30 Maret 2025

Takbir Keliling Al-Istiqomah

Perasaan senang dan gembira dirasakan hampir semua kaum muslim di akhir Ramadhan. Selama sebulan penuh, mereka berhasil menahan rasa lapar dan haus untuk berpuasa. Tak hanya itu, kaum muslim juga mampu melawan hawa nafsu yang ada di dirinya masing-masing. 

Organisasi Pemuda-pemudi Ngentak (OPPN) bersama takmir masjid Al-Istiqomah menyiapkan Takbiran Keliling guna mengagungkan asma Allah SWT menyambut hari raya Idul Fitri. Kegiatan ini merupakan kerjasama masjid Al-Istiqomah Ngentak, masjid Al-Ahda Dagen, masjid Grujugan dan masjid Mbangmalang. 

Mengambil tema Nuansa Jawa, peserta inti takbiran keliling yakni anak-anak menggunakan setelan baju lurik. Tampak serasi dengan lampion yang berwarna-warni. Tahun 2025 ini, maskot takbiran keliling adalah replika gunungan bertuliskan kaligrafi yang bisa berputar sepanjang perjalanan. 

Suasana makin meriah dengan dukungan soundsystem yang menggelegar. Kalimat takbir, tahmid dan tahlil dikumandangkan oleh bilal secara lantang. Sorotan lampu yang terang benderang juga menambah gebyar rombongan masjid Al-Istiqomah. 

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah, Wallahu Akbar, Allahu Akbar, wa Lillaahil-hamd

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."

Kenduren Sedekah Kupat 1446 H

Di penghujung bulan Ramadhan 1446 H, warga kampung Ngentak RT 04 menyelenggarakan kenduren sedekah kupat. Tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun ini sebagai ungkapan rasa syukur telah melalui bulan Ramadhan dan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Diselenggarakan hari Ahad, 30 Maret 2025 bada Maghrib di serambi masjid Al-Istiqomah. Warga membawa sedekah berupa ketupat/lontong, sayur, kerupuk dan lain-lain. Berbeda dengan kenduri sedekah lainnya, kali ini sedekah makanan tersebut ditinggal di masjid. Usai pelaksanaan takbir keliling, sedekah tersebut disantap bersama-sama peserta takbiran.

Foto : Heru Sudjanto

Dongeng Anak Islami 2025

Menutup kegiatan takjilan Ramadhan 1446 H, diadakan acara Dongeng Anak Islami. Kegiatan ini digelar pada hari Ahad 30 Maret 2025 pukul 16.30 WIB di halaman masjid Al-Istiqomah. Sebagai pendongeng adalah Kak Bekti dari Bangunjiwo Kasihan Bantul. 

Menurut mas Muhammad Saiful selaku penggagas acara tersebut, Dongeng Anak Islami ini merupakan kegiatan alternatif menjelang berbuka, yang biasanya diisi pengajian kultum. "Agar anak-anak tidak bosan dengan kegiatan takjilan", imbuh mas Iful. Gayung bersambut, Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo selaku ketua takmir sangat mendukung kegiatan positif tersebut. 

Kak Bekti dengan gayanya yang lucu, menyampaikan materi dongeng dengan interaktif. Tak hanya anak-anak, bapak dan ibu yang hadir pada kesempatan tersebut sampai terpingkal-pingkal menyaksikan aksi Kak Bekti. Tak hanya mendongeng, Kak Bekti juga memperlihatkan kepiawaiannya dalam bersulap. 

Di akhir acara, Bpk. Heru Sudjanto selaku pemandu acara menanyakan kepada anak-anak apakah kegiatan dongeng pengin dilaksanakan lagi ? Jawab anak-anak adalah pengin diadakan dongeng lagi. 

21 Maret 2025

Bingkisan Ramadhan Baznas Bantul

Foto : Muh. Sigit Nurcahyo
Sesuai informasi yang disampaikan Baznas Kabupaten Bantul, bagi masjid yang menggunakan aplikasi Menara Masjid dan melaporkan kas secara off balance atau on balance akan mendapatkan 25 bingkisan Ramadhan. Tercatat Masjid Al-Istiqomah Ngentak adalah salah satu masjid yang menerima. Sesuai kesepakatan takmir, berikut daftar warga Ngentak yang akan menerima bingkisan tersebut :

1. Edi Yulianto 
2. Karni
3. Muhtadi
4. Suroso
5. Sarjono
6. Girah
7. Tuginah
8. Ngatiyo
9. Sarjiyah
10. Supihartono
11. Sri Mulyani
12. Purwodiharjo
13. Hedy Sutomo
14. Tukinah
15. Murjono
16. Jumirah
17. Dalikem
18. Robet
19. Kismiyanto
20. Waniono
21. Wignyo Sudarmo
22. Fitri Wahyuningsih
23. Sudiyem
24. Lusi Anggritasari
25. Suratiman 

Semoga bingkisan tersebut bisa menambah kegembiraan di bulan Ramadhan, serta semangat untuk memakmurkan masjid Al-Istiqomah.

20 Maret 2025

Kenduri Malam Selikuran

Malam selikuran adalah tradisi yang dilakukan pada malam ke-21 bulan Ramadan. Tradisi ini merupakan bagian dari budaya dan religius umat Muslim, termasuk di kampung Ngentak. Kali ini, malam selikuran dilaksanakan hari Kamis 20 Maret 2025 bada Maghrib di halaman masjid Al-Istiqomah.

Makna Malam Selikuran 

  • Menandai bahwa bulan Ramadan memasuki 10 hari terakhir
  • Kesempatan untuk mendapatkan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan
  • Momen untuk berkumpul bersama, berdoa dan buka puasa
  • Momen untuk menjaga tali silaturahmi, persatuan, dan kesatuan dalam perbedaan
  • Momen untuk bersedekah kepada sesama

Tradisi Malam Selikuran 

  • Kenduri yang biasanya dilaksanakan di lingkungan masjid atau tempat lainnya
  • Doa bersama
  • Buka puasa bersama dengan membawa makanan dari rumah masing-masing
  • Malem Selikuran di Keraton Yogyakarta, yang meliputi prosesi waosan Macapat
  • Malam Selikuran di Keraton Surakarta, yang menyambut Malam Lailatul Qadar

Kata "selikur" dalam bahasa Jawa berarti 21, yang memiliki makna sebagai awal malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Foto : Heru Sudjanto

19 Maret 2025

Bingkisan Ramadhan Baznas Bantul

Berdasarkan surat dari Baznas Bantul tertanggal 19 Maret 2025, masjid-masjid yang sudah menggunakan aplikasi Menara Masjid bisa mengambil bingkisan Ramadhan sebanyak 25 paket. Paket Bingkisan Ramadhan dapat diambil dengan membawa persyaratan sebagai berikut : 

1. Surat Permohonan Pembentukan SK UPZ (Bagi yang belum) 
2. Surat Permohonan Bingkisan ramadhan 
3. Fc KTP calon penerima (25 Orang) 
4. Stempel Takmir

Waktu dan tempat pengambilan adalah sebagai berikut :

Kelompok 1 :

Hari, tgl : Jum’at, 21 Maret 2025 
Pukul 08.00 sd 11.00 WIB
Tempat : Pondok Pesantren Nidaul Ummah, Karangasem RT.03, Gilangharjo, Bantul, Kabupaten Bantul, DIY (Rumah Bpk. Drs. H. Damanhuri)

1. Masjid Al Istiqomah 
2. Masjid Al Falaah 
3. Masjid Jami Kodama 
4. Masjid Al A'laa 
5. Masjid Al Hikmah 
6. Masjid Nurul Huda 
7. Masjid Sabilunnajah 
8. Masjid At Taqorub 
9. Masjid Baitul Hakim 
10. Masjid Al Fatah Beji 
11. Masjid Al Mujahidin 
12. Masjid At Taqwa 
13. Masjid Al Musttaqim 
14. Masjid Baitul Makmur 
15. Masjid Al Hidayah 
16. Masjid Fadhlillah 
17. Masjid PPm Bangunjiwo 
18. Masjid Al Ahda 
19. Masjid Sunan Kalijaga 
20. Masjid Al Muayad

Kelompok 2 : 

Hari, tgl : Jum’at, 21 Maret 2025 
Pukul 08.00 sd 11.00 WIB
Tempat : JJl. Jend. A. Yani No.39, Nyangkringan, Bantul, Kec. Bantul, Kabupaten Bantul (Rumah Bpk. Suhartadi Prasojo)

1. Masjid Jamasba
2. Masjid Agung Manunggal Bantul 
3. Masjid Al Muqorobin 
4. Masjid Al Ikhlas Melikan
5. Masjid An Nur Nyangkringan

15 Maret 2025

Rapat Persiapan Syawalan 2025

Hari Sabtu 15 Maret 2025 saat pelaksanaan sholat tarawih, hujan deras mengguyur kampung Ngentak dan wilayah lainnya. Saking derasnya, jalan dan halaman rumah warga nampak tergenang air hujan. Namun kondisi tidak kondusif itu tidak menyurutkan pengurus kampung Ngentak yang akan menyelenggarakan pertemuan koordinasi persiapan Syawalan tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ketua RT 04 (Bpk. Eko Sudaryanto) pukul 20.30 WIB (usai tarawih). Namun karena kondisi basah, hampir semua peserta terlambat hadir, sehingga pertemuan baru bisa dimulai pukul 21.00 WIB lebih. 

Hasil pertemuan :

  1. Terbentuk panitia Halal bi Halal/Syawalan dengan ketua Bpk. Eko Sudaryanto
  2. Halal bi halal akan dilaksanakan hari Sabtu, 12 April 2025 pukul 20.00 WIB di komplek masjid Al-Istiqomah
  3. Pembicara : KH. Mustafied Amna, S.Ag., M.H. (Kepala KUA Kapanewon Sewon)
  4. Anggaran sebesar Rp. 5.425.000,00 yang diperoleh dari kas kampung, iuran PKK-Dasawisma dan iuran warga
  5. Iuran warga dibedakan 2 golongan. Golongan A sebesar Rp. 50.000,00 dan golongan B sebesar Rp. 35.000,00