![]() |
| Foto : Tri Juni Raharjo |
Hari Ibu bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk merenungkan kembali makna kasih, pengorbanan, dan ketulusan seorang ibu. Di balik setiap langkah kehidupan, ada doa yang tak pernah putus dan cinta yang tak pernah meminta balasan. Peringatan Hari Ibu menjadi saat yang tepat untuk mengucap terima kasih, menghormati peran ibu, serta meneguhkan komitmen kita untuk senantiasa memuliakan perempuan sebagai pilar keluarga dan bangsa.
Dalam pelaksanaannya, peringatan hari ibu bisa diwujudkan dengan berbagai ragam cara kegiatan. Acara formal bisa berupa apel atau upacara, seminar, dialog, diskusi dan lainnya. Kegiatan ini biasanya digelar di lingkungan pendidikan atau instansi pemerintahan. Sedangkan di level masyarakat umum, kegiatan yang lazim diselenggerakan adalah jalan sehat, aneka perlombaan, senam bersama dan kegiatan sosial lainnya. Semua itu mempunyai tujuan yang sama, yakni memeriahkan sekaligus menjalin keakraban.
Demikian juga di kampung Ngentak RT 04 Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul. Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 kali ini berupa jalan sehat, senam, makan bersama dan pembagian doorprize. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Desember 2025 dari pagi hingga siang hari di halaman rumah Bpk. Wahuda. Acara ini melibatkan seluruh warga Ngentak tanpa terkecuali, bapak, ibu, pemuda dan anak-anak. Kemeriahan terlihat dari tempat kegiatan yang penuh dengan umbul-umbul, dilengkapi panggung, backdrop dan meja konsumsi. Tidak hanya itu, kehebohan juga dirasakan saat beberapa bapak mengenakan kostum perempuan.
Sebagai pemandu jalannya acara sekaligus MC adalah ibu Delvi dan ibu Reni. Diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK dipimpin ibu Samirah. Setelahnya adalah sambutan-sambutan yang disampaikan Ibu Siti Fatonah selaku ketua panitia dan Bpk. Hartadi selaku Dukuh Dagen.
Memasuki acara inti, yang pertama adalah jalan sehat menyusuri kampung Ngentak dan Dolikan. Seluruh peserta nampak antusias terlihat dari raut wajah yang gembira. "Alhamdulillah cuaca cerah, tidak hujan", ungkap Bpk. Abdul Rokhimin. Di sepanjang perjalananpun warga saling tertawa lepas, meluapkan kegembiraan bisa bergurau bersama warga lainnya. Setelah mencapai finish, peserta jalan sehat dipersilakan menikmati roti dan minuman. Meski keringat membasahi kaos, warga tidak terlihat capek ataupun lelah. Mereka masih bersemangat untuk mengikuti acara berikutnya yakni senam bersama. Sebagai instruktur adalah ibu Harni. Gerakan-gerakan dinamis bu Harni diikuti secara kompak dan harmonis oleh peserta. Sekitar tigapuluh menit cukup untuk membakar lemak tubuh. Kaospun akhirnya basah kuyup oleh keringat.
Usai berjingkrak-jingkrak menggoyangkan badan, saatnya menikmati asupan makanan yang sudah siap saji berupa bakso dan thengkleng. Nikmat luar biasa dirasakan peserta yang kemungkinan belum sarapan sejak pagi. Bakso ala pak Wahuda dan thengkleng ala pak Tentrem sold out dalam sekejap. "Mantap rasanya," kata beberapa warga.
Sambil menikmati bakso, ibu Delvi dan ibu Reni melanjutkan acara berikutnya yakni pembagian doorprize. Warga nampak harap-harap cemas menunggu nomor kuponnya disebut oleh MC. Doorprize yang jumlahnya lumayan kiranya mampu menahan warga untuk tetap standby meskipun cuaca mulai panas dan gerah. Satu per satu doorprize yang dibungkus kertas coklat berpindah tangan kepada warga yang berhak mendapatkan sesuai undian. Namanya juga keberuntungan, ada satu keluarga mendapatkan lebih dari satu doorprize. Di sela-sela pembagian doorprize, MC juga memberikan kuis yang bisa diikuti seluruh peserta. Selain itu juga terdapat selingan berupa menyanyi dan hiburan. Di penghujung acara, satu lagi persembahan istimewa disampaikan dik Kinan berupa nyanyian lagu soundtrack film yang sangat hits yakni Jumbo.
Sampai jumpa pada acara kampung berikutnya, ditunggu partisipasi seluruh warga Ngentak yaaa.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar