15 Agustus 2013

Syawalan & Malam Tirakatan 2013

Latar belakang
Kemerdekaan adalah hak setiap bangsa dn oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.....”. Itulah sepenggal kutipan semangat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945. Kemerdekaan adalah hak, bukan suatu pemberian atau hadiah dari negara manapun juga. Telah kita ketahui bersama, bahwa Indonesia merupakan negara yang mempunyai keanekaragaman kebudayaan, hampir di setiap daerah mempunyai kebudayaan sendiri. Keanekaragaman budaya tersebut hampir hilang, hal ini dikarenakan masuknya kebudayaan asing yang menggeser nilai dan kedudukan budaya asli bangsa Indonesia di hati para pemuda Indonesia, dan sebagian rakyat Indonesia.

Mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak mudah diraih oleh bangsa Indonesia, kami berharap peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 ini akan menjadi sarana perwujudan rasa kesatuan dan tetap menjunjung tinggi nilai dan semangat kebudayaan daerah di era globalisasi ini. Tida hanya itu saja, di bulan Agustus 2013 ini juga bertepatan dengan bulan Syawal 1434 H, sehingga agenda halal bi halal warga kami laksanakan secara bersamaan. Harapannya, selain semua warga mengetahui art pentingnya kemerdekaan bangsa ini, mereka juga sekaligus dapat saling memaafkan antara warga yang satu dengan yang lainnya sehingga tercapai kerukunan antar umat beragama di lingkungan masyarakat Ngentak.

Latar belakang
Kegiatan ini kami namakan “Syawalan Warga Ngentak 1434 H dan Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68”

Peserta Kegiatan atau Sasaran
Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh warga dusun Ngentak, Dagen, Pendowoharjo, Sewon, Bantul.

Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan kegiatan ini adalah :
  1. Pelestarian budaya dan adat istiadat daerah sebagai wujud rasa syukur  perarn serta menjaga dan memelihara budaya bangsa
  2. Sebagai salah satu cara warga untuk dapat saling memaafkan
  3. Sebagai ajang silaturahmi dan penguat tali persaudaraan antar warga
  4. Sebagai wujud penghargaan dan persembahan untuk mengenang jasa para pahlawan yagung telah gugur maupun yang masih hidup
  5. Memeriahkan dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68
Waktu dan Tempat PelaksanaanTempat : Halaman masjid Al-Istiqomah Ngentak
Waktu : Hari Jumat, 16 Agustus 2013
Pukul : 19.30 WIB s.d. selesai

Susunan Panitia
Pelindung : Ketua RT 04
Ketua : Rudi Santosa
Sekretaris : Heru Sudjanto
Bendahara : Nahrowi
Koordinator Sie PDD : Hardiyanto, Muhtadi
Koordinator Sie Acara : M. Sigit Nurcahyo, Andi Setiawan
Koordinator Sie Perlengkapan : Kardiyono, Susanto, Yulianto
Koordinator Sie Sound System :  Agus Karyanto, Suratiman
Koordinator Sie Konsumsi : Abdul Rokhimin, Ibu-ibu
Koordinator Sie Penggalian Dana : Janis, Delvy Ayurahma S
Koordinator Sie Patehan : Mujiono, Robet
Koordinator Sie Kamtibmas : Dwi Putra S, Baroto

PenutupDemikian proposal ini kami buat dengan penuh rasa tanggungjawab dan semoga proposal ini  dapat dijadikan pertimbangan bagi pihak-pihak yang terkait. Besar harapan kami, banyak pihak yang dapat membantu dalam rangka menyukseskan acara ini bagi dari segi materiil maupun non materiil. Semoga dengan diadakannya acara ini akan terjalin kerjasama yang baik di antara kita, baik panitia, peserta, donatur dan dari pihak sponsor. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan Ridho-Nya kepada kita semua. Amien.

09 Agustus 2013

Sugeng Riyadi 1434 H

Kanthi lumunturing nugroho jatining sedyo, resik ing pamrih kebak ing budi. Lampah ngibadah kunjuk mring Gusti Allah SWT. Ngaturaken Sugeng Riyadi 1434 H. Sedoyo lepat nuwun agunging samudra pangaksami.

Minal aidin wal faidzin....

08 Agustus 2013

Al-Istiqomah Bertakbir

Rabu 8 Agustus 2013 lepas Maghrib, kampung Ngentak RT 04 terdengar lebih semarak. Suara kembang api sesekali memecah angkasa. Terdengar juga suara drumband yang dipukul secara berirama. Tidak hanya itu, dari masjid terdengar lantunan takbir dikumandangkan berkali-kali. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar........

Ramadhan telah berakhir. Idul Fitri 1 Syawal 1434 Hijriyah sudah di depan mata umat muslim seluruh dunia. Seluruh warga Ngentak juga terlihat suka cita menyambutnya. Berbagai cara dilakukan untuk mengungkapkan kegembiraan tersebut. Salah satunya, masjid Al-Istiqomah Ngentak mengikuti Takbiran se-Kelurahan Pendowoharjo yang diselenggarakan takmir masjid Al-Wafa Cepit.

Dengan menggunakan seragam TPA, para santri TPA Al-Istiqomah membawa lampion, spanduk kecil, bendera serta peralatan drumband seadanya. Sangat terlihat mereka begitu bersemangat. Pukul 19.30 WIB, kafilah masjid Al-Istiqomah menuju mess Persiba Jln. Bantul untuk melakukan start. Sepanjang perjalanan menuju lapangan Cepit, tak henti-hentinya Rafli, Fikri, Fajar, Rizki dan kawan-kawan bertakbir sambil diiringi suara drumband. Penggal jalan Bantul yang dilalui peserta takbiranpun menjadi macet. Ditambah para penonton di sepanjang kanan dan kiri jalan, menambah sesak rute takbiran.

Akhirnya, setelah melakukan display sejenak di depan dewan juri, kafilah masjid Al-Istiqomah masuk ke lapangan Cepit untuk beristirahat dan bersiap-siap pulang. Meski lelah, anak-anak tetap bersendau-gurau sambil menikmati snack dan minum yang telah disiapkan.


Maju terus masjid Al-Istiqomah !!!