01 Februari 2026

Sabilul Huda #22 @Bpk. Sardi

Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan laporan prakiraan cuaca lokal, cuaca mayoritas di DIY pada hari Ahad 1 Februari 2026 diperkirakan hujan, terutama dengan intensitas ringan sejak pagi hingga malam hari di sebagian besar wilayah seperti Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, dan Sleman. Bagaimana kenyataannya? Sejak Subuh gerimis dan kadang hujan mengguyur Kampung Ngentak RT 04 dan tentunya wilayah lainnya. Kondisi ini berlanjut hingga siang hari. Matahari seakan enggan menampakkan sinarnya. Cuaca benar-benar dingin dibawah suhu normal pada umumnya. Wargapun lebih memilih berdiam di rumah, enggan beraktivitas di luar rumah. Namun Alhamdulillah, bada Ashar ada sedikit kesempatan untuk menghirup kesegaran udara luar. Sinar matahari sedikit terlihat malu-malu. Anak-anak memanfaatkan kesempatan ini dengan bermain di halaman atau lapangan. Menjelang Maghrib sampai Isya, ternyata kembali seperti pagi hari. Hujan intensitas sedang kembali turun membasahi bumi. 

Padahal, bada Isya sudah menjadi rutinitas kegiatan pengajian Sabilul Huda setiap pekannya. Malam itu, sebagai shohibul bait adalah keluarga Bpk. Sardi dan ibu Barisah di Dolikan. Namun kondisi yang kurang menguntungkan tersebut tidak menyurutkan langkah jamaah untuk hadir. Sebagian besar mereka berjalan kaki menggunakan pelindung payung. Ada juga yang menggunakan jas hujan karena mengendari sepeda motor. Terlihat wajah semangat tanpa mempedulikan rintik hujan.

Acara dibuka dengan pembacaan dzikir pinuwunan pembacaan kalimat thoyibah oleh Bpk. Ponimin. Bapak ibu serta hadirin lainnya nampak mengikutinya. Setelahnya adalah jeda istirahat. Segelas teh hangat, snack dan semangkok soto seakan menjadi penawar dinginnya malam itu. Terasa pas dengan suasana. Usai istirahat dianggap cukup, acara dilanjutkan dengan pengajian. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. H. Basyrowi dari Dukuh. Beliau sudah hadir sebelum acara dimulai. Menjadi ciri khasnya, Bpk. Basyrowi menyampaikan dengan penuh semangat berapi-api. Beliau menyampaikan banyak hal terkait keislaman.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak. Sedangkan undian arisan, karena tidak ada yang berkenan mendapatkan, maka ditawarkan kepada jamaah yang hadir. Alhamdulillah, ibu Yuli dari Dolikan bersedia ketempatan untuk pertemuan berikutnya.

Foto : Heru Sudjanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar