19 Oktober 2026

Pertemuan Warga #10 @Heru Sudjanto

Malam Selasa Kliwon tiba. Saatnya warga Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul menyelenggarakan pertemuan rutin. Kali ini, Senin 19 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB bertempat di rumah Bpk. Heru Sudjanto.

Foto: Heru Sudjanto

Hasil Pertemuan

1. Pembukaan oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Parno
3. Laporan Keuangan 

  • Bendahara oleh Bpk. Muhammad Khairil Anwar
  • Dana Sosial oleh Bpk. Abdul Rokhimin
  • Jimpitan oleh Bpk. Marwanto

4. Sambutan-sambutan

  • Ketua RT 04 oleh Bpk. Eko Sudaryanto
  • Dukuh Dagen oleh Bpk. Hartadi

5. Lain-lain

  • Sosialisasi dari Gapoktan Kelurahan Pendowoharjo
  • Bpk. Parno :

6. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Parjiyono
7. Penutup

18 Oktober 2026

Boyong Manten Clarissa dan David

Usai melaksanakan ijab qabul dilanjutkan walimatul ursy, masih di hari yang sama diadakan acara Boyong Manten Menyambut Kebahagiaan Pasangan Baru Clarissa dan David. Kegiatan ini masih dilaksanakan hari Ahad, 18 Oktober 2026 pukul 19.30 WIB di rumah mempelai pria yakni di Kanggotan Kidul, RT 9 RW 6, Pleret, Bantul.

Tradisi boyong manten adalah sebuah prosesi memboyong atau mengantar pengantin baru menuju kediaman pihak keluarga pria untuk memulai lembaran hidup baru bersama. Suasana haru, bahagia, serta penuh kehangatan tampak jelas dalam raut muka kedua keluarga besar ini. Berikut adalah rangkain jalannya prosesi boyong manten tersebut. 

Foto: Heru Sudjanto
Rangkaian acara dimulai dengan persiapan rombongan pengantin baru. Dengan senyum bahagia layaknya raja dan permaisuri yang duduk bersanding, pengantin baru bersiap untuk diberangkatkan menuju tempat kediaman baru. Ungkapan rasa syukur dan doa mengiringi setiap langkah perjalanan rombongan boyong manten ini.

Setibanya di lokasi tujuan, rombongan pengantin disambut dengan penuh kehangatan oleh pihak keluarga besar. Nuansa adat Jawa yang kental terasa melalui tata cara penyambutan, ucapan selamat, serta ungkapan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara inti—mulai dari ijab kabul yang berjalan lancar di pagi hari—telah terlaksana dengan sukses dan berkah.

Acara berikutnya adalah Penyerahan dan Penerimaan Kembali. Perwakilan keluarga menyampaikan sambutan penyerahan sekaligus ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak keluarga, panitia, serta tamu undangan yang telah membantu melancarkan hajat besar ini. Acara ini juga menjadi simbol ikatan kekeluargaan yang semakin erat antara keluarga besar kedua belah pihak.

Di akhir acara, adalah Ramah Tamah dan Ucapan Selamat. Suasana semakin meriah ketika para tamu undangan, kerabat, serta sahabat bergiliran memberikan ucapan selamat kepada pasangan pengantin baru. Sesi ramah tamah ini diisi dengan jamuan serta canda tawa hangat yang mencerminkan kebahagiaan atas bersatunya dua insan dalam ikatan suci pernikahan.

Selamat menempuh hidup baru kepada Clarissa dan David. Semoga senantiasa diberikan keharmonisan, kebahagiaan, serta segera dikaruniai keturunan yang saleh dan salihah.

Momen Pernikahan Clarissa Rahmawati

Pernikahan adalah salah satu momen paling sakral dan dinantikan dalam hidup seseorang. Suasana haru, bahagia, serta penuh kehangatan tampak jelas dalam prosesi akad nikah yang baru saja diselenggarakan. Acara ini mempertemukan dua keluarga besar dalam ikatan suci yang khidmat. Hal inilah yang saat ini dirasakan puteri sulung Bpk. Yulianto dan Ibu Haryanti, Clarissa Rahmawati atau biasa dipanggil Icha. Mbak Icha dipersunting mas David Hidayat Nur putera pasangan Bpk. Dwi Surodalyono dan ibu Sri Sulistyowarni, warga Kanggotan Kidul, RT 9 RW 6, Pleret, Bantul. Proses ijab dan qabul dilaksanakan pada hari Ahad Pon 18 Oktober 2026 pagi di Gedung Graha Santika Tamansari Bantul.

Foto: Heru Sudjanto

Berikut adalah rangkaian jalannya prosesi acara tersebut:

  1. Pembukaan dan Penyerahan Calon Pengantin Pria. Rangkaian acara dimulai dengan prosesi penyerahan calon pengantin pria, David Hidayat Nur, dari pihak keluarga kepada keluarga besar calon pengantin putri, Clarissa Rahmawati. Perwakilan dari pihak keluarga pengantin pria menyampaikan maksud kedatangan mereka secara resmi untuk menyerahkan putra tercinta agar dinikahkan dengan putri dari Bapak Yulianto.
  2. Penerimaan dengan Penuh Kekeluargaan. Pihak keluarga calon pengantin putri menyambut kedatangan rombongan pengantin pria dengan tangan terbuka. Sambutan hangat dan penuh rasa syukur diucapkan sebagai tanda diterimanya niat baik tersebut untuk menyatukan kedua insan ke dalam ikatan pernikahan.
  3. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an. Untuk memberikan ketenangan batin serta memohon keberkahan dari Sang Pencipta, acara dilanjutkan dengan pembacaan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Lantunan ini membuat suasana ruangan menjadi semakin syahdu dan khidmat bagi para keluarga dan tamu undangan yang hadir.
  4. Prosesi Akad Nikah yang Sah. Masuk ke acara inti, petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) terlebih dahulu memeriksa kelengkapan berkas administrasi kedua calon pengantin. Setelah dinyatakan lengkap, prosesi ijab kabul pun dimulai.. Dengan mantap dan lancar, sang pengantin pria, David Hidayat Nur, mengucapkan kalimat ijab kabul untuk meminang Rahmawati binti Bapak Yulianto dengan mahar berupa perhiasan emas dan uang tunai yang dibayar tunai. Serentak, para saksi dan tamu undangan mengucap syukur begitu prosesi akad dinyatakan sah.
  5. Penyerahan Buku Nikah dan Doa Pengantin. Setelah sah secara agama dan hukum negara, momen berharga berlanjut dengan penyerahan buku nikah kepada pasangan pengantin baru. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama agar pernikahan ini senantiasa dilimpahi keberkahan, sakinah, mawaddah, warahmah, serta segera diberikan keturunan yang saleh dan salihah.
  6. Sesi Dokumentasi dan Ramah Tamah. Sebagai penutup rangkaian acara bahagia ini, momen diabadikan melalui sesi foto bersama keluarga besar, para tamu undangan, serta tim panitia dan organizer yang bertugas mendampingi kelancaran acara dari awal hingga akhir.

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendokan semoga pasangan David Hidayat Nur dan Clarissa Rahmawati senantiasa diberikan kebahagiaan, kerukunan, dan keberkahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. 

16 Oktober 2026

Kenduri Tasyakuran Mbak Icha

Menjelang pernikahan puteri tercinta, Bpk. Yulianto dan Ibu Haryanti menyelenggerakan kenduri tasyakuran. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat 16 Oktober 2026 pukul 18.00 WIB (bada Maghrib) di rumah Bpk. Yulianto. Kegiatan ini bertujuan memohon doa kepada Allah SWT agar rangkaian pelaksanaan pernikahan puterinya, Clarissa Rahmawati, dengan David Hidayat Nur berjalan lancar tanpa halangan satupun.

Foto: Heru Sudjanto

Selain bapak-bapak warga Ngentak, nampak hadir malam itu warga Dolikan dan Jugang Bantul. Semoga rangkaian proses pernikahan mbak Clarissa dan mas David berjalan lancar.

11 Oktober 2026

Sabilul Huda #11 Hadi Pawiro

Di tengah cuaca kering musim kemarau berkepanjangan, jamaah Sabilul Huda tetap bersemangat mengikuti pengajian. Hal ini terbukti pada hari Ahad 11 Oktober 2026 pukul 19.45 WIB. Mereka merapat ke rumah Ibu Hadi Pawiro (ibu Karjan) sejak bada Isya. 

Seperti biasanya, acara diawali dengan pembacaan dzikir tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan snack dan segelas minuman.

Foto: Heru Sudjanto

Sebagai guru ngaji malam itu, sebenarnya adalah Bpk Muhammad Thoha dari Santan. Namun karena sedang tidak enak badan, maka beliau ijin tidak dapat hadir. Sebagai gantinya adalah Bpk. Wahyudi dari Miri. Secara garis besar, beliau menyampaikan pesan spiritual mengenai pentingnya menyikapi ujian hidup dengan kesabaran dan tawakal. Dalam penyampaiannya yang diselingi dengan bahasa dan kelakar khas Jawa, Pak Wahyudi menjelaskan sebagai berikut :

  1. Menghadapi Keluh Kesah Hidup: Penceramah mengingatkan pencerah/pendengar agar tidak terus-menerus mengeluh (sambat) atau merasa pusing/buntu (judeg) saat menghadapi persoalan hidup.
  2. Menjauhi Rasa Putus Asa: Kelakar "nglalu nang wit ceplukan" (mengakhiri hidup di pohon ceplokan yang kerdil/tidak mungkin) digunakan sebagai sindiran halus agar umat tidak pernah berputus asa atau mengambil jalan pintas yang tidak masuk akal saat tertimpa ujian.
  3. Seruan Berdoa dan Bertawakal: Penceramah mengajak untuk senantiasa mendekatkan diri, berdoa, serta memohon petunjuk dan kelapangan dada kepada Allah SWT di setiap situasi sulit.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan beberapa informasi, yakni:

  1. Perolehan infak malam itu sebesar Rp. 140.000,00
  2. Yang mendapatkan undian arisan Ibu Novi di Dolikan
  3. Pengajian berikutnya diundur hari Ahad, 25 Oktober 2026 karena bersamaan beberapa acara kampung