25 Juni 2026

Kenduri Asyuro 1448 H / 2026 M

Foto: Heru Sudjanto
Sudah menjadi tradisi turun temurun di kampung Ngentak RT 04, setiap malam 10 Muharram diselenggarakan kenduren Asyuro. Di tahun 1448 Hijriyah ini kegiatan serupa dilaksanakan pada hari Kamis, 25Juni 2026 pukul 18.00 WIB (bada Maghrib) di halaman Masjid Al-Istiqomah. Menurut Bpk. Eko Sudaryanto selaku ketua RT 04, kegiatan doa bersama ini bertujuan agar kampung Ngentak RT 04 selalu dalam keberkahan Allah SWT, ayom ayem tentrem dan sejahtera.

Dalam kenduren Asyuro ini, bapak-bapak yang hadir membawa sedekah berupa nasi boks. Selanjutnya warga yang hadir menyimak kultum yang disampaikan Bpk. Rudi Santosa. Setelahnya, pembacaan doa dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Sebagai akhir kegiatan, masing-masing hadirin membawa pulang sedekah yang tersedia.

Tanggal 10 Muharram atau dikenal sebagai Hari Asyura adalah hari bersejarah dalam Islam yang diwarnai oleh berbagai peristiwa penyelamatan para nabi, pengampunan dosa, serta Tragedi Karbala. Peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram antara lain: 

  1. Diselamatkannya Nabi Musa AS: Nabi Musa dan Bani Israil diselamatkan dari kejaran Firaun dengan terbelahnya Laut Merah.
  2. Kapal Nabi Nuh AS Berlabuh: Kapal Nabi Nuh berlabuh dengan selamat di Bukit Zuhdi setelah banjir besar melanda dunia.
  3. Diterimanya Taubat Nabi Adam AS: Allah SWT menerima taubat Nabi Adam AS atas dosa-dosanya.
  4. Nabi Ibrahim AS Selamat dari Api: Nabi Ibrahim diselamatkan dari siksaan Raja Namrud berupa api yang membakar.
  5. Bebasnya Nabi Yusuf AS: Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara Mesir setelah difitnah.
  6. Tragedi Karbala: Peristiwa memilukan wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husain bin Ali, beserta keluarganya di Padang Karbala.

Karena banyaknya peristiwa besar yang menyelamatkan para nabi, umat Islam sangat dianjurkan untuk mengerjakan amalan sunah di tanggal 10 Muharram. Amalan yang paling utama adalah Puasa Asyura yang diyakini dapat menghapus dosa setahun yang lalu, serta memperbanyak sedekah kepada anak yatim yang dikenal sebagai tradisi Lebaran Yatim.

24 Juni 2026

Sholat Tasbih Bulan Muharram 1448 H

Dalam rangka hari Asyuro tanggal 10 Muharram 1448 H, masjid Al-Istiqomah kembali menyelenggarakan sholat tasbih. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juni 2026 bada Sholat Isya di masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul. Sebagai imam adalah Bpk. Wahyudi dari Kojo Pendowoharjo. 

Usai pelaksanaan sholat tasbih, dilanjutkan kultum singkat sembari menikmati hidangan soto bakso dan segelas teh panas yang menyegarkan.

Foto: Heru Sudjanto
Bagi yang belum memahami ketentuan Sholat Tasbih berikut penjelasannya. Sholat Tasbih adalah sholat sunnah yang sangat istimewa karena di dalamnya kita membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali dalam empat rakaat. Sholat ini dianjurkan untuk diamalkan setidaknya sekali seumur hidup, atau jika mampu bisa dilakukan setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali.

21 Juni 2026

Sabilul Huda #35 @Bpk. Mardiyo

Foto: Heru Sudjanto
Menjelang putaran akhir, pengajian pekanan Sabilul Huda tetap menyedot animo jamaah untuk hadir. Terbukti, pada hari Ahad 21 Juni 2026 bada Isya bapak ibu dan juga anak-anak berduyun-duyun menghadiri rumah Bpk. Mardiyo di Ngentak RT 04 sebagai shohibul bait. 

Setelah dibuka oleh MC, pukul 19.50 WIB acara diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Tidak hanya hadirin yang mengikuti bacaan kalimat thoyibah, namun juga Bpk. H. Basyrowi juga ikut serta yang hadir sejak acara belum dimulai. Setelah bacaan kalimat thoyibah, acara istirahat sejenak guna menikmati bakso segar, snack dan segelas teh panas. 

Sebagai guru ngaji malam itu, Bpk. Basyrowi memberikan motivasi di tahun baru 1448 H berdasarkan Hadist Riwayat Al-Hakim. “Siapa saja yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang beruntung. Siapa saja yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Siapa saja yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka).” 

Sebagai penutup seluruh rangkaian acara, pembawa acara yakni Bpk. Rudi Santosa menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 125.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Ponimin di Ngentak. 

18 Juni 2026

Pengajian Husnul Khotimah di Ngentak

Setelah beberapa putaran berhalangan membersamai, Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil akhirnya bisa hadir lagi di pengajian Husnul Khotimah. Tepatnya edisi malam Jumat Pahing yang diselenggarakan hari Kamis, 18 Juni 2026 di masjid Al-Istiqomah Ngentak. 

Seperti biasanya, acara diawali pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin. Jamaah dari Bakalan, Dagen, Karanggede, Ngentak dan Dolikan terlihat mengikuti bacaan kalimat thoyibah secara khusyuk hingga selesai. Setelahnya, hadirin rehat sejenak guna menikmati hidangan yang disajikan oleh tuan rumah.

Usai menikmati snack dan segelas teh panas, pak Roni memulai acara inti dengan syair Lam Yahtalim, yang dikutip dari kitab Maraqil Ubudiyyah ala Bidayatil Hidayah yang ditulis oleh Syaikh Nawawi Al-Bantani. Kitab ini menjelaskan lebih lanjut isi dari kitab Bidayatul Hidayah karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghozali. Lam Yahtalim merupakan nadham atau syair yang yang berisi tentang keistimewaan-keistimewaan Nabi Muhammad SAW. Berikut syair lengkapnya.

Undangan Pengajian Husnul Khotimah

15 Juni 2026

Selamat Tahun Baru 1448 H

Di penghujung tahun 1447 H sekaligus memasuki tahun baru 1 Muharram 1448 H, masjid Al-Istiqomah menyelenggarakan doa bersama. Acara setahun sekali ini dilaksanakan pada hari Senin, 15 Juni 2026 di masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04.

Usai pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah, acara diawali kultum yang disampaikan oleh Bpk. Rudi Santosa. Setelahnya dilanjutkan pembacaan doa akhir tahun sebagai berikut :

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ، وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ 'amiltu fî hâdzihis sanati mimmâ nahaitanî 'anhu falam atub minhu, wa lam tardhahu wa lam tansahu, wa halumta 'alayya ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatika. Fa innî astaghfiruka, faghfir lî. Wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhahu wa wa'adtanî 'alaihis tsawâba, fa'as'aluka yâ Karîmu yâ Dzal Jalâli wal Ikrâm, an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ Karîm.

14 Juni 2026

Sabilul Huda #34 @Bpk. Sugiyono

Putaran ke-34 pengajian Sabilul Huda kembali digelar. Kali ini dilaksanakan pada hari Ahad 14 Juni 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Sugiyono di Ngentak.

Menjadi rutinitas, kegiatan diawali dengan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Jamaah yang hadir mengikuti bacaan dengan khusyuk. Usai pembacaan kalimat thoyibah dzikir dan tahlil, acara istirahat guna menikmati hidangan teh dan snack. 

Usai jeda istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian yang disampaikan Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan selaku guru ngaji malam itu.

Foto: Heru Sudjanto

Dalam penjelasannya, pak Thoyib menyampaikan materi : Filosofi Shalat, Penyakit Jiwa dan Keutamaan Muharram.