Berturut-turut rumah Bpk. Samsudin dan Ibu Sukasmiyati dihadiri warga Ngentak. Setelah pelaksanaan kenduren satu tahun ibunda mereka, almarhumah ibu Jiyem, kini mereka menjadi tuan rumah pengajian rutin pekanan Sabilul Huda, tepatnya pada hari Ahad 30 November 2025 pukul 20.00 WIB.
![]() |
| Foto : Heru Sudjanto |
Jamaah dari kedua kampung yakni Ngentak dan Dolikan tampak berbondong-bondong hadir sejak pukul 19.30 WIB. Tidak hanya bapak dan ibu, nampak juga beberapa anak kecil meramaikan suasana pengajian malam itu. Setelah dibuka oleh pembawa acara, acara diawali dengan pembacaan dzikir tahlil yang dipimpin langsung oleh Bpk. Ponimin selaku imamuddin. Seluruh hadirin nampak khusyu mengikuti bacaan. Setelahnya, acara rehat sejenak guna menikmati semangkok bakso yang disajikan oleh shohibul bait. Selain bakso, tidak ketinggalan snack dan juga segelas teh panas yang tersaji.
Sebagai guru ngaji malam itu adalah Bpk. Wahyudi dari Wojo. Beliau menggantikan jadwal Bpk. Muhammad Thoha yang belum bisa hadir, meskipun kondisinya sudah membaik. Dalam uraiannya, Bpk. Wahyudi masih melanjutkan materi sebelumnya, terkait adab seorang isteri terhadap suami dan keluarganya. Meski terkesan serius, beliau bertutur dengan santai diselingi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir acara sekitar pukul 21.15 WIB, Bpk. Rudi Santosa menginformasikan perolehan infak malam itu sebesar Rp. 340.000,00. Sedangkan yang mendapat undian arisan adalah Ibu Sarjiyah dari Ngentak. Rekaman acara bisa disimak di sini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar