15 Juni 2026

Selamat Tahun Baru 1448 H

Di penghujung tahun 1447 H sekaligus memasuki tahun baru 1 Muharram 1448 H, masjid Al-Istiqomah menyelenggarakan doa bersama. Acara setahun sekali ini dilaksanakan pada hari Senin, 15 Juni 2026 di masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04.

Usai pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah, acara diawali kultum yang disampaikan oleh Bpk. Rudi Santosa. Setelahnya dilanjutkan pembacaan doa akhir tahun sebagai berikut :

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ، وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ 'amiltu fî hâdzihis sanati mimmâ nahaitanî 'anhu falam atub minhu, wa lam tardhahu wa lam tansahu, wa halumta 'alayya ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatika. Fa innî astaghfiruka, faghfir lî. Wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhahu wa wa'adtanî 'alaihis tsawâba, fa'as'aluka yâ Karîmu yâ Dzal Jalâli wal Ikrâm, an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ Karîm.

Artinya: "Ya Allah, apa yang telah aku kerjakan pada tahun ini dari apa yang Engkau larang, sementara aku belum bertobat darinya, Engkau tidak meridhai, dan Engkau tidak melupakannya. Engkau bersabar padahal Engkau mampu menyiksaku, dan Engkau menyeruku untuk bertobat setelah aku berani bermaksiat kepada-Mu. Maka aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku. Dan apa yang aku amalkan pada tahun ini dari apa yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala untuknya, aku memohon kepada-Mu wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, agar Engkau menerimanya dan janganlah Engkau putus harapanku dari-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah."

Dilanjutkan pembacaan doa awal tahun sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ Dzal Jalâli wal Ikrâm.

Artinya:"Ya Allah, Engkau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Hanya kepada anugerah-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang mulia, kami bersandar. Tahun baru ini telah tiba. Aku memohon perlindungan kepada-Mu di tahun ini dari godaan setan dan para walinya, serta memohon pertolongan-Mu untuk mengalahkan nafsu yang selalu memerintahkan pada kejahatan. Aku juga memohon kesibukan dalam melakukan amal yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu, wahai Dzat Yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan."

Usai doa bersama, dilanjutkan sholat Isya berjamaah di tempat yang sama. Acara diakhiri dengan ramah tamah berupa santap bakso dan teh. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar