06 September 2026

Pernikahan Hanter Hidayat

Foto: Istimewa
Hari bahagia yang ditunggu-tunggupun tiba. Prosesi akad nikah dan resepsi pernikahan (pahargian) antara Hanter Hidayat (putra dari Bapak Supiartana dan Ibu Budiati) dengan Evi Anggraini Puspitasari (putri dari Bapak Syikh Riadiana dan Ibu Margianti) yang berlangsung di Banyu Temumpang, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.

Rangkaian jalannya kegiatan meliputi:
  • Penyambutan dan Pasrah Tampi Rombongan: Rombongan keluarga pengantin pria yang datang dari Ngentak, Sewon, Bantul disambut hangat oleh pihak keluarga wanita. Perwakilan pihak pria (Bapak Parno) menyampaikan maksud kedatangan untuk menyerahkan calon pengantin pria beserta hantaran/mahar. Penyerahan ini diterima secara resmi oleh perwakilan pihak wanita (Bapak Maruf Cahyadi).
  • Prosesi Akad Nikah: Prosesi ijab kabul dipandu oleh petugas dari KUA Kapanewon Kasihan dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Ayah kandung pengantin wanita (Bapak Syikh Riadiana) bertindak langsung sebagai wali nikah dengan disaksikan oleh Bapak Eko Sudaryanto dan Bapak Irwanto. Hanter Hidayat mengikrarkan ijab kabul dengan mahar berupa perhiasan emas 10,5 gram serta uang tunai Rp2.696.000.
  • Upacara Adat Panggih: Seusai akad nikah dinyatakan sah, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian tradisi panggih gaya Surakarta, antara lain penyerahan kembar mayang, balangan gantal (saling melempar sirih), pidakan tigan (menginjak telur), wijik suku (membasuh kaki pengantin pria sebagai wujud bakti), hingga sinduran saat kedua mempelai dituntun orang tua menuju pelaminan.
  • Pahargian dan Ramah Tamah: Mempelai bersanding di pelaminan untuk menerima doa restu dari para tamu undangan agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah (SaMaWa) serta lekas dikaruniai momongan. Acara diakhiri dengan santap bersama (dahar walimah) dan ramah tamah yang diiringi hiburan musik/seni.

05 September 2026

Kenduren Doa Bersama Hanter Hidayat

Salah satu warga Ngentak yakni Bpk. Supi Hartono punya hajat menikahkan putera keduanya, Hanter Hidayat. Berkenaan dengan hal tersebut, Pak Supi menyelenggarakan kenduren doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 5 September 2026 pukul 19.30 WIB (bada Isya). Tidak hanya dihadiri bapak-bapak Ngentak, namun juga sebagian warga Dolikan.

Acara dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Sebelum dimulai, bapak-bapak yang hadir berkesempatan menikmati minuman dan snack. Setelahnya, pembacaan dzikir tahlil yang diikuti seluruh hadirin. Usai pembacaan kalimat thoyibah, acara rehat guna menyantap hidangan yang disajikan tuan rumah. 

Seluruh warga Ngentak RT 04 mendoakan semoga acara berjalan lancar sampai hari H. 

30 Agustus 2026

Sabilul Huda #5 Bpk. Robet

Foto: Heru Sudjanto

Menutup bulan Agustus 2026, tepatnya hari Ahad 30 Agustus 2026 pukul 19.45 WIB pengajian Sabilul Huda kembali hadir. Sesuai undian yang mendapatkan arisan, sebagai tuan rumah adalah Bpk. Robet di Ngentak. 

Seperti biasa, acara diawali pembacaaan kalimah thoyibah dzikir dan tahlil. Namun kali ini dipimpin Bpk. Rudi Santosa, karena Bpk. Ponimin masih dalam kondisi sakit. Turut membersamai dalam dzikir pinuwunan ini Bpk. H. Basyrowi selaku guru ngaji yang datang sejak awal. Setelahnya, adalah istirahat guna menikmat hidangan berupa bubur sumsum, snack dan segelas teh panas. 

Acara berikutnya adalah acara inti berupa pengajian. Malam itu pak Basyrowi menyampaikan materi terkait tingkatan syukur nikmat. Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak malam itu sebesar Rp. 160.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Pono di Dolikan.


27 Agustus 2026

Husnul Khotimah di Ngentak

Foto: Heru Sudjanto
Pengajian Husnul Khotimah merupakan kegiatan kajian keagamaan rutin pekanan yang diselenggarakan setiap hari Kamis malam atau malam Jumat. Pengajian ini menjadi wadah kolaborasi erat antar-jamaah dari beberapa masjid di wilayah sekitar, yaitu Masjid Al-Ahda Dagen, Masjid Al-Hidayah Bakalan, Masjid Darul Falah Karanggede dan Masjid Al Istiqomah Ngentak. Selain jamaah dari keempat masjid tersebut, jamaah dari kampung Dolikan juga rutin menghadiri kegiatan ini. Tempat penyelenggaraan pengajian ini dilakukan secara bergilir di antara masjid-masjid anggota kolaborasi tersebut. Sebagai tuan rumah, masjid Al-Istiqomah terjadwal setiap malam Jumat Pahing.

Setiap putaran pengajian berjalan dengan tertib dan khidmat. Acara biasanya dipandu oleh Bpk. Rudi Santosa sebagai pembawa acara. Kegiatan selalu diawali dengan pembacaan dzikir, tahlil atau doa pinuwunan yang dipimpin oleh imamudin kampung setempat. Jika di Ngentak, selaku imamudin adalah Bpk. Ponimin. Sebelum memasuki sesi materi inti, jamaah diberikan waktu rehat sejenak untuk menikmati suguhan teh hangat dan makanan ringan yang disajikan

Narasumber utama atau pengisi tetap dalam pengajian ini adalah Bpk. Drs. H. Syahroini Djamil (Pak Roni) dari perum Rotokenongo. Dalam penyampaianya, beliau menyampaikan materi keagamaan yang bersumber dari kitab-kitab klasik seperti Riyadus Shalihin dan Maraqil Ubudiyyah. Tema yang diangkat sangat aplikatif untuk kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, mengelola penggunaan api dengan bijak untuk mencegah kebakaran, perumpamaan penerimaan hidayah seperti jenis tanah menyerap air hujan, serta pentingnya keikhlasan dalam mengabdi di masyarakat tanpa perlu menonjolkan diri. Beliau juga pernah mengulas bait syair Lam Yahtalim yang menjelaskan berbagai keistimewaan Nabi Muhammad SAW. Jika Pak Roni berhalangan hadir, posisi pemateri akan digantikan oleh guru ngaji tamu, seperti Bpk. Jamiludin dari Bangunjiwo yang mengulas pelestarian alam, atau Bpk. Ahmad Fauzan dari Wonokromo yang menekankan tuntunan hidup berdasarkan Al-Quran dan sunnah.

Antusiasme jamaah untuk menghadiri pengajian ini sangat tinggi, terutama dari kalangan jamaah putri yang jumlah kehadirannya rutin mendominasi. Dinamika kenyamanan tempat pun terus berkembang seiring waktu. Sebagai contoh, di Masjid Al-Istiqomah Ngentak, pengajian yang biasanya digelar di serambi masjid beralih ke halaman masjid dengan formasi duduk bershaf-shaf yang lebih rapi setelah terpasangnya atap galvalum baru di sisi timur dan utara masjid. Meskipun formasi duduk di halaman ini dinilai membuat jamaah lebih fokus, terdapat masukan bahwa jamaah putra yang terlambat hadir terkadang merasa sungkan bergabung karena harus melewati barisan jamaah putri. 

Kali ini, Kamis 27 Agustus 2026 pengajian Husnul Khotimah digelar di masjid Al-Istiqomah Ngentak RT 04. Karena Bpk. Roni bersamaan acara di luar kota, sebagai pengganti adalah Bpk. Jamaludin.

24 Agustus 2026

Kenduren 1 Tahun Alm. Bpk. Sarjono

 Almarhum Bpk. Sarjono, tidak terasa sudah setahun meninggalkan alam fana. Sebagai pengingat, almarhum meninggal dunia pada tanggal 5 September 2025. Dalam rangka mendoakan almarhum, Ibu Jumidah selaku ahli beserta keluarga menyelenggarakan kenduren.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin 24 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB (bada Isya) di rumah almarhum. Acara dibuka oleh Bpk. Ponimin sekaligus memimpin doa. Sedangkan bacaan Yasin dipandu oleh Bpk. Rudi Santosa. Semoga almarhum Bpk. Sarjono dilapangkan kuburnya, meninggal secara husnul khotimah. Aamiin....

Foto: Heru Sudjanto

Kenduren Sedekahan Maulud 2026

Kenduri sedekahan adalah tradisi adat Jawa berupa berkumpul dan doa bersama yang diisi dengan makan bersama sebagai wujud syukur kepada Tuhan serta permohonan berkah dan keselamatan. Tujuannya mengucapkan rasa syukur atau memperingati momen tertentu. Di kampung Ngentak RT 04, kenduri sedekahan dilaksakan lima kali setahun, yakni :

  1. Bulan Rabi'ul Awal/Maulud : Maulid Nabi Muhammad SAW
  2. Bulan Muharram : Hari Asyuro
  3. Bulan Sya'ban : Ruwah
  4. Bulan Ramadhan : Malam Selikur
  5. Bulan Ramadhan : Malam takbir Idul Fitri

Selain itu, kenduri sedekahan juga menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan dan hubungan baik antar anggota masyarakat. Di akhir acara, biasanya dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh imamudin atau tokoh agama.

Foto: Heru Sudjanto
Seperti halnya pada hari Senin 24 Agustus 2026, warga Ngentak RT 04 Pendowoharjo Sewon Bantul menggelar sedekahan Maulud. Warga membawa berkat usai sholat Maghrib ke halaman masjid Al- Istiqomah. Setelah dibuka oleh Ketua RT 04 (Bpk. Eko Sudaryanto), acara dilanjutkan tausiyah oleh Bpk. Rudi Santosa terkait profil diri Nabi Muhammad SAW. Setelahnya pembacaan doa oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin. Di akhir acara, warga membawa pulang nasih berkat yang sudah diacak urutannya. 

23 Agustus 2026

Sabilul Huda #4 Bpk. Jaswandi

Pengajian Sabilul Huda merupakan kegiatan keagamaan rutin yang diselenggarakan oleh warga Ngentak RT 04, Dagen, Pendowoharjo, Sewon, Bantul. Mengusung arti "Jalan Petunjuk", pengajian ini menjadi pilar utama dalam membina kerohanian warga secara bergiliran dari rumah ke rumah (shohibul bait).

Foto: Heru Sudjanto

Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama (tholabul 'ilmi), Pengajian Sabilul Huda berfungsi sebagai ruang silaturahmi antarwarga untuk memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di lingkungan kampung. Kegiatannya berlangsung khidmat dengan diisi pembacaan doa, kajian keagamaan, serta musyawarah warga dalam suasana yang penuh kehangatan.

Edisi keempat kali ini, pengajian dilaksanakan pada hari Ahad 23 Agustus 2026 pukul 19.45 WIB. Sebagai shohibul bait adalah Bpk. Jaswandi, meskipun tempat pelaksanaan di serambi masjid Al-Istiqomah. Seperti biasa, acara pengajian diawali dengan doa bersama, zikir, tahlil, serta selawat untuk mendoakan para pendiri pengajian. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan juga pengumuman dari Kiai Muhammad Thoha mengenai undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan diselenggarakan hari Rabu, 26 Agustus 2026 di Santan, Pajangan, Bantul. Jamaah diajak untuk terus memupuk rasa cinta (mahabah) kepada Rasulullah SAW, khususnya dengan memperbanyak selawat di bulan Rabiul Awal ini.

Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammd Thoyib dari Sawahan. Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan hal-hal berikut :