07 September 2025

Tahlilan yang Berurutan

Foto : Heru Sudjanto
Hari Ahad 7 September 2025 terdapat tiga agenda kegiatan di kampung Ngentak secara berurutan. Pertama, dilaksanakan pukul 15.30 WIB (bada Ashar) di rumah ibu Jumidah yakni tahlilan dalam rangka mendoakan almarhum Bpk. Sarjono. Agenda kedua tahlilan juga, mendoakan almarhum Bpk. Suroso dilaksanakan pukul 18.30 WIB (bada Maghrib) di rumah Bpk. Mustijo. Sedangkan agenda ketiga adalah pengajian Sabilul Huda pukul 19.45 WIB di rumah Bpk. Eko Sudaryanto. 

Di acara tahlilan, terlebih dahulu dibacakan surat Yasin dilanjutkan dzikir tahlil dan diakhiri doa bersama. Menurut mbah Purwo, hampir semua bapak-bapak Ngentak bisa hadir di acara tersebut karena dilaksanakan pada hari libur. 

Berkenaan berakhirnya dzikir pinuwunan tersebut, ahli waris mengucapkan terimakasih melalu group kampung. "Matur nuwun dumateng bapak bapak Soho ibu ibu LAN pemuda kampung ngentak engkang sampun ambiyantu anggenipun pemakaman BPK Kulo Kanti sae LAN lancar.....Saestu Kulo atas Nami keluargi alm BP Sarjono ngaturaken agunging panuwun,,Mugi Mugi sedoyo amal SAE panjenengan sedoyo angsal piwales saking Gusti Allah engkang moho kuwaos Kanti matikel tikel. Aamiin", demikian tulis Bpk. Supriyadi mewakili ahli waris almarhum Bpk. Sarjono. Tidak mau ketinggalan, Bpk. Mustijo selaku ahli waris Bpk. Suroso juga menyampaikan terimakasih : "Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh dateng ngarsanipun poro bapak ibu adik mas mbak sedoyo kulo atas nama kluarga almarhum bapak Suroso/sarjono ngaturaken agunge panuwun atas bantuanipun ingkeng arupi tenogo bondo kangge nyengkuyung pangrupi nipun layon almarhum bapak Suroso/sarjono mugi sedoyo wau dadosno amal kesaenanipun panjenrngan sedoyo amin Wasalamualaikum matursuwun".

05 September 2025

Tahlilan untuk Almarhum Bpk. Sarjono

Foto : Heru Sudjanto
Meskipun almarhum Bpk. Suroso dan Bpk. Sarjono adalah kakak beradik, serta meninggal dunia dalam waktu yang berdekatan, namun ahli waris melaksanakan tahlilan secara terpisah. Jika tahlilan untuk almarhum Bpk. Suroso dilaksanakan bada Isya di rumah Bpk. Mustijo selama tujuh malam, maka tahlilan untuk almarhum Bpk. Sarjono dilaksanakan bada Maghrib di rumah ibu Jumidah selama tiga malam. 

Tidak begitu berbeda, rangkaian acara tahlilan ini berupa pembacaan surat Yasin dilanjutkan dzikir tahlil kalimah toyibah. Sebagai pemimpin kegiatan juga dilaksanakan secara bergantian oleh Bpk. Ponimin, Bpk. Rudi Santosa dan Bpk. Muhammad Thoyib. Karena berurutan, usai tahlilan bada Maghrib jamaah langsung melaksanakan sholat Isya secara berjamaah di masjid Al-Istiqomah dilanjutkan tahlilan tahap kedua.

Mengingatkan begitu padatnya acara selama beberapa hari, semoga warga Ngentak diberikan kekuatan sehat jasmani sehat wal afiat. Aamiin.......

04 September 2025

Pertemuan Takmir @Bpk. Eko S

Pertemuan takmir masjid Al-Istiqomah sudah teragenda secara rutin setiap malam Jumat Kliwon. Namun khusus pertemuan kali ini, Kamis 4 September 2025 terasa berat dilaksanakan. Mengapa terasa berat ? Karena di waktu yang bersamaan dan berurutan ada beberapa rangkaian kegiatan sebelum dan sesudahnya. Sehingga agenda takmir selapan sekali ini baru bisa dilaksanakan pukul 21.15 WIB. Apa saja kegiatan tersebut, berikut :

  1. Bada Maghrib kenduren sedekah Mauludan
  2. Bada Isya tahlilan untuk almarhum Bpk. Suroso
  3. Prosesi pensucian jenazah Bpk. Sarjono
  4. Pertemuan takmir
  5. Tahlilan malam pertama untuk almarhum Bpk. Sarjono
  6. Jagongan sripah

Namun begitu, semua kegiatan tetap harus berjalan semua meskipun dengan pengkondisian secara khusus antara lain peniadaan kultum. Adapun hasil pertemuan takmir adalah sebagai berikut :

1. Pembukaan oleh Bpk. Heru Sudjanto
2. Dzikir pinuwunan oleh Bpk. Ponimin
3. Laporan keuangan oleh Bpk. Abdul Rokhimin
Sumber : Laporan Bendahara

4. Sambutan Ketua Takmir oleh Bpk. Muhammad Sigit Nurcahyo
  • Ucapan terimakasih atas kehadiran seluruh anggota takmir
  • Ucapan terimakasih kepada shohibul bait
  • Menyambut bulan Rabiul Awwal silakan diperbanyak pembacaan sholawat
  • Bpk. Kardiyono mengundurkan diri sebagai anggota takmir masjid Al-Istiqomah
5. Arisan, yang mendapatkan Bpk. Jaswandi
6. Penutup

Bpk. Sarjono Meninggal Dunia

Belum sirna kesedihan warga Ngentak RT 04 atas meninggalnya Bpk. Suroso, dua hari kemudian berita duka datang lagi. Kakak kandung alm mbak Roso, yakni Bpk. Sarjono, menyusul adiknya menghadap Illahi. Tepatnya hari Kamis Wage 4 September 2025 pukul 18.30 WIB pak Sarjono menghembuskan nafas terakhir di rumah beliau. Peristiwa duka ini sungguh mengagetkan karena pada saat yang bersamaan sedang berlangsung kenduren sedekahan Maulid di masjid Al-Istiqomah. 

Bpk. Sarjono memang dalam kondisi sakit yang sudah cukup lama. Berbagai ikhtiar sudah dilakukan keluarga almarhum demi kesembuhannya. Namun takdir memang sudah ditetapkan Allah SWT. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak ahli waris, jenazah alm Bpk. Sarjono dimakamkan hari Jumat, 5 September 2025 pukul 10.00 WIB di makam Tanjung Ngentak, RT 04 Dagen, Pendowoharjo Sewon Bantul. 

Foto : Heru Sudjanto

Ucapan belasungkawa disampaikan beberapa warga Ngentak melalui group whatsapp kampung. "Innalillahi wa inailaihi raji'un. Ndherek bela sungkawa, mas Pri", ujar Bpk. Widodo. Bpk. Muhtadi juga turut menyampaikan duka cita: "Ndherek bela sungkawa. Mugi almarhum paringi husnul khotimah". 

Yang berduka cita :

  1. Ibu Jumidah (isteri)
  2. Ibu Purwanti/Bpk. Rudi Santosa (Anak/Menantu)
  3. Ibu Heni Dwi Ratna/Bpk. Supriyadi (Anak/Menantu)
  4. Sdr. Misbah Fikri Fahrurrozi (Cucu)
  5. Sdri. Manda Qotrunnada Salsabila (Cucu)
  6. Sdr. Avin Muhammad Fauzi (Cucu)
  7. Bpk. Jarwito/Almh. Nanik (Adik/Ipar)
  8. Bpk. Mustijo/Ibu Sri Astuti (Adik/Ipar)
  9. Bpk. Suharman/Ibu Mujinah (Adik/Ipar)
  10. Bpk. Wahono/Ibu Siti Kholimah (Adik/Ipar)
Seluruh warga Ngentak turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah alm Bpk.  Sarjono diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa kesalahannya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Kenduren Sedekahan Maulud 2025

Foto : Supriyadi
Banyak kegiatan atau tradisi yang dilakukan kaum muslim dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awwal. Bagi sebagian besar warga Yogyakarta tentu sudah paham jika sekaten adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam menyambut kelahiran Rasulullah. Namun bagi warga Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul, juga mempunyai tradisi turun temurun yang berbeda, yakni menyelenggarakan kenduren sedekahan. 

Tahun ini, kenduren sedekahan Maulud dilaksanakan hari Kamis 4 September 2025 pukul 18.00 WIB (bada Maghrib) di halaman masjid Al-Istiqomah Ngentak. Bapak-bapak membawa sedekah berupa nasi beserta lauk dalam sebuah dus/boks ke masjid. Selanjutnya diadakan doa syukur bersama yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamuddin. Usai doa bersama, bapak-bapak berkenan membawa pulang sedekah secara acak. 

02 September 2025

Tahlilan untuk Almarhum Bpk. Suroso

Foto : Heru Sudjanto
Dalam rangka mendoakan almarhum Bpk. Suroso, pihak ahli waris menyelenggarakan tahlilan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 7 malam di rumah Bpk. Mustijo selaku kakak almarhum. Adapun waktunya adalah pukul 19.30 WIB atau bada Isya. 

Setelah dibuka oleh Bpk. Ponimin selaku imamuddin kampung Ngentak, acara pertama adalah pembacaan surat Yasin yang kadang dipimpin Bpk. Rudi Santosa, atau Bpk. Muhammad Thoyib di lain hari. Setelahnya dibacakan dzikir tahlil kalimah toyibah hingga akhir diikuti seluruh jamaah. Selain dihadiri bapak-bapak warga Ngentak, acara ini juga dihadiri warga Dolikan dan beberapa warga Karanggede dan Dagen.

Mbah Suroso Meninggal Dunia

Lik Suroso, Loper Koran Legend telah berpulang ke Rahmatullah. Sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa 02 September 2025 di rumah sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Kabar duka menyelimuti warga Kampung Ngentak RT 04 Dk. Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul. Mbah So begitu sapaan akrabnya di tengah kampung. Sosok yang selalu ceria. Santun dan sederhana. Senang ngelawak dan tentunya menghibur kepada siapa saja yang ditemuinya. 

Berdasarkan informasi dari keluarga, almarhum menderita sakit sesak nafas yang mengharuskan dirujuk di RS PKU Muhammadiyah Gamping sehari sebelumnya. Jenazah akan dimakamkan hari Rabu 3 September 2025 pukul 14.00 WIB di makam Tanjung, Ngentak. 

Mbah So, merupakan Loper Koran Legend dan Senior di Sewonderland. Pagi buta selepas subuh keliling kota Jogja dengan pit onthel kesayangannya. Kini semua tinggal kenangan. Terakhir Mbah So pentas bersama di event Jalan Sehat Kampung HUT RI ke-80 dan mendapat Doorprize Utama berupa lemari kaca. Tepat di usia 54 tahun Mbah Suroso dipanggil Sang Khalik dalam bulan Robiul Awwal, Bulan penuh Rahmat dan Sholawat menjelang Maulidur Rasulullah SAW. Husnul Khotimah, Mbah. Met berjumpa Kanjeng Nabi dengan penuh senyum dan tawa mesra. Al Fatihah......

Yang berduka cita :

  • Bpk. Sarjono/Ibu Jumidah (kakak/ipar)
  • Bpk. Jarwita/Almh Nanik (kakak/ipar)
  • Bpk. Mustijo/Ibu Sri Astuti (kakak/ipar)
  • Bpk. Suharman/Ibu Mujinah (kakak/ipar)
  • Bpk. Wahono/Ibu Siti Kholimah (adik/ipar)
Foto : Andi Setiawan