Jalan beraspal yang dulunya mulus kini berubah menjadi penuh luka. Lubang-lubang menganga di berbagai titik, seakan menjadi jebakan bagi setiap pengendara yang melintas. Saat hujan turun, genangan air menutupi kerusakan, membuatnya semakin berbahaya dan sulit diprediksi. Kendaraan harus melambat, berkelok menghindari lubang, sementara warga sekitar hanya bisa berharap adanya perbaikan dari pihak berwenang. Jalan itu bukan sekadar akses penghubung, tetapi juga cerminan dari kebutuhan akan perhatian dan perawatan yang belum terpenuhi.
Itulah gambaran Jl. Ngentak saat ini, ruas jalan tembus mulai dari Jl. Bantul Km 9.5 ke barat menuju Puskemas Pembantu Bantul II. Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, warga Ngentak berinisiatif memperbaiki dengan cara menambal lubang jalan tersebut dengan semen. Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan pada hari Ahad 19 April 2026 mulai pukul 07.30 WIB.
Ke depan, masyarakat kampung Ngentak berharap jika terdapat jalan rusak, pihak pemerintah daerah tanggap untuk segera memperbaiki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar