![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Setelah dibuka oleh MC, pukul 19.50 WIB acara diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak dan Dolikan. Tidak hanya hadirin yang mengikuti bacaan kalimat thoyibah, namun juga Bpk. H. Basyrowi juga ikut serta yang hadir sejak acara belum dimulai. Setelah bacaan kalimat thoyibah, acara istirahat sejenak guna menikmati bakso segar, snack dan segelas teh panas.
Sebagai guru ngaji malam itu, Bpk. Basyrowi memberikan motivasi di tahun baru 1448 H berdasarkan Hadist Riwayat Al-Hakim. “Siapa saja yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang beruntung. Siapa saja yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Siapa saja yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka).”
Sebagai penutup seluruh rangkaian acara, pembawa acara yakni Bpk. Rudi Santosa menyampaikan perolehan infak sebesar Rp. 125.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Ponimin di Ngentak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar