01 November 2026

Sabilul Huda #13 @Bpk. Supi Hartono

Pengajian Sabilul Huda merupakan kegiatan keagamaan rutin yang menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat keimanan warga dua kampung, yakni Ngentak dan Dolikan. Acara ini biasanya dilaksanakan secara bergiliran di rumah warga setempat.

Rangkaian kegiatan Pengajian Sabilul Huda umumnya diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil bersama yang dipimpin oleh imamuddin, dilanjutkan dengan ramah tamah menikmati hidangan ringan, dan diakhiri dengan acara inti berupa penyampaian materi pengajian atau tausiah oleh penceramah undangan. Kegiatan rutin ini mencerminkan keaktifan kehidupan beragama serta kuatnya kerukunan sosial di lingkungan masyarakat Ngentak dan Dolikan.

Seperti ini edisi kali ini, Ahad 1 November 2026 pukul 19.45 WIB pengajian Sabilul Huda diselenggarakan di rumah Bpk. Supihartono di Ngentak. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Muhammad Thoyib dari Sawahan. Dalam paparannya, beliau menyampaikan hal-hal berikut:

Foto: Heru Sudjanto

Tiga Golongan yang Mendapat Naungan di Hari Kiamat

Golongan orang yang akan mendapatkan naungan/perlindungan Allah SWT di hari kiamat kelak ketika matahari sangat dekat dengan kepala manusia yakni:

  1. Pemimpin yang adil (dalam lingkup terkecil seperti kepala rumah tangga/suami, hingga pemimpin pemerintahan).
  2. Muadzin yang senantiasa menjaga waktu azan.
  3. Orang yang rutin membaca Al-Qur'an (minimal 100 hingga 200 ayat setiap malam) atau mengamalkan amalan ringan sebelum tidur seperti membaca surat Al-Ikhlas tiga kali.

Tiga Hal yang Menghalangi Doa & Merusak Amal

Selain itu, Bpk. Thoyib juga berpesan agar umat Islam senantiasa menjaga diri dari hal-hal yang dapat menutup pintu rahmat dan doa, di antaranya:

  1. Aklul haram: Menghindari memakan atau menggunakan sesuatu yang didapat dari cara yang dilarang oleh agama (barang haram/hasil korupsi).
  2. Miksarul ghibah: Mengurangi kebiasaan membicarakan keburukan orang lain (gosip/rasan-rasan) yang dapat melebur amal kebaikan.
  3. Sifat Hasud (Iri Dengki): Merasa tidak senang melihat nikmat atau kebaikan yang didapatkan oleh tetangga atau orang lain.

Kunci Ketenteraman dan Ibadah Harian

  1. Menjaga Salat Lima Waktu: Kewajiban utama sebagai hamba Allah yang harus terus dijaga keistiqamahannya meskipun belum sempurna kekhusyukannya.
  2. Amalan Doa dan Zikir: Dianjurkan membaca Sayyidul Istighfar, memperbanyak salawat (seperti Salawat Nariyah), serta membaca kalimat tauhid secara istiqamah untuk membersihkan diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  3. Shalat Sunnah: Mengajak jamaah untuk rutin mendirikan salat malam (tahajud), salat fajar, dan salat dhuha sebagai sarana memohon kelapangan rezeki dan kemuliaan hidup.

Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menyampaikan informasi perolehan infak sebesar Rp. 140.000,00. Sedangkan yang mendapatkan undian arisan adalah Ibu Sarinem di Dolikan.