Menjadi rutinitas setiap malam Senin, warga Ngentak dan Dolikan menghadiri pengajian Sabilul Huda. Kegiatan ini digelar di rumah-rumah anggota pengajian secara bergiliran sesuai undian arisan. Seperti hari itu, Ahad 20 September 2026 pukul 19.45 WIB bertempat di rumah Bpk. Mustijo di Ngentak.
Setelah dibuka oleh Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara, Bpk. Ponimin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil yang diikuti oleh seluruh jamaah. Setelahnya adalah waktu istirahat selama kurang lebih 10 menit guna menikmati hidangan yang telah tersedia.
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Beliau menyampaikan materi keislaman berikut:
Keutamaan Tirakat Orang Tua bagi Anak Cucu
- Istiqomah Beribadah: Tausiyah utama disampaikan oleh Bapak Muhammad yang mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjaga keistiqomahan dalam beribadah, bermunajat, dan menuntut ilmu.
- Pengaruh Kebaikan Orang Tua (Kana Sholahul Abi Wal Jad): Beliau menekankan bahwa kesalehan, tirakat, dan doa orang tua menjadi jalan (sababiah) utama yang menentukan kebaikan serta keberkahan hidup anak cucu di masa depan.
- Mendoakan Leluhur: Sebagai tradisi di Majelis Sabilul Huda, jamaah dibiasakan untuk mendoakan orang tua, para leluhur, dan perintis (cikal bakal) tempat sebelum pengajian dimulai.
Keutamaan Salat Berjamaah dan Amalan Salat Sunnah
- Salat Berjamaah di Masjid: Setiap amalan ibadah hendaknya didasari dengan ilmu. Jamaah sangat dianjurkan untuk memakmurkan salat fardhu berjamaah di masjid. Hal ini ditegaskan lewat kisah sahabat tuna netra yang bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai keringanan salat di rumah; Rasulullah SAW menegaskan bahwa selama azan masih terdengar, ia tetap berkewajiban menghadiri salat berjamaah di masjid.
- Salat Sunnah Fajar & Tahajud: Penceramah mengingatkan keutamaan salat sunnah dua rakaat sebelum Subuh (Fajar) yang nilainya lebih baik dari dunia dan isinya, serta salat malam (Tahajud) walau hanya dua rakaat untuk diangkat derajatnya ke maqam mahmud.
- Pahala Kiriman untuk Orang Tua: Amalan baik yang dirutinkan oleh anak (seperti konsisten salat berjamaah) akan menjadi pahala kiriman yang terus mengalir kepada orang tua yang telah meninggal dunia.
Hikmah Memuliakan Tamu (Dayoh)
- Membawa Rezeki dan Menghapus Dosa: Menjelaskan tema utama pengajian, penceramah menyampaikan hikmah ketika ada tamu yang berkunjung: kedatangan tamu membawa rezeki dan rahmat dari Allah, sedangkan saat tamu tersebut pulang, ia membawa pergi dosa-dosa pemilik rumah. Oleh karena itu, tuan rumah diimbau untuk ikhlas dan bersyukur saat menyuguhkan hidangan kepada tamu.
Rutinitas Membaca Sayyidul Istighfar
- Jaminan Masuk Surga: Jamaah diajak untuk istiqomah membaca Sayyidul Istighfar setiap selesai salat Subuh dan Maghrib.
- Landasan Hadis: Berdasarkan hadis Sahih Bukhari dari Saddad bin Aus RA, siapa saja yang membaca Sayyidul Istighfar dengan penuh keyakinan di pagi hari lalu meninggal sebelum sore (atau membacanya di malam hari lalu meninggal sebelum Subuh), dijamin Allah menjadi penghuni surga (dakhalal jannah / min ahlil jannah).
- Penutup: Pengajian diakhiri dengan lantunan doa, Sholawat Burdah, dan penutupan majelis.
Di akhir acara, MC menyampaikan informasi peroleh infak sebesar Rp. 135.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Bpk. Heru Sudjanto di Ngentak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar