Hari Ahad, 28 Desember 2025 bagi sebagian besar warga Ngentak merupakan hari yang melelahkan. Hal ini tanpa alasan. Sejak pagi hingga siang, hampir semua warga Ngentak mengikuti jalan sehat dan senam bersama dalam rangka peringatan Hari Ibu. Bagi warga yang tergabung sebagai panitia, tentu lebih menguras energi karena rangkaian persiapan Hari Ibu juga mengurangi jatah istirahat. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat warga Ngentak untuk terus menimba ilmu keagamaan. Bada Isya, mereka tetap menghadiri pengajian Sabilul Huda di rumah Ibu Hadi Pawiro (mbah Karjan).
![]() |
| Foto : Heru Sudjanto |
Seperti biasa, acara diawali pembacaan dzikir pinuwunan yang dipimpin Bpk. Ponimin selaku imamudin. Tidak hanya jamaah, namun Bpk. H. Basyrowi selaku guru ngaji juga ikut membaca kalimat thoyibah. Beliau hadir sejak acara belum dimulai. Usai pembacaan dzikir pinuwunan, acara rehat sejenak guna menikmati bakso, snack dan segelas teh panas. Cuaca panas malam itu semakin menambah gerah jamaah usai menyantap bakso.
Acara istirahat selesai, dilanjutkan acara inti berupa pengajian. Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. H. Basyrowi dari Dukuh Pendowoharjo Sewon. Guna mendukung paparannya, pak Bas membagikan selembar kertas yang berisikan doa-doa. Tak hanya itu, beliau juga memberikan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir acara, Bpk. Rudi Santosa selaku pembawa acara menginformasikan perolehan infak malam itu serta undian arisan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar