26 Oktober 2026

Wiwitan Gapoktan Gemah Ripah

Foto: IG Pendowoharjo
Sesuai informasi yang disampaikan saat pertemuan warga malam Selasa Kliwon, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Gemah Ripah Kelurahan Pendowoharjo bersama Kelompok Tani Subur Pedukuhan Dagen menyelenggarakan tradisi Wiwitan.  Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 26 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB di bulak Ngentak sebelah selatan rumah Bpk. Supihartono. Wiwitan adalah tradisi adat masyarakat Jawa berupa makan bersama yang dilakukan sebelum memulai panen padi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa menjelang masa panen.

Berdasarkan informasi yang disampaikan saat acara, latar belakang tradisi Wiwitan dihidupkan kembali dengan memanfaatkan Dana Desa Kalurahan Pandowoharjo untuk melestarikan budaya luhur pertanian Jawa. Lahan pertanian di lokasi tersebut sebelumnya sempat terbengkalai/tidak ditanami selama sekitar 5–6 tahun sebelum akhirnya kembali diolah dan ditanami padi oleh para petani. Prosesi dan ritual Wiwitan biasanya diisi dengan ritual adat, doa bersama, serta melantunkan tembang/kidung tradisional (seperti tembang "Wiwitan") yang memohon keselamatan, perlindungan dari hama, serta kelancaran dan keberkahan hasil panen.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah kalurahan, pamong desa, ketua gapoktan, kelompok tani setempat, serta unsur dinas pertanian/penyuluh. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi atas kerja keras para petani yang berhasil membuahkan hasil ubinan panen yang memuaskan (mencapai sekitar 7,2 ton) di lahan yang sebelumnya sempat tidur. Disampaikan pula informasi mengenai dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan nasional dan swasembada, termasuk subsidi pupuk, bantuan benih padi/jagung, serta mekanisasi alat-alat pertanian guna membantu meningkatkan produktivitas dan mempercepat masa tanam petani di Kabupaten Bantul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar