14 Mei 2026
12 Mei 2026
Pembentukan Panitia Idul Adha 1447 H
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Hasil Pertemuan :
- Daftar Panitia berdasarkan susunan panitia tahun sebelumnya dengan penambahan beberapa orang, yakni :
- Bayu Ryantoro → Sie Jeroan dan Transportasi
- Fredy Hari Sukorelawan → Sie Kelet kambing
- Febby Ferdian → Sie Keamanan
- Pelaksanaan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan hari Rabu Wage, 27 Mei 2026. Bertindak selaku imam dan khatib sholat Ied adalah Bpk. Sigit Haryanto dari Pendowo.
- Informasi dari Bpk. Rudi Santosa :
- Permohonan hewan kurban kepada Polres Bantul
- Usul pembagian daging ke warga tidak per KK, tapi per jiwa atau by name
- Daging dan kulit tidak boleh untuk upah penyembelihan
- Mohon dipertimbangkan kanthilan bagi shohibul kurban
- Jika permohonan hewan kurban ke Polres Bantul tidak diacc, pak Yus (Dagen) akan memberikan hewan kambing kurbannya ke Ngentak jika dirasa masih kurang
- Konsumsi disepakati tongseng
- Bpk. Parno : Setuju by name tapi berdasarkan yang riil domisili
- Heru Sudjanto : Setuju per jiwa dengan kriteria, menyesuikan jumlah daging
- Bpk. Sudiro : Usul kanthilan bagi shohibul kurban ditiadakan
- Iuran Wajib bagi shohibul kurban sebesar Rp 100.000,00
- Pengiriman lembu kurban diusahakan pagi hari sebelum sholat Ied. Penempatan di halaman rumah Bpk. Anton
- Disepakati tidak ada pembubaran panitia, laporan akan ditempel di papan pengumuman masjid dan dibagikan di group kampung
10 Mei 2026
Sabilul Huda #29 @Bpk. Mardiyanto
Tidak terasa, pengajian Sabilul Huda memasuki putaran ke-29. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Mei 2026 pukul 19.30 WIB. Sebagai tuan rumah adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak. Jamaah putera menempati ruang dalam rumah, sedangkan jamaah puteri di teras rumah.
Setelah acara dibuka oleh pembawa acara, Bpk. Ponimin selaku imamuddin memimpin pembacaan dzikir dan tahlil. Hadirinpun mengikuti dengan khusyu. Setelahnya adalah istirahat guna menikmati segelas teh dan snack yang dihidangkan shohibul bait.
Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Beliau menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus, lisan yang santun, serta perilaku dermawan sebagai tanda ketakwaan seorang hamba kepada Allah. Terdapat penjelasan mendalam mengenai syarat dan esensi ibadah haji, di mana kesucian diri setelah berhaji harus tercermin melalui kepedulian sosial dan tutur kata yang baik. Selain itu, teks ini mengingatkan tentang tanggung jawab moral orang tua dalam membimbing keluarga serta keutamaan saling memaafkan melalui tradisi bersalaman. Pembahasan juga menyentuh aspek praktis kehidupan beragama, seperti hukum kurban dan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Pengajaran ditutup dengan ajakan untuk terus belajar agar menjadi pribadi yang cerdas dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman yang kian berliku.
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa mengumumkan peroleh infak malam itu. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Ibu Haryanti (Bpk. Yulianto) di Ngentak.
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
07 Mei 2026
Pertemuan Takmir @Bpk. Sigit Nurcahyo
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Hasil Pertemuan :
1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir Pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan Keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin
| Sumber: Laporan Bendahara |
- Ucapan terimakasih atas kehadiran
- Tetenger masjid sudah dipasang di tembok masjid sisi timur. Tidak ada biaya pembuatan.
- Persiapan pembentukan panitia Idul Adha 1447 H
6. Lain-lain
- Bpk. Mustijo : Ampli dan horn masjid yang dulu sumbangan dari kampung, usul agar pengelolaannya dikembalikan ke kampung lagi.
- Heru Sudjanto : Pembagian voucher kacamata baca secara gratis
- Pembentukan panitia Idul Adha hari Selasa 12 Mei 2026. Susunan panitia sama dengan tahun sebelumnya.
8. Penutup
03 Mei 2026
Sabilul Huda #28 @Bpk. Senin
Memasuki putaran ke-28 pengajian rutin pekanan Sabilul Huda kembali digelar. Kegiatan ini dilaksanakan hari Ahad, 3 Mei 2026 pukul 19.30 WIB di rumah Bpk. Senin di Dolikan. Setelah dibuka oleh pembawa acara, acara dilanjutkan pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin oleh Bpk. Ponimin selaku imamudin kampung Ngentak RT 04. Jamaahpun mengikuti dengan lancar dan khusyu'. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati hidangan yang sudah disediakan tuan rumah berupa segelas teh panas, snack dan nasi boks.
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Usai acara istirahat, dilanjutkan acara inti berupa pengajian yang disampaikan oleh Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Dalam uraiannya, beliau menyampaikan Tiga Perkara yang Dicintai Allah.
1. Badlul Istitho'ah (Mencurahkan Kemampuan untuk Taat).
Hamba yang mengerahkan segala kekuatannya untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah, baik ibadah langsung (salat, puasa) maupun ibadah sosial karena manusia adalah makhluk sosial. Pentingnya istikamah dalam menuntut ilmu (Tholabul Ilmi) dan mempraktikkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
2. Wal Bukau 'Indan Nadhamah (Menangis Saat Menyesali Maksiat)
Allah sangat mencintai hamba yang memiliki rasa sedih dan menangis ketika menyadari telah melakukan kesalahan atau maksiat. Pentingnya segera beristigfar dan merasa susah hati saat tergoda oleh kemaksiatan mata atau hal lainnya di dunia yang penuh cobaan ini.
3. Was Sobru 'Indal Faqoh (Sabar Saat Mengalami Kekurangan/Hajat).
Sabar dan tetap istikamah dalam kebaikan meskipun dalam keadaan sulit atau memiliki kebutuhan yang mendesak. Tetap teguh menjauhi larangan agama (seperti mencuri atau bergunjing) meski dalam kondisi apa pun
Selain itu, pak Thoyib juga memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari antara lain :
- Adab dan Tata Krama: Kiai Muhammad menekankan pentingnya menjaga tata krama Jawa (seperti cara duduk yang sopan bagi pria dan wanita) sebagai bagian dari akhlak yang baik.
- Pentingnya Rida Orang Tua & Istri: Beliau mengingatkan bahwa rida Allah terletak pada rida orang tua (Ridholloh fi ridhol walidain). Selain itu, kesuksesan seorang suami tidak lepas dari doa dan dukungan istri di rumah.
- Pendidikan Anak: Orang tua wajib memuliakan anak dengan memberikan pendidikan agama yang baik agar mereka menjadi anak saleh/salehah. Anak yang saleh adalah satu dari tiga amal yang tidak terputus setelah manusia meninggal dunia.
- Fikih Praktis: Dalam ceramah juga disisipkan penjelasan mengenai sunah-sunah dalam salat, seperti empat tempat untuk mengangkat tangan (saat takbiratul ihram, hendak rukuk, bangun dari rukuk, dan bangun dari tahiyat awal).
Ceramah ditutup dengan ajakan untuk selalu menjaga hati agar tetap bersih dari "penyakit" dan selalu mendapatkan hidayah Allah SWT.
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan peroleh infak sebesar Rp. 150.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Bpk. Mardiyanto di Ngentak.
Kerja Bakti Bersih-bersih Jalan
![]() |
| Foto: Heru Sudjanto |
Kegiatan kerja bakti dimulai dengan membersihkan rumput liar di pinggir jalan. Sementara yang lain menyapu sampah dan mengangkatnya ke tempat-tempat tertentu. Selama kegiatan berlangsung, canda dan tawa sesekali terdengar, mempererat hubungan antarwarga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat rasa persatuan.
Menjelang pukul 10.00 WIB, kegiatan pun selesai. Kini, jalan kampung terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman dilalui. Warga kemudian berkumpul sejenak untuk menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Dengan penuh rasa puas, mereka kembali ke rumah masing-masing, membawa semangat kebersamaan yang terus terjaga di tengah kehidupan kampung Ngentak RT 04.











