Sesuai yang mendapatkan undian arisan, pengajian Sabilul Huda urutan ke-27 bertempat di rumah Bpk. Abdul Rokhimin. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu 26 April 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil dari Perum Rotokenongo. Dalam paparannya beliau menyampaikan hal berikut.
1. Keutamaan Sifat Welas Asih (Kasih Sayang)
Hadis Utama: Ustaz membahas hadis tentang orang-orang yang memiliki sifat kasih sayang (Ar-rahimuna). Siapa pun yang menyayangi makhluk di bumi, maka ia akan disayangi oleh Allah yang Maha Penyayang dan para malaikat di langit.
Cakupan Kasih Sayang: Kasih sayang tidak hanya diberikan kepada sesama manusia (Bani Adam), tetapi juga kepada hewan yang tidak diperintahkan untuk dibunuh.
2. Adab Terhadap Hewan dan Lingkungan
Menyembelih dengan Ihsan: Saat menyembelih hewan (seperti sapi atau kambing), pisau harus benar-benar tajam agar hewan tidak merasa sakit berlebihan. Jika disembelih sesuai syariat, dagingnya akan lebih berkualitas dan awet.
Larangan Menyiksa: Ustaz mengingatkan agar tidak menyiksa hewan, seperti memukul kepala lele atau menyakiti hewan saat istri sedang hamil, karena setiap makhluk bisa "mengadu" kepada penciptanya.
Tumbuhan pun Bertasbih: Mengacu pada Al-Qur'an, pohon-pohon yang bergoyang sebenarnya sedang bertasbih kepada Allah, sehingga kita harus memperlakukan alam dengan baik.
3. Pelajaran dari Kisah Ulama
Imam Ghazali dan Seekor Lalat: Diceritakan dalam mimpi seseorang, Imam Ghazali masuk surga bukan karena tumpukan ibadahnya, melainkan karena rasa kasihannya saat melihat seekor lalat yang hinggap di tintanya. Ia berhenti menulis sejenak agar lalat tersebut bisa minum dengan tenang.
Pelacur yang Diampuni: Ustaz juga menyinggung hadis sahih tentang seorang pelacur yang diampuni dosanya oleh Allah hanya karena memberikan minum kepada seekor anjing yang kehausan.
4. Nasihat Spiritual
Jangan Meremehkan Amal Kecil: Kita tidak boleh membanggakan ibadah yang banyak, dan jangan pula meremehkan amal yang terlihat sepele. Bisa jadi amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas itulah yang mendatangkan rahmat Allah.
Sebab Husnul Khatimah: Salah satu cara mendapatkan akhir yang baik (husnul khatimah) adalah dengan melanggengkan doa untuk keselamatan dan kemuliaan umat Nabi Muhammad SAW. Acara ditutup dengan pesan agar jemaah saling mengingatkan dalam kebaikan, menjaga kesehatan, dan terus menuntut ilmu agar mendapatkan bekal jariah untuk di akhirat nanti.
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan perolehan infak dan yang mendapatkan undian arisan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar