbanyak sedekah kepada anak yatim yang dikenal sebagai tradisi Lebaran Yatim.