Hari pertama puasa di Ngentak, Rabu 18 Februari 2026, diwarnai musibah. Cuaca panas terik sejak pagi berubah menjadi mendung tebal selepas waktu Dhuhur. Sekitar pukul 13.30 WIB, angin bertiup sangat kencang disusul hujan deras. Suasana cukup mencekam, karena perubahan cuaca secara mendadak tersebut. Bahkan, berdasarkan laporan Bpk. Rudi Santosa di group kampung, pohon Mundu yang berada di sisi belakang samping Bpk. Supihartono roboh tercabut hingga akar-akarnya. Pohon berukuran besar dan berusia tua tersebut roboh ke timur, menutup akses jalan.
Upaya penanganan segera dilakukan. Melalui Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke FPRB Pendowoharjo. Alhamdulillah, tidak berapa lama kemudian tim FPRB langsung menuju ke lokasi dan menyingkiran pohon berukuran raksasa tersebut. Berdasarkan informasi yang disampaikan tim FPRB Pendowoharjo, pada saat bersamaan beberapa pohon tumbang di Jln. Bantul dan wilayah Bantul lainnya.
![]() |
| Foto : Supihartono |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar